Respons BirinMu, Eks KPK dan HW Cs Jadi Panglima Gugatan II H2D di MK Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Drama #SAVEKPK di Banjarmasin, Supian HK Dicari-cari Mahasiswa Kalsel Kalah Jumlah, Polisi Pastikan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Kondusif Skenario Kelolosan di Grup B dan C: Harapan Terakhir Denmark, Ukraina Cari Imbang

Terungkap, Pemicu Predator Anak di Kotabaru Nekat Berbuat Cabul

- Apahabar.com Kamis, 16 Juli 2020 - 13:27 WIB

Terungkap, Pemicu Predator Anak di Kotabaru Nekat Berbuat Cabul

Kapolres Kotabaru, AKBP Andi Adnan Syafruddin, saat memberikan keterangan pers terkait penangkapan predator anak asal Pulau Laut Utara. apahabar.com/Masduki

apahabar.com, KOTABARU – Hukuman berat kini menanti SA, pria 48 tahun asal Pulau Laut Utara.

Itu setelah laku cabulnya terhadap sejumlah anak di bawah umur terbongkar.

Dari pendalaman polisi, setidaknya sudah lima anak jadi korbannya. Rata-rata umur mereka enam sampai sepuluh tahun.

Para korban merupakan anak-anak dari para tetangga tersangka.

“Tersangka ini pernah menjalani hukuman, atau mantan narapidana. Ia terlibat kasus pencurian sarang burung Walet di 2017,” jelas Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin, melalui Kasat Reskrim, AKP Abdul Jalil, Kamis (16/7) siang.

SA ditangkap setelah aksi bejatnya di sebuah Gudang Kepiting, Rabu 20 Mei 2020, terbongkar.

Saat itu, SA tertangkap basah warga sedang berbuat cabul terhadap salah satu korban yang sedang mancing ikan.

Untuk mengelabui korban, pria yang berprofesi sebagai nelayan itu mengiming-imingi koban dengan makanan ringan.

“Untuk mengelabui para korban, SA mengiming-imingi makanan ringan seperti Cokelate, dan uang kecil,” ujar kapolres.

Setelah korban luluh, SA mulai melakukan aksinya. Tak hanya menggendong korban, ia juga meraba-raba sisi kemaluan korban.

Korban tidak hanya meraba-raba, tapi SA juga memasukkan jemarinya ke organ paling sensitif korban.

Akibatnya, para korban mengalami luka lama di bagian organ sensitif. Termasuk trauma.

Korban dilaporkan takut jika dipertemukan dengan pelaku SA.

“Tapi sekarang kondisinya sudah berangsur membaik,” jelasnya.

Yang menjadi penyebab SA berbuat mesum, kata dia, karena sudah berusia 48 tahun tersangka belum pernah menikah alias masih bujangan.

“Saat diinterogasi, dia mengaku sering nonton video porno. Makanya, nafsunya biologisnya tak terbendung. Lalu dilampiaskannya ke para korbannya,” ujar kapolres.

Akibat ulah bejatnya, SA dijerat dengan pasal 82 E ayat 1 dan 4 junto pasal 76 E UU nomor 17 tahun 2016. Serta perubahan UU nomor 23/2020 tentang Perlindungan Anak.

SA terancam hukuman bui selama 15 tahaun, dan denda sebesar Rp5 miliar.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Masduki - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

KPK Kembali Panggil Ketua PPP Jatim Terkait Suap Romahurmuziy
apahabar.com

Hukum

Dua Pria Diringkuk Main Judi Kyu Kyu
apahabar.com

Hukum

Diamuk Massa di Sungai Andai, Maling Motor yang Viral Dijemput ke Pahandut
apahabar.com

Hukum

Tangkap Pencuri Motor, Polisi Harus Berjibaku di Rawa Martapura
apahabar.com

Hukum

Operasi Anti-Narkotika di Balangan, Enam Pelaku Diberangus
apahabar.com

Hukum

Kepolisian Ambil Sikap Terhadap Dua Mayat Korban Tenggelam di Tanbu
apahabar.com

Hukum

Polda Metro Jaya Ungkap Penyeludupan 5.571 Ponsel asal Cina

Hukum

Setelah 5 Bulan Menikmati Motor Curian, Warga Arsel Ditangkap Polres Kobar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com