Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0 Alasan Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin Terancam Batal Beredar Video 62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah Saat Demo Anti UU Omnibus Law, Sosok Pelaku Terekam? Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’ Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura

10 ASN Banjarmasin Positif Covid-19, Wali Kota Bantah Kluster Perkantoran

- Apahabar.com Selasa, 4 Agustus 2020 - 18:44 WIB

10 ASN Banjarmasin Positif Covid-19, Wali Kota Bantah Kluster Perkantoran

Wali Kota Ibnu Sina memastikan belum ada bukti penularan Covid-19 di Pemkot Banjarmasin sekalipun belasan ASN-nya terjangkit. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Wali Kota Ibnu Sina memastikan 10 aparatur sipil negara mereka terjangkit Covid-19.

“Seperti yang disampaikan kepala Dinas Kesehatan sekarang ada 10 PNS. Tapi rinciannya tidak spesifik, langsung tanyakan kepada beliau saja,” ujar Ibnu saat jumpa pers, Selasa (4/8).

Meski begitu, Ibnu memastikan belum ada bukti klaster perkantoran di Pemkot Banjarmasin.

“Beberapa PNS yang terpapar virus Corona ketika masa work for home (WFH),” jelasnya.

Ditanya lebih jauh mengenai ASN-ASN yang terjangkit Covid-19, Ibnu mengaku tak tahu detail.

Senada, Kepala Dinas Kesehatan Machli Riyadi belum bisa menjelaskan hal tersebut.

Coba dihubungi media ini, Machli tak membalas pertanyaan via pesan singkat yang dilayangkan.

Pun, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banjarmasin ini tak menjawab panggilan seluler.

“Dua hari yang lalu. Tapi tadi pagi ada juga menyampaikan informasi di whatsapps,” timpal Ibnu.

Informasi yang diterima Ibnu hanya menyebutkan salah satu ASN yang menjabat kepala bagian (kabag) terpapar Covid-19.

ASN ini diketahui reaktif melalui rapid test, beberapa waktu lalu. Dari sana, dirujuk untuk pemeriksaan swab atau usap.

Hasil uji laboratorium RT-PCR sampel lendir menyatakan ASN itu positif Covid-19.

“Setelahnya langsung isolasi mandiri dan kondisinya membaik,” ucapnya.

ASN lainnya, dua staf yang bekerja di Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Banjarmasin.

“Itu sekitar sebulan yang lalu dan mereka tidak memiliki riwayat keluar daerah,” tuturnya.

Ibnu sedikit membeberkan sejumlah pandangan terkait tidak adanya klaster perkantoran di Pemkot Banjarmasin.

Selain faktor WFH, faktor kedua, hanya satu ASN yang berkantor balai kota Banjarmasin.

“Tidak ditutup aktivitas Pemkot Banjarmasin seperti Banjarbaru,” tegasnya.

Ditambahkan, Kepala SKPD turut melaporkan kasus virus Corona kepada Ibnu setiap minggu. Perihal tentang kesehatan pegawai di sana.

“Apakah memiliki gejala atau tidak. Itu yang dilaporkan,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, Banjarmasin telah ditetapkan sebagai transmisi lokal penyebaran Covid-19.

Adapun klaster perkantoran digolongkan sebagai bentuk penularan dari satu pegawai ke pegawai lain.

Klaster perkantoran kian mengancam, setelah sejumlah pegawai di lingkup pemerintahan di Kalimantan Selatan terjangkit Covid-19.

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Limbah Oli di Sungai Martapura Pusingkan Pemkot Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Hari Ini, Kalsel Hujan Lagi
apahabar.com

Kalsel

Kenang Jasa Pahlawan di Momentum Hut Bhayangkara ke-74, Kapolda Kalsel Ziarah ke Makam Pahlawan
apahabar.com

Kalsel

Kantor Imigrasi Banjarmasin Blacklist Satu Perusahaan Umrah dan Empat Pemegang Paspor
apahabar.com

Kalsel

Hadiri Pemilihan BPD Desa Manunggal, Polsek Karang Bintang Pastikan Berlangsung Aman
apahabar.com

Kalsel

Wisatawan Asal Purworejo Kecopetan di Banjarmasin, Jutaan Rupiah Melayang
apahbar.com

Kalsel

Gelar Makesta, IPNU-IPPNU Inginkan ‘Pelajar Bermartabat’
apahabar.com

Kalsel

‘Polisi India’ di PSBB Banjarmasin, GMNI: Jangan Asal Copas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com