2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian WHO Tetapkan Madinah Sebagai Kota Tersehat di Dunia, Simak Alasannya Hasil Liga Italia, Taklukkan Crotone 2-1, Fiorentina Kembali ke Jalur Kemenangan

10 Perempuan Diangkat Jadi Pimpinan Masjidil Haram Masjid Nabawi

- Apahabar.com Minggu, 16 Agustus 2020 - 21:52 WIB

10 Perempuan Diangkat Jadi Pimpinan Masjidil Haram Masjid Nabawi

Perempuan Makkah beribadah di sekitar Kakbah pada Hari Arafah. Foto-Saudi Gazette

apahabar.com, MEKAH – Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci (Masjidil Haram dan Masjid Nabawi) telah memutuskan untuk mengangkat 10 perempuan untuk menduduki posisi kepemimpinan senior lembaganya.

Tujuannya, untuk memberdayakan perempuan Arab Saudi agar semakin punya kualifikasi dan kemampuan profesional yang tinggi.

Kepresidenan mengatakan bahwa pengangkatan pemimpin perempuan tersebut diarahkan oleh Presiden Umum Urusan dua masjid suci Dr. Abdulrahman Al-Sudais.

Kebijakan ini dilakukan dalam upaya untuk meningkatkan standar kerja di Kepresidenan, mengingat pengangkatan orang-orang berkualifikasi nasional adalah merupakan kader sebagai investasi bagi negara.

Seperti dilansir Saudigazette, hal ini menunjukkan bahwa penunjukan dilakukan di semua spesialisasi dan bidang dalam lembaga Presidency Umum tersebut.

Ini misalnya dilakukan baik dalam bidang bimbingan, penasihat, pengembangan, administrasi, linguistik, teknis, teknik, administrasi, pengawasan atau layanan, dan di bidang perpustakaan dan penelitian ilmiah, dan berbagai layanan terkait yang lain.

Para peremuan terpilih tersebut nantinya juga akan masuk dalam kepengurusan departemen Kompleks Raja Abdulaziz untuk Kiswah dari Kakbah, Galeri Arsitektur Dua Masjid Suci, Perpustakaan Masjidil Haram, dan lainnya.

Sebelumnya, Presiden Umum Urusan Dua Masjid Suci Dr. Abdulrahman Al-Sudais telah mengeluarkan arahan untuk pembentukan sejumlah lembaga dan wakil lembaga perempuan dan restrukturisasi sejumlah administrasi publik yang terkait dengan urusan perempuan di Kepresidenan.

Tak hanya mengurus Masjidl Haram, mereka juga akan terlibat dalam berbagai urusan terkait Masjid Nabawi di Madinah. Hasil akhirnya adalah para perempuan tersebut akan dimanfaatkan energinya dalam rangka meningkatkan standar layanan.(Rep)

Editor: Aprianoor

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Hari Ini, Menag Update Info Haji 2020
apahabar.com

Habar

MUI Kalsel Angkat Bicara Soal Kisruh Pernikahan Sedarah
apahabar.com

Habar

Haul Habib Basirih ke-72, Habib Abu Bakar Mauladdawilah Ingatkan Wanita
apahabar.com

Habar

Siapkan Santri Unggul, Ikatan Pesantren Indonesia Cabang Banjar Gelar Musyawarah Pertama
apahabar.com

Habar

Tahun Baru, Kebijakan Terkait Umat Islam Perlu Diperhatikan
apahabar.com

Habar

Haul Guru Sekumpul ke-15, Jokowi dan Kiai Ma`ruf Belum Pasti Hadir
apahabar.com

Habar

Gerakan Muda Aswaja Kabupaten Banjar Deklarasikan Dukungan pada Jokowi dan KH Maruf Amin
apahabar.com

Habar

Di Jakarta, Mau Nikah Harus Cek Kesehatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com