Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Viral Video Spesialis Jagal Tewas di Atas Domba yang Hendak Disembelihnya

- Apahabar.com Jumat, 31 Juli 2020 - 22:31 WIB

Viral Video Spesialis Jagal Tewas di Atas Domba yang Hendak Disembelihnya

Epin Supriatna (50) spesialis jagal hewan kurban kampung meninggal dunia di atas domba yang akan disembelihnya, Jumat (31/7).Foto-iNews

apahabar.com, TASIKMALAYA – Seorang spesialis jagal hewan kurban kampung tewas di atas domba yang akan disembelihnya, Jumat (31/7).

Dia adalah Epin Supriatna (50). Peristiwa itu seperti dilaporkan sindonews saat Epin hendak menyembelih domba di kampung Gunung Dongkol, Kelurahan Setiaratu, Kecamatan Cibereum, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Sontak saja, kejadian ini jadi viral setelah videonya beredar luas melalui media sosial.

Padahal sebelumnya, Epin sudah selesai memyembelih satu ekor sapi dan satu ekor domba.

Namun saat akan menyembelih domba yang kedua tiba-tiba tubuh korban langsung ambruk diatas domba yang akan disembelihnya.

Lantas, Epin langsung dibawa oleh warga ke IGD Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Soekardjo Kota Tasikmalaya. Namun sayang, nyawa korban tidak bisa diselamatkan.

Ketua Panitia Kurban Mamun (65) mengatakan, sebelum melakukan penyembelihan warga melakukan rapat.

Lalu, saat itu Epin yang sudah biasa menyembelih hewan kurban bersedia dan menyatakan sudah sehat dari sakitnya.

“Korban saat itu sempat ditanya apakah sehat dan dia menjawab kuat menyembelih hewan kurban,” katanya.

Saat korban menyembelih pertama sapi dan domba, lanjut dia, semua berjalan lancar. “Namun saat menyembelih domba kedua korban langsung jatuh tersungkur di atas domba yang akan disembelihnya,” terangnya.

“Saat itu di lokasi korban terlihat sudah meninggal dunia namun untuk memastikan langsung dibawa ke rumah sakit,” lanjut Mamun.

Menurut dia, di Kampung Gunung Dongkol, Kelurahan Setiaratu, Kecamatan Cibereum menyembelih hewan kurban satu sapi dan tiga domba yang disalurkan untuk 196 kepala keluarga.

Sementara menurut Aan (60) kakak korban pihak keluarga sudah menerima semua kejadian sebagai takdir.

Karena memang korban sakit darah tinggi dan lambung dan korban memang tidak terlihat sedang sakit dan sudah berobat ke dokter.

“Korban sudah biasa menyembelih domba dan sapi baik untuk kurban atau untuk acara sukuran atau akiqah,” ujar Aan.

Setelah dimandikan dan disalatkan jenazah korban langsung dmakamkan di tempat pemakaman umum yang berada tidak jauh dari tempat tinggal korban.(sdn)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Sopir Mabuk, Truk Pasir Terguling
apahabar.com

Nasional

Lagu “Kemarin” Menggambarkan Situasi Seventeen Sekarang
apahabar.com

Nasional

Demam Corona, Pemerintah Disarankan Cabut Bebas Visa China
apahabar.com

Nasional

Kemendikbud Tegaskan Tak akan Mundurkan Tahun Ajaran Baru
Habib Rizieq

Nasional

Kuasa Hukum Enggan Beberkan Keberadaan Habib Rizieq
apahabar.com

Nasional

Kasad Jadi Wakil Ketua Komite Covid-19, Simak Apa Kata Mahfud
apahabar.com

Nasional

Ujian Masuk Perguruan Tinggi Hanya Sampai Gelombang II
apahabar.com

Nasional

Tanggulangi Covid-19, BPP Hipmi Bantu Ribuan Masker Sensi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com