Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang Pencuri Hp Rosehan Diciduk Polisi, Ini Dalih Tersangka Kronologi Pria Kelumpang Tengah Tewas Disengat Ribuan Lebah

Terungkap, Dalang di Balik Penggelapan Belasan Mobil di Kalsel

- Apahabar.com Kamis, 30 Juli 2020 - 17:03 WIB

Terungkap, Dalang di Balik Penggelapan Belasan Mobil di Kalsel

Salah dua dari empat pelaku yang diamankan rupanya berstatus suami-isri. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Polisi membongkar jaringan sindikat penggelapan mobil rental di Kalimantan Selatan. Empat orang ditangkap.

Dalam kasus ini selain berhasil mengamankan empat pelaku sindikat penggelapan mobil rental, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti (BB) sebanyak 11 kendaraan roda empat berbagai merek.

“Pelakunya ada empat orang yang kita amankan, aktor utamanya dalam kasus penggelapan ini adalah Tardianto,” ungkap Direktur Reskrimum Polda Kalsel Kombes Pol Sugeng Riyadi didampingi Kabid Humas Kombes Pol Mochamad Rifai saat konferensi pers penggelapan 11 unit mobil rental di Mapolda Kalsel, Kamis (30/7).

Dijelaskan Kombes Sugeng, kesebelas unit mobil rental itu ada yang dijadikan jaminan utang pelaku Tardianto dan sebagian lagi digadaikan kepada orang lain melalui perantara tersangka Yordaniah, Andi Katul dan Efendi.

“Ketiga pelaku lainnya memiliki peran mencari tempat menggadai mobil rental tersebut. Tersangka Tardianto dan Yordaniah ini statusnya suami istri ya,” terang Sugeng.

Menurut Sugeng, 11 mobil yang digelapkan oleh Tardianto diperoleh dari seorang pengusaha rental mobil atas nama Amdiz Williemb.

“Mobil tersebut digadaikan pelaku dengan nominl bervariasi. Paling rendah mobil Avanza digadaikan Rp.30juta sedangkan harga tertinggi adalah mobil Toyota Agya dan Suzuki Xpander Rp110 juta,” beber Sugeng.

Pengungkapan kasus penggelapan tersebut berawal dari adanya laporan dari korban atas nama Amdiz Williemb. Ia merasa ditipu pelaku Tariadi karena tidak mengembalikan mobil yang direntalnya.

Menurut Amdiz Williemb, sekitar 8 bulan lalu, tepatnya pada Agustus 2019, pelaku Tariadi merental 11 unit mobil berbagi merek. Pelaku saat itu mengaku sedang mengerjakan sebuah proyek besar.

Pemilik mobil Amdiz Williemb, khawatir karena mobil miliknya tidak dikembalikan Tariado sesuai perjanjian dan kemudian melaporkannya kepada polisi.

“Awalnya pembayaran lancar ya. Namun setelah waktu yang ditentukan telah habis, pelaku tak kunjung mengembalian mobil tersebut. Dia hanya janji-janji terus hingga kasus ini dilaporkan ke polisi,” terangnya.

“Atas dasar laporan itu, kami melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap para saksi, selanjutnya melakukan penangkapan terhadap pelaku Tardianto di daerah Sampit, Kalimantan Timur,” tukasnya.

Akibat perbuatan tersebut, kini tersangka Tardianto beserta kawan-kawan harus mendekam di sel Mapolda Kalsel. Keempat bakal dijerat dengan Pasal 372 Jo 55, 56 KUHP dengan ancaman pidana 4 (empat) tahun penjara.

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: Eddy Andriyanto - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Resmi, 5 Penganiaya Relawan Pemakaman Covid-19 di Kalteng Jadi Tersangka
apahabar.com

Hukum

Polisi Tahan Ustaz Jafar Umar Thalib di Rutan Polda Papua
apahabar.com

Hukum

Bulan Ramadan, Bukannya Perbanyak Ibadah Armain Malah Asik Rekap Togel
apahabar.com

Hukum

Iptu Komaruddin Tabuh Genderang Perang Terhadap Curanmor
apahabar.com

Hukum

Terlalu, Pengedar Sabu Ini Transaksi di Area Masjid Raya Sabilal Muhtadin
apahabar.com

Hukum

6 Hari, Ditres Narkoba Polda Kalsel Sita 329,23 Gram Sabu dan 22 Butir Ekstasi
apahabar.com

Hukum

Turun dari Pesawat, Pelaku Penggelapan Mobil Ini Langsung Ditangkap
apahabar.com

Hukum

Antisipasi Peredaran Upal, Waspadai Jasa Penukaran Ilegal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com