UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar

Warga Manunggul Kotabaru Berkali-kali Disambar Buaya, Polisi Gerak Cepat

- Apahabar.com Sabtu, 25 Juli 2020 - 11:37 WIB

Warga Manunggul Kotabaru Berkali-kali Disambar Buaya, Polisi Gerak Cepat

AKP Nur Alam, Kapolsek Sungai Durian menunjukkan salah satu papan imbauan untuk warga bantaran sungai. Foto: Nur Alam for apahabar.com

apahabar.com, KOTABARU – Sejak 1998, warga Desa Manunggul Lama, Kotabaru sudah akrab dengan teror buaya liar.

Predator itu berkali-kali menyerang warga bantaran sungai yang beraktivitas. Bahkan, satu orang ditelan hidup-hidup.

Belakangan, insiden ini mengundang perhatian jajaran kepolisian.

Polsek Sungai Durian langsung mengambil langkah cepat agar warganya aman dari terkaman buaya liar.

“Sosialisasi agar warga ekstra waspada kembali akan kami galakan di sana,” ujar AKP Nur Alam, Kapolsek Sungai Durian, kepada apahabar.com, Sabtu (25/7) pagi.

Selain itu, Alam bilang, pemasangan papan peringatan, atau imbauan juga segera dilakukan. Utamanya, di sejumlah titik bantaran sungai yang dinilai rawan.

“Dalam waktu dekat, papan peringatan agar warga mewaspadai serangan buaya liar akan kami pasang di sana,” tutur Alam.

Berdasarkan penelusuran apahabar.com, sejak 1998 silam, buaya liar sudah berkali-kali menyerang warga.

Dari insiden itu, dua orang terluka parah. Satu lainnya bahkan ditelan hidup-hidup oleh predator sang penguasa sungai itu.

“Jadi, sejak 1998 sampai sekarang, sudah ada tiga korban. Dua orang terluka parah. Satu orang lagi ditelan buaya,” ujar Samsi aparat desa setempat, kepada apahabar.com baru tadi.

Samsi menerangkan korban pertama yang ditelan hidup-hidup bernama Agus. Itu terjadi sekitar pertengahan 1998.

Dua tahun kemudian, dua warga yang sedang mandi di sungai juga diserang oleh hewan berdarah dingin itu.

Akibat serangan buaya, satu orang mengalami patah lengan kiri. Beruntung dia akhirnya bisa selamat setelah ditolong warga.

Nah, yang terakhir, baru saja terjadi. Korban bernama Muhammad Mirjani.

Pemuda 18 tahun ini terluka parah di bagian paha usai diserang seekor buaya saat mandi di tepi sungai, Rabu (22/7).

“Untungnya, saat disambar dia berpegangan di tali kelotok, dan melawan sekuat tenaganya,” terang Samsi.

Dari pengalamannya, kebanyakan buaya tersebut tiba-tiba muncul dari dasar sungai sebelum menyerang para korban.

Sejauh ini belum diketahui pasti berapa jumlah populasi buaya itu di sungai itu. apahabar.com masih berupaya menghubungi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) setempat.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Masduki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

BPD Diresmikan, Kadis DPMPD Tabalong Ingatkan Tugas dan Fungsi

Kalsel

Anak Berbobot 125 Kilogram Asal Kuringkit Kembali Muntah-Muntah
apahabar.com

Kalsel

KPK Beri Tips Anti Korupsi di Tapin
apahabar.com

Kalsel

Tingkatkan Kunjungan, Pemkot Banjarmasin Genjot Promosi
apahabar.com

Kalsel

Era Industrialis dan Deformasi Pabrik Kayu dalam Konteks Masyarakat Banjar
apahabar.com

Kalsel

Tim GTPP Covid-19 Kalsel Pinta Semua Pasien Positif Covid-19 Kotabaru Dikarantina di RS Stagen
apahabar.com

Kalsel

Geger Mayat Tanpa Kepala di Sungai Awang
apahabar.com

Kalsel

Setelah Dua Pekan, Batola Expo Ditutup Wakil Wali Kota Palu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com