Bank Data Pilkada Kalsel 2020: 1 Pilgub, 2 Pilwali, 5 Pilbup, Peta Kekuatan 24 Paslon Misteri KDRT Berdarah di Kintap Tala, Polisi Selisik Jejak Suami Pandemi Covid-19, Air-Listrik Balai Karantina Banjarmasin Malah Nunggak! Akun Ilegal Paslon di Banjarmasin, Bawaslu Gandeng Kepolisian Dikira Diare, Wakil Gubernur Kalbar Ternyata Positif Covid-19

2.953 Pelapor Crisis Center Batola Mulai Terima Bantuan

- Apahabar.com Rabu, 26 Agustus 2020 - 15:18 WIB

2.953 Pelapor Crisis Center Batola Mulai Terima Bantuan

Sejumlah petugas di Kecamatan Barambai sedang mendistribusikan bantuan bahan pokok, Rabu (26/8). Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Warga Barito Kuala yang terdampak pandemi Covid-19 dan tak termasuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), akhirnya mulai mendapatkan bantuan.

Total terdapat 2.953 kepala keluarga yang menerima bantuan sosial tunai tahap pertama sebesar Rp 200 ribu. Mereka merupakan warga yang melapor ke Crisis Center Covid-19 Batola dan tidak terdaftar dalam DTKS.

Sebagian besar penerima bantuan sosial tunai tersebut merupakan pedagang kecil yang terdampak pandemi, termasuk mantan pasien Covid-19. Kuota bantuan yang disediakan berjumlah 5000 kepala keluarga sejak Agustus hingga September.

“Dalam tahap pertama, total terdapat 3.848 warga yang melapor ke Crisis Center,” jelas Ketua Gugus Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Covid-19 Batola, Ahmad Wahyuni, Rabu (26/8).

“Setelah diverifikasi di level kelurahan/desa dan kecamatan, data yang diterima sebanyak 2.953 kepala keluarga. Verifikasi harus dilakukan, karena warga yang punya mobil tak mungkin dibantu,” sambungnya.

Sementara data penerima tahap kedua masih dalam tahap verifikasi. Hingga ditutup 30 Juli 2020, total warga yang melapor sudah lebih dari 5000 kepala keluarga.

“Data penerima bantuan tahap kedua masih diverifikasi. Seandainya kurang 5000 kepala keluarga, pendaftaran dapat dibuka lagi beberapa hari,” beber Wahyuni.

Selain bantuan tunai, pembagian bantuan bahan pokok sudah memasuki tahap kelima yang diterima 2.222 keluarga keluarga. Adapun bantuan bahan ini bernilai Rp 115 ribu.

Sama seperti tahap-tahap sebelumnya, penerima bantuan bahan pokok diambil dari DTKS dan warga terdampak pandemi. Namun mereka bukan penerima Penerima Keluarga Harapan (PKH), kartu sembako, dan program bantuan lain.

“Juga terdapat bantuan tunai dari Pemprov Kalimantan Selatan sebesar Rp 100 ribu selama tiga bulan untuk 2.222 kepala keluarga tersebut,” timpal Fuad Syech, Kepala Dinas Sosial Batola.

“Bantuan bulan pertama sudah dibagikan, sedangkan untuk dua bulan berikutnya masih dalam tahap pengadministrasian,” tandasnya.

Editor: Muhammad Bulkini

Reporter: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Batola

Selama PSBB Jilid Kedua, Batola Adaptasi Penerapan New Normal
apahabar.com

Pemkab Batola

Menu Jejangkit Dominasi Festival Pangan Lokal dan Ikan Batola
apahabar.com

Pemkab Batola

Kalender 2019 Ditutup, Inilah Kebanggaan Bupati Batola
apahabar.com

Batola

Target Menjadi Pioner di Kalsel, Batola Kebut Pilkades Elektronik Mulai 2021
apahabar.com

Batola

Masih Pandemi, Ratusan PNS Barito Kuala Disumpah Secara Virtual
apahabar.com

Pemkab Batola

Disokong Investor Kanada, IPB Tambah Sekolah Peternakan Rakyat di Batola
apahabar.com

Pemkab Batola

Demi Kesatuan Bangsa, Masyarakat Batola Nyatakan Sikap
apahabar.com

Batola

Dari 611 Kasus Covid-19 di Batola, Tersisa 49 Pasien Positif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com