ga('send', 'pageview');
BREAKING NEWS: Banjarmasin Barat Geger, Kebakaran Rumah Padat Penduduk di Kuin Cerucuk Resmi Sebagai Calon di Pilgub Kalsel, Sahbirin Noor Lepas Jabatan Gubernur Kalsel Pengundian Nomor Urut Pilwali Banjarmasin, KPU Warning Pasangan Calon Jokowi Ungkap Sederet Masalah Food Estate Penyelamat Pangan RI di Kalteng dan Sumut Klaster Perkantoran Pertama di Tabalong, Belasan Pegawai KPP Pratama Tanjung Terpapar Covid-19

2 Guru Honorer Diduga Simpatisan HTI Diadili, Kadisdik Kotabaru Beri Peringatan

- Apahabar.com Senin, 24 Agustus 2020 - 15:37 WIB

2 Guru Honorer Diduga Simpatisan HTI Diadili, Kadisdik Kotabaru Beri Peringatan

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kotabaru, Selamat Riyadi. Foto-apahabar.com/Masduki

apahabar.com, KOTABARU – Plt Kepala Dinas Pendidikan Kotabaru, Selamat Riyadi, memperingatkan seluruh tenaga pendidik untuk mewaspadai paham yang bertentangan dengan Pancasila.

Hal itu terkait dengan adanya 2 oknum guru honorer di Kotabaru yang diduga menjadi simpatisan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

“Setiap kali pertemuan dengan para dewan guru kami sudah sampaikan hal ini. Intinya, mereka jangan ikut-ikutan dengan paham yang tidak sejalan dengan ideologi bangsa kita, Pancasila,” ujar Selamat, kepada apahabar.com, baru-baru ini.

Kedua guru honorer tersebut sudah menjalani masa sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Kotabaru pada 19 Agustus 2020. Dalam dakwaan, keduanya disebut telah berkali-kali memposting kalimat tentang HTI di media sosial yang isinya bertentangan dengan ideologi Pancasila.

HTI sendiri sudah dianggap sebagai organisasi terlarang dan telah dibubarkan sesuai UU no 16, tahun 2017, tentang penetapan Perpu no 2/2017.

Atas perbuatannya, kedua terdakwa terancam pidana dengan pasal 45 A ayat (2) Jo pasal 28 ayat (2) UU RI no 11 tahun 2008 tentang informasi transaksi elektronik (ITE).

Selamat menambahkan, pihaknya juga sudah memberikan surat imbauan yang ditujukan kepada seluruh guru di Kabupaten Kotabaru.

“Intinya, kami tekankan semua guru harus waspada, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati,” tegasnya.

Editor: Puja Mandela

Reporter: Masduki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

Agar Tepat Sasaran, DPRD Kalsel Sarankan Bentuk Perusda Khusus
apahabar.com

Kalsel

Kangen Keluarga, Ini yang Dilakukan Satgas TMMD Kodim 1005 Marabahan
Tetap Digelar, Perayaan Nyepi di Batola Berlangsung Terbatas

Kalsel

Tetap Digelar, Perayaan Nyepi di Batola Berlangsung Terbatas
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Berpayung Awan, BMKG Masih Waspadai Karhutla
apahabar.com

Kalsel

Setelah Agendakan Kunker ke Luar Negeri, Tunjangan Rumah dan Transportasi Dewan Siap Keruk APBD
apahabar.com

Kalsel

Duh, Ratusan Warga Tabalong Tak Tercoklit
apahabar.com

Kalsel

Dirlantas Polda Kalsel Ikut Urai Jutaan Jamaah Haul Guru Sekumpul
12 ODP di Kusan Hilir Terima Bantuan Sembako

Kalsel

12 ODP di Kusan Hilir Terima Bantuan Sembako
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com