Suami Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Dikenal Penambaan Tak Seberuntung THM, Pembukaan Siring Pierre Tendean Ditunda Lagi Benarkah Depresi? Ibu Terduga Pembunuh Anak Kandung di Batu Benawa HST di Mata Warga KPK OTT Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna Dampak Libur Panjang, Banjarbaru Kembali Zona Merah!

Tiga Daerah Tertinggi Catat Kasus Covid-19 di Kalsel

- Apahabar.com Kamis, 23 Juli 2020 - 19:40 WIB

Tiga Daerah Tertinggi Catat Kasus Covid-19 di Kalsel

Data sebaran kasus Covid-19 di Kalsel, Kamis (23/7). Foto-Istimewa.

apahabar.com, BANJARBARU – Selain Kota Banjarmasin, ada dua daerah lainnya berada di peringkat tiga besar yang tercatat memiliki total kasus positif Covid-19 tertinggi di Kalsel.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, hingga Kamis (23/7), dua daerah itu yakni Kabupaten Banjar dan Tanah Laut (Tala).

Jumlah akumulatif dua wilayah tersebut berbanding tipis yaitu 520 di Banjar dan 482 di Tala.

Sedangkan Kota Banjarmasin masih paling tinggi dengan 2.048 positif Covid-19.

Sementara total kasus Covid-19 di Kalsel mencapai angka 5.332 positif.

Ada 116 kasus baru tercatat pada hari ini yaitu 14 orang di Tala, 27 orang di Banjar, 5 orang di Barito Kuala, 8 orang di Tapin, 11 orang di Hulu Sungai Selatan, 12 orang di Tabalong, 1 orang di Tanah Bumbu, 11 orang di Balangan, 23 orang di Banjarmasin dan 4 orang di Banjarbaru.

Ada 2.655 pasien positif masih menjalani perawatan di rumah sakit dan karantina secara khusus maupun isolasi mandiri. Sedangkan, suspek diduga Covid-19 terdata 1.152 orang.

Selain kasus positif, lonjakan juga terjadi pada perkembangan pasien sembuh sebanyak 178 berasal dari karantina Bapelkes Banjarbaru 5 orang, karantina khusus Asrama Haji Banjarbaru 6 orang, karantina Tanah Laut 2 orang, karantina Kotabaru 2 orang, karantina Banjar 32 orang, karantina Hulu Sungai Selatan 22 orang, karantina Tabalong 21 orang, karantina Tanah Bumbu 8 orang dan karantina Balangan 80 orang.

Di periode yang sama, kasus kematian hanya dilaporkan bertambah 1 orang saja yaitu pasien asal Balangan yang meninggal dunia pada 19 Juli lalu.

Dengan ini, maka jumlah pasien sembuh seluruhnya adalah 2.414 dan pasien meninggal dunia sebanyak 263 orang.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter : Musnita Sari - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Pasien Ulin 6 Belum Pasti Meninggal karena Corona

Kalsel

Pasien Ulin 6 Belum Pasti Meninggal karena Corona
apahabar.com

Kalsel

Pilkada di Tengah Pandemi, KPU dan Bawaslu Kalsel Minta Dana Tambahan
apahabar.com

Kalsel

60 Panwascam Banjar Dilantik, Berikut Daftar Namanya
apahabar.com

Kalsel

Baru Buka, Okupansi Hotel 88 Banjarmasin Terimbas Corona
apahabar.com

Kalsel

Debat Pilkada Tanbu, SHM-MAR Tekankan Cesar Gratis
apahabar.com

Kalsel

Tolak Omnibus Law di Banjarmasin, Massa Aksi Terus Berdatangan
apahabar.com

Kalsel

Ketika Dosen Muda ULM Jadi Pembicara Pada Forum ASEAN
apahabar.com

Kalsel

Pasca Aksi 22 Mei, Pemprov Kalsel Rajut Persatuan di Banua
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com