Warga Eks Bioskop Cempaka Geger, Pria Tewas Bersimbah Darah 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu

Wakil Rakyat Kalsel Berang, Sekolah Mau Disulap Jadi Karantina

- Apahabar.com Selasa, 7 Juli 2020 - 11:35 WIB

Wakil Rakyat Kalsel Berang, Sekolah Mau Disulap Jadi Karantina

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Lutfi Saifuddin. Foto-apahabar.com/RIzal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Lutfi Saifuddin kembali dibuat berang.

Pemerintah Provinsi Kalsel berencana menyulap ruangan sekolah sebagai lokasi karantina pasien Covid-19.

Sekolah dimaksud, yakni Sekolah Luar Biasa (SLB) C Negeri Pembina di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kilometer 20, Landasan Ulin, Banjarbaru.

“Kami Komisi IV berkeberatan bila ada sekolah yang dijadikan tempat untuk karantina Covid-19,” ujar Lutfi kepada awak media, Selasa (7/7).

Bukan bermaksud tak peduli dengan nasib pasien Covid-19. Lutfi justru ingin Pemprov lebih hemat dalam pengelolaan anggaran.

Dengan anggaran yang tersisa kini, pikirnya, akan lebih efisien jika Pemprov Kalsel memanfaatkan lokasi yang sudah ada. Misalnya di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang lihum dan bangunan BTIKP.

Dua lokasi itu, menurutnya, masih bisa dimaksimalkan. Tinggal tambah ranjang dan sejumlah fasilitas dengan standar karantina pasien Covid-19.

“Contoh RSJ Sambang Lihum, itu banyak tempat yang dimanfaatkan. Selain itu BTIKP yang saat ini hanya menampung 26 pasien, padahal kapasitasnya masih bisa menambah 70 pasien lagi,” tuturnya.

Rencana menjadikan sekolah sebagai lokasi karantina Covid-19 dilaporkan telah mendapat persetujuan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

Gubernur lewat surat bernomor 360/606/BPBD/2020, tanggal 30 Juni 2020, sejumlah tempat disiapkan untuk tempat karantina pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Kebijakan itu dikeluarkan seiring bertambahnya jumlah kasus baru di Kalsel. Hingga Senin (6/7) sore, jumlahnya mencapai 3.628 orang.

Tak sepakat dengan isi surat yang ditandatangani gubernur itu, Lutfi mengaku telah mengirim surat balasan yang intinya merasa keberatan atas salah satu poin yang menjadikan SLB C menjadi tempat karantina.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Rizal Khalqi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

DPRD Kalsel

Sekretariat DPRD Kalsel Proses PAW Dua Anggota Dewan
apahabar.com

DPRD Kalsel

Antisipasi Covid-19, Ruang Kerja Ketua DPRD Kalsel pun Disterilkan
apahabar.com

DPRD Kalsel

Dewan Kalsel Ingin Tiru Pengelolaan Hutan di Yogyakarta
apahabar.com

DPRD Kalsel

Pasien Ulin-6 Wafat, DPRD Sidak RSUD Ulin
apahabar.com

DPRD Kalsel

Guru Dibogem Mentah Siswa, DPRD Kalsel Sorot Pendidikan Karakter
apahabar.com

DPRD Kalsel

Aset Pemprov Kalsel Jadi Temuan, Duh Ternyata Bakeuda Tak Paham
apahabar.com

DPRD Kalsel

DPRD Gelar Rapat Banggar dengan Tiga Dinas
apahabar.com

DPRD Kalsel

Internet Gratis untuk Siswa, Legislator Kalsel Minta Anggaran Dikembalikan!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com