VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang

3 Mobil Pusaka Awal Kemerdekaan RI, Intip Sejarahnya

- Apahabar.com Selasa, 18 Agustus 2020 - 07:00 WIB

3 Mobil Pusaka Awal Kemerdekaan RI, Intip Sejarahnya

Mobil Rep 1 di gedung penyimpanan koleksi mobil pusaka di Museum Gedung Joang '45 Jakarta. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Museum Gedung Joang ’45 jadi tempat dipamerkannya tiga mobil pusaka yang pernah digunakan pada awal kemerdekaan RI. Seperti apa sejarahnya?

Mobil pertama adalah Mobil Rep 1, yang merupakan mobil sedan hitam mewah jenis Buick seri 8, yang dikeluarkan oleh Buick Motor Division dan rilis pada tahun 1939 dengan kapasitas mesin 5247 cc.

Mobil Rep 1 adalah mobil kepresidenan pertama yang dimiliki pemerintah Indonesia dan digunakan oleh Ir Soekarno dalam menjalankan tugas sebagai presiden, di tahun 1945-1949.

apahabar.com

Mobil Rep 2 di gedung penyimpanan koleksi mobil pusaka di Museum Gedung Joang ’45 Jakarta. Foto-Antara

Sejarah yang menyertai mobil ini pun menarik. Mulanya, mobil ini dimiliki oleh Departemen Perhubungan Jepang, dan merupakan sebuah “barang curian”.

Sahabat Soekarno, Sudiro, mendekati sopir mobil Rep 1 yang sedang beristirahat, dan merayu si sopir untuk memberikan kunci mobil kepadanya. Sudiro lalu membawa mobil ke kediaman Soekarno di Jl. Pegangsaan Timur No. 56, dan sejak itu digunakan untuk pelaksanaan tugasnya sebagai presiden.

Mobil kedua adalah Mobil Rep 2. Mobil berwarna putih ini merupakan hasil keluaran DeSoto Cabriolet, dan merupakan mobil dinas Wakil Presiden Mohammad Hatta.

Mobil mewah ini dibuat pada tahun 1938, yang awalnya adalah kepemilikan dari seorang pengusaha di Jakarta dan juga merupakan paman dari Mohammad Hatta itu sendiri.

Sang paman kemudian berpikir bahwa mobil itu cocok untuk dikendarai oleh keponakannya, yang merupakan Wakil Presiden Indonesia. Ia lalu memberikan mobil itu kepada Mohammad Hatta.

Terakhir, adalah Mobil Peristiwa Pemboman di Cikini, yang merupakan mobil hitam yang dikeluarkan oleh Chrysler Crown Imperial.

Mobil ini merupakan mobil yang dipakai oleh Presiden Soekarno saat mengantarkan sang putri, Megawati Soekarnoputri, menuju sekolahnya di Perguruan Cikini.

Namun, tiba-tiba mobil tersebut dilempari bom oleh para warga yang kurang menyukai Presiden Soekarno, dan peristiwa ini dikenal sebagai Peristiwa Cikini.

Selain ketiga mobil pusaka itu, Gedung Joang ’45 Jakarta juga menyimpan koleksi arsip, lukisan, foto, dan patung di masa detik-detik Kemerdekaan Republik Indonesia.(ant)

apahabar.com

Mobil Peristiwa Pemboman di Cikini, di gedung penyimpanan koleksi mobil pusaka di Museum Gedung Joang ’45 Jakarta. Foto-Antara

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Wow, Chicken Steak di Solchic Banjarmasin Berukuran Jumbo dan Murah Meriah
apahabar.com

Gaya

Pasang Anti Karat untuk Mobil, Berapa Biayanya?
apahabar.com

Gaya

Menangi LKTI Nasional, Siswa SMKN 1 Paringin Ciptakan Pintu Rumah Otomatis Sidik Jari
apahabar.com

Gaya

AIMI: Perhatikan Kondisi Ibu dan Bayinya Ketika Berpuasa
apahabar.com

Gaya

Ponsel Gamers, Asus ROG Phone II Dibanderol Mulai Rp 8 Jutaan
apahabar.com

Gaya

Keterlibatan Wanita Mencoblos di Pilpres 2019 Penting
apahabar.com

Gaya

Efek Makan Gorengan Berlebih Saat Buka Puasa Terhadap Kulit
apahabar.com

Gaya

Ada 5 Kaktus Indoor untuk Pemanis Sudut Rumah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com