Jokowi Sebut Potensi Wakaf Uang Bisa Tembus Rp 188 Triliun Naik 1.000 per Gram, Segini Harga Emas Antam Hari Ini BREAKING NEWS: Belasan Warga Tanah Bumbu Diduga Terjebak Longsor di Tambang Batu Bara Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang

Vaksin Covid-19 Ditargetkan Selesai Uji Klinis Januari 2021

- Apahabar.com Selasa, 21 Juli 2020 - 15:27 WIB

Vaksin Covid-19 Ditargetkan Selesai Uji Klinis Januari 2021

Ilustrasi. Foto: Shutterstock

apahabar.com, JAKARTA – Uji klinis tahap III untuk vaksin Covid-19 kerja sama antara Bio Farma dan Sinovac Biotech, China, ditargetkan selesai pada Januari 2021.

“Tadi kita sudah ketemu Pak Presiden, beliau sangat mendukung uji klinis vaksin ini dan sangat membantu apapun kebutuhannya sehingga kami sangat optimis. Kami rencanakan uji klinis ini selesai bulan Januari,” kata Koordinator Uji Klinis Vaksin Covid-19, Kusnandi Rusmil di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (21/7).

Kusnandi yang juga dosen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran mengatakan akan ada 1.620 orang relawan yang akan ikut uji klinis tahap ketiga tersebut.

“Selanjutnya akan dilakukan tindakan-tindakan penyuntikan yang akan dilakukan oleh departemen kesehatan. Saya harus melakukan pengujian vaksin betul-betul efektif dan aman dan dalam perhitungan statistik saya akan mengumpulkan kurang lebih 1.620 orang,” tambah Kusnandi.

Menurut dia, 1.620 orang itu berusia 18-59 tahun dan harus sehat.

“Orang itu pasti diperiksa dulu dengan teliti, diperiksa darahnya, diperiksa jantungnya, diperiksa paru-parunya, kalau sudah sehat baru bisa ikut penelitian ini. Harapan saya semuanya baik dan penelitian ini akan selesai pada bulan Januari,” ungkap Kusnandi

Mereka yang berminat untuk ikut akan direkrut secara sukarela.

“Siapa saja yang mau bisa, kami punya kantong-kantong penelitian, akan kami beri brosur siapa yang ingin ikut penelitian kami silakan mendaftar, itu sukarela,” tambah Kusnandi yang sudah meneliti vaksin sejak lebih dari 20 tahun dan telah mengerjakan 32 kali uji klinis vaksin di Indonesia itu.

Menurut Kusnandi, uji klinis tahap III vaksin Covid-19 dari Sinovac itu juga dikerjakan bersama-sama dengan negara lain seperti India, Bangladesh, negara-negara Afrika dan Amerika Latin.

“Uji klinis I dan II dilakukan di China dengan hasil yang baik, sekarang uji klinis ketiga dilakukan di beberapa negara dengan harapan hasilnya baik sehingga vaksin ini bisa dipergunakan,” ungkap Kusnandi.

Kusnandi mengakui Presiden Jokowi meminta uji klinis dapat dipercepat menjadi hanya 3 bulan saja tapi ia menolaknya.

“Presiden mengatakan diusahakan vaksin ini cepat ada kalau bisa 3 bulan. Saya sampaikan tidak bisa 3 bulan karena kita harus melakukan dengan hati-hati dan dengan benar karena untuk uji klinis medis ada tata cara yang sudah diatur WHO, tidak boleh dipercepat karena nanti akhirnya tidak baik, malah vaksin ini tidak terpantau efek sampingnya dan manfaatnya,” tambah Kusnandi.

Vaksin Covid-19 buatan Sinovac tersebut tiba di Indonesia pada Minggu (19/7). Di Indonesia, BUMN farmasi Bio Farma rencananya akan memproduksi dan mendistribusikan vaksin tersebut bila uji klinis berhasil.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

“Bincang Santai” Ala Presiden Jokowi dengan Mardani H Maming
apahabar.com

Nasional

Ustaz Solmed: Mbah Moen Meninggal saat Hendak Salat Tahajud
apahabar.com

Nasional

Belasan Anak Panti Asuhan di Kabupaten Banjar Positif Covid-19
apahabar.com

Nasional

Alasan ULM Beri Gelar Warga Belanda Doktor Kehormatan
apahabar.com

Nasional

Seleksi Capim KPK 2019-2023, Jaksa Agung Akan Siapkan Jaksa Terbaik
apahabar.com

Nasional

RSD Wisma Atlet Catat 1.292 Pasien Sembuh
apahabar.com

Nasional

Tolak Beri Izin Demo Buruh di Jakarta, Ini Alasan Polisi
apahabar.com

Nasional

Tiket Mahal, Astindo Dukung Maskapai Asing Masuk Indonesia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com