Fix, Presiden Jokowi Akan Resmikan Bendungan Tapin Resmikan Bendungan Tapin, Jokowi Bertolak ke Kalsel 5 RS Ngutang Darah Miliaran Rupiah ke PMI, DPRD Banjarmasin Turung Tangan Pembunuhan di Balikpapan, “Hukum Mati Praka MAM” Menggema di Rumah Duka Antisipasi Teror Bom, PLN Kalselteng Gandeng Polda Gelar Simulasi

10 ASN Banjarmasin Positif Covid-19, Wali Kota Bantah Kluster Perkantoran

- Apahabar.com Selasa, 4 Agustus 2020 - 18:44 WIB

10 ASN Banjarmasin Positif Covid-19, Wali Kota Bantah Kluster Perkantoran

DPRD mengusulkan agar Kantor Pemkot Banjarmasin dipindah. Foto: Dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Wali Kota Ibnu Sina memastikan 10 aparatur sipil negara mereka terjangkit Covid-19.

“Seperti yang disampaikan kepala Dinas Kesehatan sekarang ada 10 PNS. Tapi rinciannya tidak spesifik, langsung tanyakan kepada beliau saja,” ujar Ibnu saat jumpa pers, Selasa (4/8).

Meski begitu, Ibnu memastikan belum ada bukti klaster perkantoran di Pemkot Banjarmasin.

“Beberapa PNS yang terpapar virus Corona ketika masa work for home (WFH),” jelasnya.

Ditanya lebih jauh mengenai ASN-ASN yang terjangkit Covid-19, Ibnu mengaku tak tahu detail.

Senada, Kepala Dinas Kesehatan Machli Riyadi belum bisa menjelaskan hal tersebut.

Coba dihubungi media ini, Machli tak membalas pertanyaan via pesan singkat yang dilayangkan.

Pun, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Banjarmasin ini tak menjawab panggilan seluler.

“Dua hari yang lalu. Tapi tadi pagi ada juga menyampaikan informasi di whatsapps,” timpal Ibnu.

Informasi yang diterima Ibnu hanya menyebutkan salah satu ASN yang menjabat kepala bagian (kabag) terpapar Covid-19.

ASN ini diketahui reaktif melalui rapid test, beberapa waktu lalu. Dari sana, dirujuk untuk pemeriksaan swab atau usap.

Hasil uji laboratorium RT-PCR sampel lendir menyatakan ASN itu positif Covid-19.

“Setelahnya langsung isolasi mandiri dan kondisinya membaik,” ucapnya.

ASN lainnya, dua staf yang bekerja di Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Banjarmasin.

“Itu sekitar sebulan yang lalu dan mereka tidak memiliki riwayat keluar daerah,” tuturnya.

Ibnu sedikit membeberkan sejumlah pandangan terkait tidak adanya klaster perkantoran di Pemkot Banjarmasin.

Selain faktor WFH, faktor kedua, hanya satu ASN yang berkantor balai kota Banjarmasin.

“Tidak ditutup aktivitas Pemkot Banjarmasin seperti Banjarbaru,” tegasnya.

Ditambahkan, Kepala SKPD turut melaporkan kasus virus Corona kepada Ibnu setiap minggu. Perihal tentang kesehatan pegawai di sana.

“Apakah memiliki gejala atau tidak. Itu yang dilaporkan,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, Banjarmasin telah ditetapkan sebagai transmisi lokal penyebaran Covid-19.

Adapun klaster perkantoran digolongkan sebagai bentuk penularan dari satu pegawai ke pegawai lain.

Klaster perkantoran kian mengancam, setelah sejumlah pegawai di lingkup pemerintahan di Kalimantan Selatan terjangkit Covid-19.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Warga Keluhkan Harga Elpiji di Atas HET di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Babinsa Kawal Pendistribusian KKS BPNT di Aluh-Aluh
apahabar.com

Kalsel

FSPMI: Gaji Buruh Dipotong tapi Jaminan Ketenagakerjaan Tak Dibayarkan
apahabar.com

Kalsel

Update Kebakaran Banjarmasin Barat, 1 Rumah dan Bedakan 20 Pintu Hangus
Pascabanjir

Kalsel

Pengungsi Banjir Kalsel Terus Berkurang, Pemerintah Antisipasi Masalah Pascabanjir
apahabar.com

Kalsel

Dini Hari, Tiga Pasangan Mesum di Banjarmasin Terjaring Razia !
apahabar.com

Kalsel

Perayaan Imlek di Bumi Saijaan Berlangsung Meriah
apahabar.com

Kalsel

Pemkab Kotabaru Bagi Sembako Senilai Rp 2,8 Miliar untuk Warga Terdampak Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com