Ditangkap di Tabalong, Janda asal Ampah Kalteng Sudah Teler dari Amuntai Guru Danau Imbau Ulama Kalsel Tidak Berpolitik Praktis Puncak Pandemi, Berapa Limbah Infeksius Covid-19 di Kalsel? Amankan Pilgub Kalsel 2020, Polres Tapin Siapkan 258 Personel Akhir 2024, Agropolitan Anjir Pasar Batola Ditarget Berdaya Saing

Ustaz Evie Effendi Kembali Berulah, Warganet Minta MUI Jabar Bertindak

- Apahabar.com Kamis, 2 Juli 2020 - 10:36 WIB

Ustaz Evie Effendi Kembali Berulah, Warganet Minta MUI Jabar Bertindak

Ustaz Evie Effendi. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA–Video berdurasi 2 menit 20 detik yang diunggah akun Twitter @AfifFuadS pada 28 Juni lalu mendadak viral. Pasalnya, dalam potongan video tersebut memperlihatkan Ustaz Evie Effendi mengaji tanpa dibekali Ilmu tajwid.

Tak berselang lama, akun dengan nama Haji Umat Syadat meminta agar MUI Jawa Barat bertindak dengan memanggil Evie Effendi untuk diberikan nasihat. Permintaan itu diunggah pada tanggal 29 Juni lalu dan telah disukai oleh 12 akun pengguna media sosial Twitter.

“Kpd @MUI_Jabar panggil evi tabayyun sm dia dan beri nasihat agar tak lg asal sembarang ceramah. Jgn biarkan kondisi ini berlangsung. Satu sisi kasihan evi krn dibully akibat ketidaktahuannya sdg sisi lain sebagian muslim jg emosi krn lihat ceramahnya. Bertindaklah MUI Jabar,” tulis akun itu.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris MUI Jabar Rafani Achyar mengaku sudah menerima permintaan secara langsung dari masyarakat agar Ustaz Evie diundang ke MUI Jabar untuk berdialog. Dia mengaku pihaknya masih mempertimbangkan permintaan tersebut.

“Gini, ini juga memang sudah ada yang meminta dipanggil dari MUI, kami sedang mempertimbangkan nanti apakah mau diundang lagi ke sini tapi sedang dipertimbangkan lah,” kata dia seperti dilansir apahabar.com dari Kumparan, Rabu (1/7).

Sebelumnya, Rafani mengatakan, MUI Jabar pernah memanggil Ustaz Evie atas kasus dugaan penghinaan pada Nabi Muhammad.

Dalam pertemuan tersebut, Rafani memberi Ustaz Evie semacam fatwa tentang tasbiatul manhaj soal kerangka berpikir dalam beragama terutama mengenai sikap saling menghormati dan toleransi menanggapi perbedaan paham dalam agama.

“Itu kerangka berpikir masalah keagamaan, nah isinya itu jadi kita mesti saling menghormati dan membangun toleransi dalam menyikapi soal perbedaan paham keagamaan,” jelasnya.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ceramah

Hidayah Hanya dari Allah
apahabar.com

Habar

Haul Guru Sekumpul Ke-14, Dinkes Banjar Beri Penyuluhan ke Juru Masak
apahabar.com

Religi

Sosok Syekh Muhammad Adnan Al-Afyouni yang Syahid di Tangan Teroris
apahabar.com

Habar

Jika Umrah Dibuka, Komnas Haji dan Umrah Prediksi Biaya Jadi Sengketa
apahabar.com

Habar

Suporter Martapura FC Bantu Gratiskan BBM di Haul Sekumpul ke-14
apahabar.com

Habar

Tampung 300 Orang, Aula Wisma Sultan Sulaiman Martapura Gratis untuk Jemaah Haul ke 15 Guru Sekumpul
apahabar.com

Habar

Warga Martapura Hiasi Kota Jelang Haul Sekumpul, Berikut Kumpulan Fotonya
apahabar.com

Habar

Lebaran di Tengah Pandemi, MUI Imbau Halal Bihalal Via Online
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com