Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’ Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D

21 Narapidana di Banjarmasin Hirup Udara Bebas

- Apahabar.com Kamis, 13 Agustus 2020 - 17:15 WIB

21 Narapidana di Banjarmasin Hirup Udara Bebas

Kasubsi Registrasi Lapas Kelas II A Banjarmasin, Septyawan saat memberikan wejangan kepada 21 narapidana yang mendapatkan asimilasi. Foto-Istimewa.

apahabar.com, BANJARMASIN – Melalui program asimilasi dan hak integritas, Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Banjarmasin kembali membebaskan puluhan narapidana, Kamis (13/8) siang.

“Hari ini kita kembali bebaskan lebih awal 21 orang melalui program asimilasi, ujar Kasubsi Registrasi, Septyawan kepada apahabar.com.

Dibebaskannya mereka lebih awal, kata dia, bertujuan agar kapasitas Lapas tidak terlalu penuh, demi mencegah penularan virus Corona di dalam penjara.

Kendati demikian, kata Septa, begitu ia akrab disapa, para narapidana ini tetap diwajibkan untuk melapor.

Disamping itu mereka juga harus melakukan isolasi diri dalam rumah, hingga masa tahanannya usai atau diberikan hak pembebasan bersyarat.

“Mereka tetap harus melapor ke Balai Permasyarakatan (Bapas),” terangnya.

Adapun hak pembebasan tersebut, diberikan kepada tahanan yang telah menjalani dua per tiga masa hukuman.

Selain itu, tidak bagi narapidana yang masuk dalam kategori pidana PP 99 Tahun 2012, diantaranya kasus terorisme, narkoba, ilegal logging, korupsi dan kejahatan seksual anak.

Pantauan apahabar.com, kepada narapidana yang dibebaskan, Septa menekankan agar mereka saat di luar nanti, bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi.

“Jangan melakukan tindak pidana lagi, kalau melakukan maka hukuman akan lebih berat, yakni dimasukkan dalam sel batu. Itu sesuai prosedur,” tegasnya.

Salah satu narapidana yang mendapat asimilasi, Indra Agus mengaku sangat bersyukur dengan bisa bebasnya ia lebih awal.

Narapidana kasus senjata tajam tanpa izin itu pun mengatakan dan berjanji akan menjadi manusia yang lebih baik lagi ketika sudah bebas dari penjara.

“Ingin menjalani hidup yang lebih baik,” tutur warga Veteran, Banjarmasin Timur itu.

Untuk diketahui, hingga saat ini, Lapas Kelas II A Banjarmasin telah memberikan pembebasan lebih awal kepada 450 narapidana melalui program asimilasi.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Reporter: Riyad Dafhi R - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Menyelisik Ritual Pemakaman Adat Dayak Meratus: Hamburkan Beras Kuning Agar Keburukan Tak Menyertai Peserta Ritual
apahabar.com

Kalsel

Jhon Tralala Junior Pecahkan Tawa di Paripurna DPRD Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Terima 3 Siswa SMA Taruna Nusantara Asal Kalsel, Ini Pesan Paman Birin
apahabar.com

Kalsel

Khawatir Teridap Covid-19, Pegawai Dewan Kalsel Dites Swab dalam Waktu Dekat

Kalsel

Tonton Film ‘Suami yang Menangis’, Ibnu Sina Kenang Ustaz Arifin Ilham
apahabar.com

Kalsel

PDP di Tanbu Bertambah Lagi, Totalnya 3 Orang
apahabar.com

Kalsel

Polisi Obok-Obok Rumah Pengedar di Sungai Andai, Simak Hasilnya
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Ekspor 10 Kontainer Karet ke India
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com