Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel Kapolres Kapuas Terjang Banjir Bantu Korban Terdampak di Alalak Jumlah Korban Banjir Kalsel Terus Bertambah, 6 Warga Masih Dinyatakan Hilang Masih Berantakan, KPU HST Tetapkan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Besok Bupati Sleman Positif Covid-19 Pascavaksinasi, Berikut Penjelasan Kemenkes

Vaksin Covid-19, Siapa Orang Pertama yang Disuntik?

- Apahabar.com Sabtu, 11 Juli 2020 - 05:45 WIB

Vaksin Covid-19, Siapa Orang Pertama yang Disuntik?

Ilustrasi uji coba vaksin Covid-19. Foto-Zeenews

apahabar.com, JAKARTA – Hingga kini vaksin Covid-19 masih dalam proses pembuatan. Beberapa calon vaksin sudah memasuki tahap pengujian pada manusia, itu berarti proses hingga dipasarkan semakin dekat. Namun, tetap saja membutuhkan waktu.

Di samping itu, mungkin Anda akan bertanya-tanya siapa orang pertama yang akan menggunakan vaksin Covid-19 tersebut?

Pertanyaan seperti ini ‘nyeleneh’ tapi membuat sebagian dari Anda penasaran. Lalu, siapa orang tersebut? Menurut laporan New York Post, dia mungkin orang di negara tempat vaksin pertama dikembangkan.

Sekitar selusin vaksin dalam berbagai tipe berada dalam berbagai tahap pengujian di seluruh dunia, termasuk di Inggris, China, dan Amerika Serikat. Minggu ini, Dr. Anthony Fauci, pakar penyakit menular AS, mengatakan ia sangat optimis akan ada vaksin Covid-19 pada akhir tahun ini atau awal 2021.

Beberapa negara kaya telah memesan jutaan dosis vaksin eksperimental itu. Inggris dan AS, misalnya, telah berinvestasi dalam kandidat vaksin yang dikembangkan oleh Universitas Oxford dan diproduksi oleh AstraZeneca. Jika berhasil, politisi Inggris mengatakan warga Inggris akan divaksinasi dengan vaksin tersebut.

Sementara itu, AS berharap untuk mulai menimbun vaksin ini pada musim gugur. Selain itu, AS juga telah berinvestasi dalam kandidat vaksin lainnya.

Kelompok-kelompok termasuk aliansi vaksin GAVI juga bekerja untuk membeli dosis untuk negara-negara miskin dan AstraZeneca telah setuju untuk melisensikan vaksinnya ke Serum Institute India untuk diproduksi 1 miliar dosis.

Di sisi lain, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sedang menyusun pedoman untuk distribusi etis vaksin Covid-19. Selain itu, bagaimana vaksin didistribusikan di suatu negara akan bervariasi.

Pekan lalu, para pejabat AS mengatakan mereka sedang mengembangkan sistem berjenjang untuk itu. Sistem ini kemungkinan akan memprioritaskan kelompok dengan risiko terbesar komplikasi parah dari Covid-19 dan tenaga medis yang menangani pasien Covid-19. (okz)

Editor: Syarif

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Menlu AS Pompeo Yakinkan Masyarakat Indonesia Dapat Lalui Pandemi Covid-19 Bersama-sama
apahabar.com

Internasional

Jokowi Pidato Perdana di Sidang Umum PBB, BTS Jadi Pembicara Khusus
apahabar.com

Internasional

Tertekan, Mantan Manajer Kampanye Trump Nyaris Bunuh Diri
apahabar.com

Internasional

Update Covid-19 di AS: 1.761.503 Kasus, 103.700 Kematian
Palestina

Internasional

Tak Ada Hubungan Diplomatik dengan Israel, Indonesia Tetap Bersama Rakyat Palestina
apahabar.com

Internasional

Awal Tahun Depan, Arab Saudi Berencana Terbitkan Kembali Visa Turis
apahabar.com

Internasional

Planet Mars Dekat dengan Bumi Terulang 15 Tahun Lagi
apahabar.com

Internasional

Rakyat Palestina Senang, Trump Kalah dalam Pilpres AS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com