3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Touring Malam Hari, GCI Chapter Banjarbaru Tempuh Ratusan Kilometer

- Apahabar.com Minggu, 12 Juli 2020 - 10:45 WIB

Touring Malam Hari, GCI Chapter Banjarbaru Tempuh Ratusan Kilometer

GCI Chapter Banjarbaru. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Touring bagi anak motor menjadi kesenangan tersendiri, siang atau malam tak peduli. Namun untuk melakukan touring pada malam hari pengendara harus ekstra waspada. Meskipun jalanan lebih lengang, para bikers kadang terlena untuk memacu kendaraannya dengan lebih kencang. Tak jarang, inilah yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan.

Ketua GSX Club Indonesia (GCI) Chapter Banjarbaru yang tergabung dalam Bold Riders Banjarmasin Muhammad Ilham berbagi kisah dan tips seputar touring di malam hari.

Ilham bercerita GCI sudah dua kali melakukan touring di malam hari pada 2020 ini. Tour terbaru dilakukan akhir pekan lalu dengan rute Banjarbaru-Tanjung-Puncak Perbatasan Kalsel-Kaltim yang berada di Kabupaten Tabalong. Touring tersebut menempuh jarak sekitar 250 kilometer.

“Jadi kami dari GCI Banjarbaru yang tergabung dalam Bold Riders Banjarmasin berangkat dari Banjarbaru pukul 18.00, bersama beberapa member dari Martapura. Kami melewati Mataraman, Rantau, Kandangan, dan Tanjung. Kami tiba di Bundaran Obor Tanjung mendekati jam 12 malam. Selepas beristirahat baru melanjutkan perjalanan di pagi hari menuju Puncak Perbatasan Kalsel-Kaltim,” ujar Hilmi, melalui siaran pers yang diterima apahabar.com, Minggu (12/7) pagi.

Sepanjang perjalanan, bikers dari komunitas binaan Bold Riders Banjarmasin ini harus melewati hutan maupun sejumlah jalur ekstrim dengan tanjakan dan turunan tajam serta berkelok.

Touring ini diikuti 6 motor dari Banjarbaru. Jumlah tersebut bertambah menjadi 17 motor, seiring dengan bergabungnya member dari Barabai dan Tanjung pada pagi harinya.

“Perjalanan malam hari ini menurut kami lebih enak karena jalanan sepi. Makanya kami senang melakukan touring malam hari,” tutur pria yang baru sebulan menjabat sebagai Ketua GCI Banjarbaru ini.

Menurut Hilmi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin melakukan touring di malam hari. Pertama, kondisi badan harus benar-benar fit. Sehari sebelum melakukan perjalanan malam, sebaiknya tidur di bawah jam 10 malam. Kemudian banyak minum vitamin, jangan sampai mengantuk di perjalanan.

“Selanjutnya cek kondisi motor seperti standar touring. Hanya saja, pencahayaan wajib benar-benar diperhatikan, apalagi jika rute yang ditempuh melewati hutan atau daerah yang penerangannya minim” imbuhnya.

Hal penting lain yang harus diperhatikan setiap member adalah menghormati sesama pengguna jalan.

“Jangan ambil jalan orang, jangan nyalip sembarangan, sopan di jalan, dan selalu patuh dengan kode-kode dari pemimpin rombongan,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Gaya

Drumstick Pack dan Nasi Goreng ala Solchic Banjarmasin Siap Jadi yang Terfavorit
apahabar.com

Gaya

Dorong UMKM di Tengah Pandemi, Instagram Luncurkan Fitur Shopping
apahabar.com

Gaya

Grab Telah Operasikan 5.000 Kendaraan Listrik di Indonesia
apahabar.com

Gaya

Persis Asli! Vegan Ini Bagikan Resep ‘Telur Ceplok’ Berbahan Labu dan Tepung Beras
apahabar.com

Gaya

Pesona Aglonema, Tanaman Hias Sri Rejeki yang Harganya Sampai Ratusan Juta
apahabar.com

Gaya

Tanpa Disentuh, Teknik Cuci Mobil Ini Cuma Butuh Waktu 20 Menit
apahabar.com

Gaya

NH Dini Meninggal Dunia, Begini Kronologi Kecelakaan yang Menimpanya
apahabar.com

Gaya

Sering Konsumsi Kentang Goreng Ternyata Tak Baik Bagi Kesehatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com