Pembelaan Lengkap Wahid: Minta Bebas hingga Tak Sita Semua Hartanya Hotel Aria Barito dan Armani: Fasilitas Berbintang Alat Damkar Kelas Melati Ini 5 Strategi INDEF Selamatkan Perekonomian Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global IPW Desak Kapolda Kalsel Copot AKBP AB Dkk Salut.. AKBP Afeb Dkk Inisiasi Darul Qur’an di Sungai Jingah
agustus

Tetap Nol Kasus, Tugas Berat Menunggu Tabukan

- Apahabar.com     Kamis, 2 Juli 2020 - 14:25 WITA

Tetap Nol Kasus, Tugas Berat Menunggu Tabukan

Wabup Batola, bersama Kapolres dan Dandim 1005 Marabahan menggunakan fery kelotok di dermaga Desa Tamba Jaya dalam peninjauan Kampung Tangguh. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Masih bersih dari Covid-19, Tabukan justru menghadapi beban tidak kalah berat dibandingkan kecamatan zona merah di Barito Kuala.

Sejak kasus pertama yang ditemukan 7 April 2020 di Batola, belum seorang pun pasien postif dari Tabukan.

Pun demikian dengan Orang Dalam Pemantauan (ODP), Orang Tanpa Gejala (OTG) maupun Orang Dalam Pemantauan (PDP).

Situasi yang sama bertahan hingga Batola telah menemukan 262 kasus positif, 83 ODP, 345 OTG dan 4 PDP.

Akan tetapi status tersebut bisa menjadi bom waktu, mengingat penyebaran Covid-19 yang terbilang cepat.

“Memang sekarang Tabukan masih bisa mempertahankan kondisi tanpa kasus positif. Namun di sisi lain, kami juga cukup khawatir,” cetus Camat Tabukan, Abdi Maulana, Kamis (2/7).

Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Situasi tanpa kasus positif Covid-19 membuat masyarakat sedikit mengabaikan protokol kesehatan. Di antaranya penggunaan masker dan physical distancing.

“Kami khawatir masyarakat kurang waspada dan mengabaikan protokol kesehatan, karena belum ditemukan kasus di Tabukan. Ini yang menjadi tugas berat kami,” papar Abdi.

Terlepas dari ketiadaan kasus positif, Tabukan tetap menjadi bagian Kampung Tangguh Mahelat Lebo di Batola.

Dari 11 desa, Tabukan Raya dan Teluk Tamba dipilih merepresentasikan Kampung Tangguh di Tabukan. Pemilihan ini disebabkan kedua desa tersebut menjadi pintu masuk dari kecamatan lain.

Tabukan Raya, misalnya. Memiliki pasar cukup besar yang beroperasi setiap Senin dan berbatasan langsung dengan Desa Belawang di Kecamatan Kapuas Murung, Kapuas, Kalimantan Tengah.

Hanya dibatasi Sungai Barito, hampir setiap hari warga dari Kapuas Murung maupun kecamatan tetangga Kuripan melewati dan mendatangi Tabukan Raya.

“Sekalipun masih nol kasus, kami tetap menganjurkan masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan,” tegas Hj Yuliana, Kepala Desa Tabukan Raya.

“Kemudian setiap hari pasar, pengunjung dan pedagang diwajibkan memakai masker. Itu hal termudah mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19,” imbuhnya.

Perlakuan khusus juga dilakukan kepada pendatang, maupun warga yang bekerja di zona merah.

“Penduduk yang baru datang didata dan diberitahukan kepada petugas kesehatan. Demikian pula warga pendatang,” tandas Yuliana.

Wakil Bupati Batola, H Rahmadian Noor, ketika meninjau Kampung Tangguh di Tabukan Raya juga menegaskan keharusan Tabukan mempertahankan zona abu-abu.

“Dari 17 kecamatan di Batola, hanya Tabukan yang masih zona abu-abu. Kemudian Kuripan dan Jejangkit berstatus zona hijau, sedangkan sisanya zona merah,” jelas Rahmadi.

“Hampir sebagian besar kasus berasal dari luar daerah. Situasi ini mengharuskan pendatang dari luar mendapat perhatian khusus, demikian pula warga yang bekerja di luar Tabukan,” pungkasnya.

Editor: Aprianoor

Editor: Reporter: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tak Berkategori

Puluhan Anggota Polres Tabalong Dilatih Membuat Berita
apahabar.com

Tak Berkategori

IHSG BEI Pagi Ini Dibuka Melemah, Kenapa?
apahabar.com

Tak Berkategori

Hafal Alquran, Dapatkan Paket Ramadan Dari Rumah Zakat
apahabar.com

Tak Berkategori

Pemkab Tala Teken Penerapan Zona Integritas

Tak Berkategori

Viral Video Adegan Mesum di RTH Marabahan, Polisi Turun Tangan

Tak Berkategori

Kader dan Masyarakat Tala Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19 di Halaman Kantor DPC Demokrat
apahabar.com

Tak Berkategori

Dibuka Menguat, IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah Wajar
apahabar.com

Tak Berkategori

Hipmikindo Kalsel Dorong UMKM Lewat Wawasan Kebangsaan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com