Ditetapkan KPK Tersangka, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Bantah Terlibat Suap INNALILLAHI! Bocah 7 Tahun di Baharu Utara Kotabaru Tewas Dipatuk Kobra Jadi Tersangka Suap, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Diduga Terima Miliar Rupiah Kebakaran Pelambuan, Puluhan Rumah Dekat Gudang Karet Ludes Pelambuan Membara, Belasan Rumah Terbakar Dini Hari

Usai Vaksin, Rupiah Bergerak Menguat Jelang RGD BI

- Apahabar.com Kamis, 16 Juli 2020 - 11:36 WIB

Usai Vaksin, Rupiah Bergerak Menguat Jelang RGD BI

Kurs rupiah pagi ini dilaporkan kembali bergerak menguat. Foto ilustrasi-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah pagi tadi bergerak menguat jelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RGD) Bank Indonesia.

Pada pukul 09.43 WIB, Kamis (16/7), rupiah menguat 28 poin atau 0,19 persen menjadi Rp14.560 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.588 per dolar AS.

Dari dalam negeri pasar disebut menantikan hasil RDG BI yang masih membuka peluang pemangkasan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin.

“Dengan kondisi inflasi yang masih terjaga di bawah dua persen, pemangkasan ini bisa terjadi. Pasar mungkin sudah mengantisipasi hasil ini kemarin. Situasi sell on fact buy on rumour mungkin bisa mendorong penguatan rupiah pasca-pengumuman BI,” ujar Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra.

Sementara itu, kondisi eksternal pagi ini terlihat adanya tekanan ke aset-aset berisiko karena kekhawatiran peningkatan penularan virus dan memburuknya hubungan AS dan China.

Padahal, lanjut Ariston, pasar AS dan Eropa semalam ditutup positif karena berita kemajuan penelitian vaksin Covid-19.

Hari ini, pasar juga menantikan data PDB kuartal II 2020 dan data produksi industri Juni China, yang diperkirakan akan lebih bagus dari data sebelumnya.

“Bila demikian hasilnya bisa memberikan sentimen positif ke aset-aset berisiko hari ini termasuk rupiah,” kata Ariston.

Ariston memperkirakan rupiah berpotensi menguat tipis ke arah Rp14.450 per dolar AS, dengan potensi resisten di kisaran Rp14.700 per dolar AS.

Pada Rabu (14/7) lalu, rupiah ditutup melemah 138 poin atau 0,95 persen menjadi Rp14.588 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.450 per dolar AS. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Benih Bermutu, Penentu Hasil Produksi Cabai
apahabar.com

Ekbis

Ritel Modern di Banjarmasin Terancam Ditutup
apahabar.com

Ekbis

Dorong Peningkatan UMKM, Dinkop UKM Kalsel Gelar Expo Pembiayaan KUR
apahabar.com

Ekbis

Cerita Tukang Cukur Banjarmasin Keluhkan Protokol Covid-19
apahabar.com

Ekbis

Pengusaha Mengeluh Rumitnya Regulasi Industri Tembakau
apahabar.com

Ekbis

AS-China Tegang, Rupiah Melemah
Menkop dan UKM Gagas Kamar Ekspor, Permudah UMKM di Kalsel Jajakan Produk

Ekbis

Menkop dan UKM Gagas Kamar Ekspor, Permudah UMKM di Kalsel Jajakan Produk
apahabar.com

Ekbis

Turun Rp4.000, Harga Emas Antam Jadi Rp898.000 per Gram
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com