ga('send', 'pageview');
Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia




Home Kalsel

Selasa, 7 Juli 2020 - 07:00 WIB

Was-was di Tapin, Bisakah Hewan Kurban Terpapar Covid-19?

Reporter: Muhammad Fauzi Fadilah - apahabar.com

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapin, Wagimin saat berada di ruangannya, Senin (6/7). Foto-apahabar.com/Muhammad Fauzi Fadilah

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapin, Wagimin saat berada di ruangannya, Senin (6/7). Foto-apahabar.com/Muhammad Fauzi Fadilah

apahabar.com, RANTAU – Jelang Idul Adha 1441 H, hewan kurban kini jadi perhatian warga Tapin. Menyusul ada kabar hewan kurban bisa terpapar Corona virus disease atau Covid-19.

Kepala Dinas Pertanian Tapin, Wagimin SP MAP coba menenangkan warga. Ia meyakinkan bahwa Covid-19 tidak akan menjangkiti hewat ternak, seperti sapi dan kambing, yang merupakan hewan kurban saat Idul Adha.

Wagimin mengatakan bahwa itu hanya isu dan tidak menular kepada ternak.

Baca juga :  Stok Darah di PMI Minim, PHKS Kalsel Terketuk Gelar Aksi Sosial

“Itu hanya isu. Setelah kami konsultasi dengan para dokter hewan dan ahli dibidang ternak, virus itu (Covid-19) tidak menular kepada ternak,” ujarnya saat ditemui apahabar.com di ruang kerjanya, Senin (6/7).

Dikatakannya bahwa setiap tahun, Dinas Pertanian Tapin membentuk tim pemeriksa hewan ternak sejak 1 bulan sebelum Idul Adha.

Disamping itu, seminggu sebelum pelaksanaan kurban, timnya juga melakukan pemeriksaan ketat.

Hal yang sama kata Wagimin juga berlaku tahun ini. Apalagi saat dunia diterjang wabah virus Corona.

Baca juga :  Kenang Nadjmi, Bang Dhin: Kalsel Kehilangan Putra Terbaiknya

Pemeriksaan tim untuk sapi atau kambing dilakukan ditiap tempat peternakan yang ada di kecamatan Tapin.

Bahkan saat nanti hewan kurban disembelih, mereka juga melakukan pemeriksaan.

“Setelah hewan kurban itu disembelihan, petugas akan memeriksa post mortem sebelum dibagikan kepada masyarat, layak apa tidaknya,” ujarnya.

Apabila nantinya ada dibagian tubuh daging kurban ada yang tak layak konsumsi, maka bagian itu akan dibuang.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Gugus Tugas Covid-19 Dihapus, Banjarmasin Belum Bentuk Tim Baru
apahabar.com

Kalsel

Ibunya Reaktif Tes Covid-19, Bayi di Banjarmasin Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalsel

Sudian Noor: Peringatan Hari Ibu sebagai Sebuah Momentum Kebangkitan Bangsa
apahabar.com

Kalsel

Serunya Gebyar Ramadan di Pendopo Balahindang Rantau 
apahabar.com

Kalsel

Awal Ramadan, Terminal Pal 6 Sepi Penumpang
apahabar.com

Kalsel

Gema Takbir Boleh Digaungkan, Asalkan?

Kalsel

Anak-Istri Beli Sembako, Suami di Tabalong Tewas Tergantung
apahabar.com

Kalsel

Diterpa Isu Pencabulan, Ketua KPU Banjarmasin Akhirnya Buka Suara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com