Refleksi Setahun Jokowi-Ma’ruf, BEM Kalsel Ancam Demo Tiap Pekan NASA Tunjuk Nokia untuk Bangun Jaringan Seluler di Bulan, 2024 Kirim Manusia Bermukim di Sana Demo Setahun Jokowi-Ma’ruf, Pelajar di Banjarmasin Kepergok Bawa Miras Jadwal Liga Champions Liverpool Vs Ajax, Klopp Pastikan Van Dijk Bakal Lebih Tangguh Setahun Jokowi-Ma’ruf, Map Merah Penuhi Jalanan Banjarmasin

Wali Kota Banjarbaru Positif Covid-19, PMI Uji Terapi Plasma

- Apahabar.com Selasa, 28 Juli 2020 - 15:56 WIB

Wali Kota Banjarbaru Positif Covid-19, PMI Uji Terapi Plasma

Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani. Foto-dok

apahabar.com, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani beserta istri terkonfirmasi positif Covid-19.

Sampai hari ini, keduanya dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.

Menariknya, PMI Banjarmasin pun ikut turun tangan dalam penanganan sang kepala daerah.

Besar kemungkinan Nadjmi akan diberikan terapi plasma darah atau konvalesen, pengobatan alternatif bagi pasien Covid-19.

“Ini sedang kami siapkan plasma konvalesen. Mohon doa,” ujar Kepala UTD PMI Banjarmasin, Dr Ramadhani Supit.

Sebagai alternatif pengobatan, kata dia, hampir seluruh pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia menjalani terapi ini.

“Karena terapi plasma konvalesen sudah berjalan dan rekomendasi WHO,” tegasnya.

Namun, kata dia, penerapan terapi menggunakan darah bekas pasien Covid-19 yang sembuh itu bergantung pada dokter.

Sedangkan khusus Nadjmi dan istri diminta langsung oleh dokter RSUD Ulin Banjarmasin supaya PMI menyediakan plasma konvalesen.

“Masih koordinasi dengan tim dokter di RSUD Ulin,” jelasnya.

Adapun plasma konvalesen yang datang dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD) berjenis golongan darah A. Nadjmi sendiri memiliki golongan darah B.

“Kalau memang minta dari kami juga akan kami buatkan,” pungkasnya.

Ditambahkan plasma konvalesen ini pendonornya merupakan pasien Covid-19 yang sudah sembuh dari paparan virus.

PMI sendiri hanya melakukan pemeriksaan uji silang darah pasien sembuh ini menjadi plasma konvalesen.

“Pasien yang sudah sembuh ini memiliki antibodi di dalam tubuhnya,” jelasnya.

Dari sanalah diambil plasma darahnya untuk ditransfusikan ke pasien Covid-19 supaya antibodi-nya melawan infeksi virus.

“Dan rata-rata pendonor ikhlas mendonorkan darahnya. Data mereka kami dapat dari Dinkes atau RSUD Ulin,” tuturnya.

Diambil Alih, Terapi Pengobatan Covid-19 Kalsel Bak Jalan di Tempat

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Polisi Mulai Endus Penyebab Kebakaran Komplek Mahligai Permai

Kalsel

Polisi Mulai Endus Penyebab Kebakaran Komplek Mahligai Permai
apahabar.com

Kalsel

“Jhonlin Ride” Diikuti 6 Ribu Pesepeda, 1.600 Goweser Pilih Jalur Extreme

Kalsel

Hadir Lebih Awal, Ibnu-Arifin Komitmen Kampanye Damai dan Sehat di Pilwali Banjarmasin 2020
Ketua DPRD HST, H Rachmadi (kiri) dan Wakil Bupati, Berry Nahdian Forqan (tengah) didampingi Staf Ahli Bupati HST, Zainuddin saat rapat kerja antara Komisi II DPRD dan SKPD terkait BUMD Murakat di Auditorium Kantor Bupati setempat,

Kalsel

BUMD Murakata Terganjal Modal dan Kepengurusan
apahabar.com

Kalsel

HUT Adhyaksa ke-60, Kejari Banjarmasin Gelar Baksos
apahabar.com

Kalsel

Adopsi Cara Sulsel, KNPI Dorong Banjarmasin Miliki Alat Deteksi Covid-19
apahabar.com

Borneo

Kios Keluarga Anggota Dewan Terbakar!
apahabar.com

Kalsel

Ibnu Sina Izinkan PDAM Bandarmasih di Audit
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com