Tenang.. Kombes Subchan Jamin Stok Oksigen Kalsel Aman! Resmi, Jokowi Perpanjang PPKM Level IV hingga 2 Agustus Pakar ULM: Pelacakan Covid-19 di Banjarmasin Mendekati Nol! STOK Oksigen di RS Ulin Banjarmasin Tinggal Hitungan Jam, Cek Faktanya Kucurkan Miliaran Rupiah, PPKM Level IV Banjarmasin Tanpa Jam Malam

Ujian SBMPTN ULM, Gelombang Kedua Khusus Calon yang Suspek

- Apahabar.com     Senin, 20 Juli 2020 - 14:13 WITA

Ujian SBMPTN ULM, Gelombang Kedua Khusus Calon yang Suspek

ULM menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dalam melaksanakan uji UTBK SBMPTN tahun ini. Foto: Dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Jumlah peserta Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) berada di bawah target.

Di mana sebelumnya, pihak kampus telah menyediakan kursi calon mahasiswa yang mengikuti tes UTBK SBMPTN sebanyak 19.700 orang.

“Ternyata yang mendaftar hanya 8.300 orang. Jadi tidak sampai 50 persen dari ketersediaan kursi,” ucap ucap Wakil Rektor Bidang Akademik ULM, Dr. H. Aminuddin Prahatama Putra kepada apahabar.com, Senin (20/7) siang.

Dalam artian, kata dia, seluruh peserta telah terakomodir pada gelombang pertama. Sehingga gelombang kedua hanya dikhususkan untuk calon mahasiswa yang suspek Covid-19. Jumlahnya tiga orang.

Dirincikan, mereka berasal dari beberapa kabupaten dan kota di Kalsel. Di antaranya 1 orang asal Barito Kuala (Batola) dan 2 orang asal Banjarmasin.

“Untuk calon mahasiswa yang terkonfirmasi positif Covid-19 akan ikut pada gelombang kedua,” pungkasnya.

Sebelumnya, pihak kampus telah menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dalam melaksanakan uji UTBK SBMPTN tahun ini.

Pelaksanaan sendiri dibagi menjadi dua gelombang. Untuk gelombang pertama pada 5-12 Juli 2020.

“Kita laksanakan 2 sesi dalam sehari. Terdapat 12 lokasi dan 19 ruangan,” tambah Amin.

Sebelum memasuki ruangan tes, seluruh peserta wajib masuk ruang karantina mandiri yang disiapkan panitia terlebih dahulu.

Di sana peserta akan dicek suhu tubuh. Jika ditemukan suhu tubuh di atas rata-rata, maka panitia tidak mengizinkan bersangkutan untuk mengikuti tes.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Bekali Informasi Lahan Gambut Indonesia, AJI Perkenalkan PRIMS
apahabar.com

Kalsel

Sepanjang 2019, Kasus Kecelakaan di Banjarmasin Meningkat 2 Kali Lipat
radarbogor

Borneo

Soal Kartu Nikah, Begini Tanggapan MUI Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Dua Ulama Besar Kalsel Pimpin Salat Id di Masjid Jami Sungai Jingah
apahabar.com

Kalsel

Firasat Camat Hampang, Selamat dari Laka Maut di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Tuntutan Pemekaran Kabupaten Baru di Kotabaru Berlanjut
apahabar.com

Kalsel

Pagi-Pagi, Bupati Sayed Sudah Sebar Sembako ke Warga Tarjun
apahabar.com

Kalsel

Tak Keluarkan Peringatan Dini, BMKG Prakirakan Kalsel Cerah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com