ga('send', 'pageview');
Breaking News! Kabar Duka, Kadisdik Banjar Maidi Armansyah Meninggal Dunia Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan




Home Ekbis

Senin, 6 Juli 2020 - 13:42 WIB

Tokopedia Laporkan Kasus Kebocoran Data Pengguna

Redaksi - apahabar.com

Display logo Tokopedia. Foto-Tokopedia

Display logo Tokopedia. Foto-Tokopedia

apahabar.com, JAKARTA – Tokopedia menyatakan sudah melaporkan ke kepolisian pihak ketiga yang membocorkan dan mengunggah data pengguna platform jual beli tersebut di media sosial.

Grup di Facebook yang berkaitan dengan keamanan siber diketahui telah memuat tautan untuk mengunduh 91 juta data Tokopedia secara gratis.

“Kami telah melaporkan hal ini ke pihak kepolisian dan juga mengingatkan seluruh pihak untuk menghapus segala informasi yang memfasilitasi akses ke data yang diperoleh melalui cara yang melanggar hukum,” kata VP of Corporate Communications, Tokopedia, Nuraini Razak, dalam keterangan resmi, dikutip Senin (6/7).

Baca juga :  Siap-siap, Jutaan Nasabah BRI Berpeluang Terima Bantuan Rp2,4 Juta

Pakar keamanan siber CISSREC Pratama Persadha menelusuri tautan tersebut bersumber dari situs Raidforums. Akun pengunggah mengaku membeli data di situs gelap seharga 5.000 dolar Amerika Serikat.

Tokopedia menyatakan kasus itu bukan upaya pencurian data baru. Pihaknya sudah mengetahui unggahan di media sosial tersebut.

“Kami ingin menegaskan bahwa ini bukanlah upaya pencurian data baru dan informasi password pengguna Tokopedia tetap aman terlindungi di balik enkripsi,” kata Nuraini.

Baca juga :  Kesepakatan Paket Stimulus AS Tercapai, Rupiah Ikut Menguat

Tokopedia pada Mei lalu diterpa masalah keamanan akibat jutaan data pengguna mereka dikabarkan dicuri peretas. Saat itu, perusahaan rintisan unicorn ini membenarkan ada upaya pencurian data, namun memastikan informasi penting tetap terlindungi.

Tokopedia menyatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah untuk masalah. Mereka secara berkala memberi tahu kepada para pengguna mereka, termasuk cara melindungi data pribadi.(Ant)

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Saham China Melemah, Hong Kong Dibuka Lebih Tinggi
apahabar.com

Ekbis

Bersama Ekonom Kalsel, Mengupas Kelemahan Produktivitas Pekerja Indonesia
apahabar.com

Ekbis

Mata Uang Asia Naik, Rupiah Ditutup Menguat
apahabar.com

Ekbis

Imbas Covid-19, Boeing PHK 6.770 Pekerja
apahabar.com

Ekbis

Meroket di Ramadan, Harga Cabai di Banjarmasin Berangsur Turun
apahabar.com

Ekbis

Harga Pertamax Turun Lagi, di Kalsel Rp 9.200/Liter
apahabar.com

Ekbis

Fed Beri Sinyal Tetap Longgarkan Kebijakan, Rupiah Ditutup Melemah
apahabar.com

Ekbis

Susur Sungai BI Kalsel, Masih Ada Masyarakat yang Keliru dengan Terbitan Uang Baru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com