Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Korban Jiwa, Warga HST Tewas Cara Nonton Live Streaming Liga Champions Chelsea vs Sevilla di SCTV & Vidio.com Malam Ini 7 Pemuda Diamankan Saat Demo di Banjarmasin, Polisi: Mereka Mabuk Gaduk Sudah Minta Maaf, Sekda Tala Tetap Dipolisikan

Viral Video Spesialis Jagal Tewas di Atas Domba yang Hendak Disembelihnya

- Apahabar.com Jumat, 31 Juli 2020 - 22:31 WIB

Viral Video Spesialis Jagal Tewas di Atas Domba yang Hendak Disembelihnya

Epin Supriatna (50) spesialis jagal hewan kurban kampung meninggal dunia di atas domba yang akan disembelihnya, Jumat (31/7).Foto-iNews

apahabar.com, TASIKMALAYA – Seorang spesialis jagal hewan kurban kampung tewas di atas domba yang akan disembelihnya, Jumat (31/7).

Dia adalah Epin Supriatna (50). Peristiwa itu seperti dilaporkan sindonews saat Epin hendak menyembelih domba di kampung Gunung Dongkol, Kelurahan Setiaratu, Kecamatan Cibereum, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Sontak saja, kejadian ini jadi viral setelah videonya beredar luas melalui media sosial.

Padahal sebelumnya, Epin sudah selesai memyembelih satu ekor sapi dan satu ekor domba.

Namun saat akan menyembelih domba yang kedua tiba-tiba tubuh korban langsung ambruk diatas domba yang akan disembelihnya.

Lantas, Epin langsung dibawa oleh warga ke IGD Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Soekardjo Kota Tasikmalaya. Namun sayang, nyawa korban tidak bisa diselamatkan.

Ketua Panitia Kurban Mamun (65) mengatakan, sebelum melakukan penyembelihan warga melakukan rapat.

Lalu, saat itu Epin yang sudah biasa menyembelih hewan kurban bersedia dan menyatakan sudah sehat dari sakitnya.

“Korban saat itu sempat ditanya apakah sehat dan dia menjawab kuat menyembelih hewan kurban,” katanya.

Saat korban menyembelih pertama sapi dan domba, lanjut dia, semua berjalan lancar. “Namun saat menyembelih domba kedua korban langsung jatuh tersungkur di atas domba yang akan disembelihnya,” terangnya.

“Saat itu di lokasi korban terlihat sudah meninggal dunia namun untuk memastikan langsung dibawa ke rumah sakit,” lanjut Mamun.

Menurut dia, di Kampung Gunung Dongkol, Kelurahan Setiaratu, Kecamatan Cibereum menyembelih hewan kurban satu sapi dan tiga domba yang disalurkan untuk 196 kepala keluarga.

Sementara menurut Aan (60) kakak korban pihak keluarga sudah menerima semua kejadian sebagai takdir.

Karena memang korban sakit darah tinggi dan lambung dan korban memang tidak terlihat sedang sakit dan sudah berobat ke dokter.

“Korban sudah biasa menyembelih domba dan sapi baik untuk kurban atau untuk acara sukuran atau akiqah,” ujar Aan.

Setelah dimandikan dan disalatkan jenazah korban langsung dmakamkan di tempat pemakaman umum yang berada tidak jauh dari tempat tinggal korban.(sdn)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi Bantah Menteri Sofyan, Kaltim Belum Pasti Jadi Ibu Kota
apahabar.com

Nasional

Sempat Berlinang Air Mata, Anjing ‘Saksi’ Pembunuhan Keji di Bekasi Kini Diamankan
apahabar.com

Nasional

Aceh Besar Diguncang Gempa Dipicu Sesar Aktif Segmen Seulimeum
apahabar.com

Nasional

Tren Kasus Kematian dan Kesembuhan Covid-19 di Indonesia Membaik
apahabar.com

Nasional

Lantik Wamenag dari Kalangan Kiai, Jokowi: Tingkatkan Mutu Pendidikan Agama
apahabar.com

Nasional

Gelombang Jemaah Haul Guru Sekumpul Terus Berdatangan di Bandara Syamsudin Noor
apahabar.com

Nasional

Bupati Tanah Laut Bantah Masuk Pengurus Golkar
apahabar.com

Nasional

Pertamina Siapkan Eksplorasi Area Baru, Salah Satunya di Kalimantan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com