Hasil Liga Italia, Taklukkan Crotone 2-1, Fiorentina Kembali ke Jalur Kemenangan Hasil Liga Inggris, Watkins Antar Aston Villa Tenggelamkan Newcastle 2-0 Breaking News! Warga Tangkap Buaya Pemangsa di Pantai Kotabaru Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota

Ujian Masuk Perguruan Tinggi Hanya Sampai Gelombang II

- Apahabar.com Rabu, 15 Juli 2020 - 18:01 WIB

Ujian Masuk Perguruan Tinggi Hanya Sampai Gelombang II

Ilustrasi Ujian Tulis Berbasis Komputer masuk perguruan tinggi. Foto-Okezone

apahabar.com, JAKARTA – Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Mohammad Nasih mengatakan, Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) gelombang II merupakan gelombang terakhir.

Karena itu, bagi peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) gelombang I yang direlokasi ke gelombang II karena masalah kesehatan harus benar-benar mempersiapkan kesehatan dirinya.

Sebelumnya, sebanyak 1.505 peserta dinyatakan tidak bisa mengikuti UTBK gelombang I karena hasil rapid test-nya reaktif Covid-19 atau memiliki suhu tubuh di atas 37,5 derajat celsius.

Nasih menjelaskan, gelombang II menjadi kesempatan terakhir para peserta untuk mengikuti UTBK.

“Karena sebagaimana ketentuan peserta, yang boleh mengikuti ujian adalah mereka yang dinyatakan sehat saja. Mereka yang tidak sehat kita berikan kesempatan untuk menyehatkan diri, karena (kesehatan) ini lebih penting untuk mereka,” kata Nasih, dalam telekonferensi seperti dilansir dari Republika.co.id, Rabu (15/7).

Hal ini juga berlaku pada peserta di gelombang II. Bagi peserta gelombang II yang bukan hasil perubahan jadwal tetap harus menjaga kesehatan. Sebab, jika diketahui hasil tesnya menyatakan positif Covid-19 atau memiliki suhu tubuh tinggi maka tidak akan diizinkan mengikuti UTBK.

Masih dilansir dari Republika.co.id, Ketua Pelaksana Eksekutif Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Budi Prasetyo mengatakan, sebenarnya pada saat pendaftaran para peserta sudah menyetujui persyaratan bahwa hanya yang sehat saja yang bisa mengikuti ujian.

Untuk itu, sebenarnya peserta yang dinyatakan tidak sehat pada saat ujian tidak boleh mengikuti tes.

Namun, LTMPT memberi kesempatan pada peserta UTBK gelombang I agar masalah kesehatan tidak kembali menghambat di gelombang II.

“Artinya, bahwa itu masih memberi kesempatan pada adik-adik yang sebetulnya sudah tidak diizinkan untuk mengikuti tes,” kata Budi.(Rep)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tembus 5 Juta Kasus, Kasus Covid-19 Dunia Capai Rekor Harian Tertinggi

Ekbis

Jelang Maulid, Pertamina Prediksi Kebutuhan LPG 3 Kg Bakal Naik
apahabar.com

Nasional

Menilik Kandungan Pisang Lokal, Ternyata Lebih Baik dari Impor
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Hari Ini Kalsel Sumbang Kasus Positif Terbanyak
apahabar.com

Nasional

538 Tahanan di Rutan Polda Metro Jaya Bakal Mencoblos di Dua TPS
Anjuran Dokter Tirta Gunakan Masker DIY dari Kain Cegah Covid-19

Nasional

Anjuran Dokter Tirta Gunakan Masker DIY dari Kain Cegah Covid-19
apahabar.com

Nasional

Aliansi Relawan Jokowi Target Santuni 1 Juta Anak Yatim Piatu
apahabar.com

Nasional

BMKG Ingatkan Jemaah Haul Guru Sekumpul Potensi Hujan Sore Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com