Mardani H Maming: Hipmi Optimis Pemimpin Muda Kalsel Mampu Bangkitkan Ekonomi Daerah Ketua DPRD Banjar: 100 Hari Program Bupati Harus Penangan Pascabanjir DPP Demokrat Pecat Marzuki Alie dan 6 Kader, Simak Alasannya Duh, Positif Covid-19 Kapuas Bertambah Lagi 50 Kasus Tiga Gus Pimpin Jatim, Bak Angin Segar Bagi Kinerja ASN

Waspada, Penelepon Gelap Ngaku Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Minta Uang

- Apahabar.com Selasa, 21 Juli 2020 - 00:58 WIB

Waspada, Penelepon Gelap Ngaku Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Minta Uang

Ilustrasi. Foto-Istikewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pelaku penipuan kian berani melancarkan aksinya. Tidak tanggung-tanggung, mereka bahkan mencoba mengelabui calon korbannya dengan mencatut nama Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, AKP Alfian Tri Permadi.

Seperti yang diceritakan anggota DPRD kota Banjarmasin, Aliansyah kepada apahabar.com, Minggu (19/7) Siang.

Menurutnya, sang penipu mencoba meyakinkan korban dengan cara mengaku sebagai Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Alfian Tri Permadi.

“Jadi pelaku ini menelpon teman saya, H Rudi anggota DPRD kota Banjarmasin pada Senin (18/7) siang. Pelaku nelpon 5 kali dan kirim pesan SMS,” kata Aliansyah.

“Dia mengaku sebagai Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Alfian Tri Permadi. Katanya sedang berada di Jakarta dan rencana mau balik ke Banjarmasin,” imbuhnya

Si penipu itu, lanjut Aliansyah, meminta dibelikan tiket pesawat terbang Jakarta-Banjarmasin sebanyak tiga orang.

“Pelaku minta sejumlah uang untuk beli tiket pesawat Rp. 2.814.000/ orang,” tuturnya.

Namun aksi pelaku tidak membuahkan hasil, menurutnya, H Rudi mengacuhkan pesan tersebut.

Dia pun mengimbau agar warga tidak mudah percaya dengan upaya penipuan semacam itu.

“Tidak mungkin ada tindakan semacam itu (meminta uang) dari kepolisian. Mana ada polisi minta uang, minta belikan tiket pesawat. Saya himbau kepada warga jika mendapat pesan seperti itu, laporkan ke polisi,” tegas Aliansyah.

Terpisah, Wakapolresta Banjarmasin dijabat AKBP Sabana Atmojo mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan yang mengatasnamakan pejabat Polri.

Ia menegaskan pejabat Polri baik dari tingkat Mabes, Polda, Polres maupun Polsek tidak akan pernah menelepon ataupun SMS untuk meminta sejumlah uang dan atau fasilitas.

“Kami menghimbau agar masyarakat jangan percaya dengan segala bentuk penipuan dengan modus meminta untuk mengirimkan sejumlah uang yang mengatasnamakan Kapolres atau pejabat Polri,” paparnya.

Apabila ada masyarakat mendapat telepon yang mengatasnamakan pejabat Polri agar melakukan kroscek terhadap pejabat yang telah dijadikan referensi guna klarifikasi atas kebenaran permintaan tersebut.

Masih kata Sabana, Pelaku terdeteksi berada di Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbru, Provinsi Riau.
“Pelaku menghubungi calon korbannya menggunakan nomer 085260877963,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter : Eddy Andriyanto - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pembangunan Pasar di Satui, Tanbu Dapat Suntikan Rp 4 Miliar
Banjir

Kalsel

Pengungsi Banjir Berkurang, Pemprov Kalsel Tarik Rem Tanggap Darurat?
apahabar.com

Kalsel

Terapkan Disiplin, Sat Sabhara Polres HSU Datangi Warga Berkerumun Tak Pakai Masker
apahabar.com

Kalsel

Hitungan Hari, Kasus Covid-19 di Banjarmasin Diprediksi Tembus 300 Kasus
apahabar.com

Kalsel

Menuju New Normal, DPRD Banjar Minta Masjid yang Pertama Dilonggarkan
Kebakaran

Kalsel

Kebakaran di Jalan Pulau Laut Banjarmasin, 4 Motor Ikut Hangus
apahabar.com

Kalsel

Kawal Pilkada, KPU Kalsel Usulkan Dana Rp 200 Miliar
apahabar.com

Kalsel

Demo Susulan, Wakil Rektor ULM Banjarmasin Ingatkan Protokol Kesehatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com