ga('send', 'pageview');
Duh, Mobil Patwal Bupati HSU Tabrak Tiang Listrik di Kandangan Terungkap, Ciri Tengkorak dalam Karung di Kurau Tanah Laut! Warga Pelaihari Geger, Jasad Perempuan dalam Karung di Kurau Pindah ke RS Ulin, Intip Kondisi Terbaru Wali Kota Banjarbaru Mengintip Kesiapan Salat Id di Masjid Sabilal Banjarmasin




Home Nasional

Jumat, 31 Juli 2020 - 18:23 WIB

Ups, 30 Tahun Spesialis Jagal Hewan Kurban Mendadak Parang Tumpul

Redaksi - apahabar.com

Nur Khozin saat menyembelih sapi di Mako Brimob Polda Jateng. Foto-okezone.com

Nur Khozin saat menyembelih sapi di Mako Brimob Polda Jateng. Foto-okezone.com

apahabar.com, SEMARANG – Tak semua spesialis jagal hewan kurban mulus melaksanakan tugasnya, sekalipun sudah 30 tahun dilakoni.

Seperti yang dialami seorang kakek di Semarang Jawa Tengah, Nur Khozin (62) yang memiliki pengalaman unik saat memotong sapi kurban.

Seperti dilansir okezone.com, parang yang disiapkan warga Banyumanik Semarang itu seolah tumpul saat menyembelih hewan kurban.

Meski tak lagi muda, namun kakek Khozin masih terlihat tangkas saat menyembelih sapi kurban milik Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi di Markas Komando Brimob Polda Jateng, Srondol Semarang.

Sapi jenis limousin berukuran sangat besar itu, dalam hitungan singkat berhasil disembelih. Darah mengucur deras.

Sementara tujuh orang dewasa harus berjuang keras memegangi sapi agar tak memberontak.

Meski keempat kaki sapi telah diikat tali dan kepala ditindih, namun sapi masih berusaha memberontak.

Namun hanya sisa napas saja yang terdengar keras seiring dengan semburan darah dari leher sapi.

Seorang warga bergegas menutup leher itu dengan karung plastik agar tak menyembur jauh.

Baca juga :  Jokowi Tegur Kementerian dan Lembaga Bekerja Seperti di Zona Krisis

Beberapa saat, sejumlah orang masih berusaha menekan tubuh sapi yang semakin terlihat melemah.

Setelah dipastikan urat nadi terputus, kakek Khozin segera berlalu mencari air untuk membersihkan sisa semburan darah.

Bukan hanya di parang, namun wajahnya juga tak luput dari cipratan darah. Sambil memejamkan mata, dia membasuh muka.

Sedangkan parang ditusukkan beberapa kali ke potongan batang pisang untuk membersihkan sisa darah.

Kakek Khozin mengaku sudah lebih dari 30 tahun menjadi tukang jagal.
Dia mengaku memiliki pengalaman yang tak biasa, selama menjadi tukang jagal.

Sembari mengelap parang, dia bercerita tentang peristiwa aneh saat menyembelih sapi kurban.

“Saat itu, pisau (parang) ini sudah siap untuk menyembelih. Sudah ada di leher sapi kurban. Tapi enggak mempan, seperti kena seng saja. Tapi tidak bisa menyembelih. Padahal sebelumnya sudah dipastikan telah diasah hingga sangat tajam,” kata Khozin, Jumat (31/7).

Baca juga :  Cegah Penyebaran Covid-19, Meja Tamu Jokowi Dipasang Pembatas Kaca

Sebagai orang yang sudah berpengalaman di dunia jagal, dia pun mendeteksi lingkungan sekitar.

Menurutnya, terdapat orang dengan ilmu khusus yang turut memegangi sapi kurban kala itu. Setelah orang tersebut diminta mundur, sapi bisa disembelih dengan mudah tanpa halangan.

“Atas izin Allah SWT, akhirnya sapi bisa disembelih,” singkatnya.

Setiap Lebaran Idul Adha, Nur Khozin bisa menyembelih belasan hingga puluhan hewan kurban baik sapi maupun kambing. Profesi ini tak mudah dilakukan oleh sembarang orang, karena harus memiliki keteguhan hati, terlebih ketika pisau parang mulai menggorok leher hewan kurban.

“Ya modalnya harus tegel (teguh hati), karena kalau menyembelih itu kan akan melihat darah. Padahal kalau sudah seperti itu tidak mungkin mundur, harus diselesaikan (menyembelih), agar tak menyakiti hewan itu,” tandasnya.

Terdapat 10 sapi dan 11 kambing yang dikurbankan di Mako Brimob Polda Jateng tersebut. Selanjutnya, daging akan dibagi-bagikan kepada warga yang membutuhkan.(okz)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Rommy Mengaku Dijebak
apahabar.com

Nasional

Militer AS yang Baru Pulang dari China akan Dikarantina
apahabar.com

Nasional

Polisi Enggan Beberkan Aib Pengusaha yang Pakai Jasa Vanessa Angel
apahabar.com

Nasional

Tekan Stunting, Menkes Minta Daerah Kedepankan Kearifan Lokal
apahabar.com

Nasional

Kabareskrim Pastikan Tidak Pandang Bulu Ungkap Kasus Djoko Tjandra
apahabar.com

Nasional

HUT Polri Ke-73, Ini Harapan Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto kepada Polri
Jokowi Kembali Tegaskan Kebijakan Tak Mau Lockdown, berikut Alasannya

Nasional

Jokowi Kembali Tegaskan Kebijakan Tak Mau Lockdown, berikut Alasannya
apahabar.com

Nasional

Jenazah Putri Kedua Aa Jimmy Akhirnya Ditemukan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com