Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri

10 Ribu Swab di Kalsel, Pemprov Antisipasi Pasien Membludak

- Apahabar.com Kamis, 13 Agustus 2020 - 16:35 WIB

10 Ribu Swab di Kalsel, Pemprov Antisipasi Pasien Membludak

Ilustrasi swab massal. Foto-republika.co.id

apahabar.com, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melakukan perhitungan rasional untuk mengantisipasi membludaknya pasien dari hasil 10 ribu uji swab.

Wakil ketua harian gugus tugas Covid-19, Roy Rizal Anwar, memastikan kemampuan fasilitas layanan kesehatan masih mampu menampung pasien baru yang terkonfirmasi positif.

“Kita meminta kabupaten/kota menginventarisasi tempat-tempat yang bisa digunakan sebagai karantina atau isolasi, seperti balai pelatihan atau pendidikan,” ucap Roy dalam video conference bersama apahabar.com, kemarin.

10 ribu tes usap tersebut akan dilaunching oleh Gubernur Sahbirin Noor bertepatan dengan hari ulang tahun Kalsel ke-70 besok (14/8).

Pemerintah telah memberikan kuota tes untuk masing-masing kabupaten/kota. Untuk pasien terkonfirmasi positif dengan gejala berat akan diberikan tindakan medis di rumah sakit, sedangkan pasien dengan gejala ringan dikarantina atau dilakukan isolasi mandiri dengan syarat khusus.

“Untuk pasien gejala berat ditempatkan di RS Ulin, sementara yang sedang di RS lain atau karantina. Dari penelitian di beberapa daerah, 85-90 persen dipastikan sembuh, 10-15 persen saja yang meninggal, “lanjut Roy.

Swab masif ini dilakukan untuk menjaring orang-orang yang diduga terjangkit Covid-19. Dengan percepatan pelacakan, maka akan mempermudah untuk pemberian tindakan (treatment) hingga pasien tersebut sembuh.

Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Juru bicara GTPP Covid-19, HM Muslim memaparkan ada lebih seribu tempat tidur yang tersedia di rumah sakit rujukan maupun non rumah sakit.

Dengan pertimbangan pasien dengan gejala ringan, maka pemerintah meyakini kasus baru nanti akan didominasi pasien perawatan karantina saja.

“Sekarang ini 80 persen tidak ber gejala atau gejala sangat ringan,” lanjutnya.

Pemerintah juga mempersilakan masyarakat melakukan isolasi secara mandiri di rumah dengan beberapa pertimbangan yaitu lokasi atau ruangan terpisah dari anggota keluarga lain, ventilasi udara yang baik, serta didampingi penanggung jawab.

“Ada penanggung jawab yang bisa memastikan orang yang terkonfirmasi positif dan diisolasi itu tidak keluyuran, serta dipastikan dia terlayani. Makanya kami juga melibatkan TNI Polri,” kata Roy menimpali.

Editor: Puja Mandela

Reporter : Musnita Sari - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemprov Kalsel

Pasien Positif Bertambah, Pemprov Kalsel Keluarkan Seruan
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Paman Birin Minta Warga Banua Tetap Semangat dan Saling Tolong Menolong
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Kalsel Lakukan Intensifikasi Untuk Produktivitas Pertanian
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Kalsel Usulkan Bantuan Modal Kerja Kreatif untuk 6 Ribu UMKM
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Soal Oknum Guru Radikal di Tanbu, Disdik Kalsel Ambil Sikap
apahabar.com

Pemprov Kalsel

HUT Kalsel ke-70 dan Momentum Pembangunan Banua yang Lebih Baik
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Kalsel Cetak Ribuan Petani Milenial, Kadis Pertanian: BPP Homebasenya
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Resmikan Masjid SMAN 5 Banjarmasin, Nama Gubernur Kalsel Paman Birin Jadi Filosofis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com