Setelah Tarif 10 Kubik Dihapus, Intip Kerugian PDAM Bandarmasih Belum Dilantik, 5 Calon Kepala Dinas di Banjarmasin Dibuat Waswas Diam-Diam, Penembak Mati Kades Jirak Tabalong Sudah Divonis! Resmi, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran BirinMu ke Bawaslu Kalsel Dugaan Pelanggaran Pemilu di Kalsel, Penantang BirinMu Beber Sederet Bukti dari Amuntai

3 Pegawai Positif, Puluhan Pejabat Pemprov Kalbar Diswab

- Apahabar.com Senin, 24 Agustus 2020 - 11:20 WIB

3 Pegawai Positif, Puluhan Pejabat Pemprov Kalbar Diswab

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson dan pejabat pemerintah provinsi yang lain pada Senin (24/8) menjalani prosedur tes Covid-19. Foto: Antara

apahabar.com, PONTIANAK – Tiga aparatur sipil negara (ASN) di Pemprov Kalbar dilaporkan tertular Covid-19.

Imbasnya, tak kurang dari 60 ASN lainnya terpaksa menjalani tes Covid-19.

“Termasuk saya, ada 60 pejabat esleon II dan III yang mengikuti tes usap Covid-19 pada hari ini, yang kita laksanakan di aula Dinkes Kalbar,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat Harisson di Pontianak, Senin (24/8).

Pemeriksaan dilakukan karena ada tiga aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang pada 22 Agustus 2020 dikonfirmasi tertular Covid-19.

Adapun Pemprov Kalbar meningkatkan kegiatan pemeriksaan Covid-19 guna memutus mata rantai penularan penyakit karena kasus infeksi virus corona tipe baru masih meningkat di wilayah Kalimantan Barat.

Baca juga :  Update Covid-19 Tanbu : Sembuh 1, Positif 5

Harisson mengatakan bahwa pada Senin ada 12 orang dalam satu keluarga yang dikonfirmasi terserang Covid-19.

“(Pada) mereka sudah kita lakukan (prosedur) isolasi mandiri dan mudah-mudahan semua pasien yang saat ini sedang dirawat dan menjalankan isolasi bisa segera sembuh,” katanya.

Dalam upaya mengendalikan penularan Covid-19, Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji melarang aparatur sipil negara berpergian ke luar kota.

Dia juga meminta para guru dan siswa yang dikonfirmasi terserang Covid-19 dalam kegiatan pemeriksaan yang dilakukan sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan pembelajaran di sekolah melakukan isolasi mandiri selama 12 hari untuk meminimalisir risiko penularan penyakit tersebut.

Baca juga :  6 Hari Masa Kampanye, Bawaslu Tagih Jadwal Kampanye Paslon Pilbup Kotabaru

Selain itu gubernur meminta para kepala daerah meningkatkan upaya pencegahan penularan Covid-19, termasuk mengenakan sanksi kepada warga yang kedapatan melanggar protokol kesehatan.

“Saya harap masyarakat bisa mengerti, karena hal ini harus kita lakukan untuk keselamatan bersama, agar gejala peningkatan kasus seperti diawal kemarin tidak terjadi,” kata Sutarmidji. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalbar

Komentari Sultan Hamid II, Hendropriyono Dipolisikan
apahabar.com

Kalbar

Karolin Tegaskan Tidak Ada Desa ‘Hantu’ di Landak
apahabar.com

Kalbar

Ratusan Orang Siap Ramaikan Duta Damai Kalbar 2019
apahabar.com

Kalbar

Ponti Kayan asal Entikong, Paling Diburu Penikmat Buah Durian
apahabar.com

Kalbar

Kalbar Gencar Tanam Padi Inpari IR Nutri Zinc, Untuk Apa?
apahabar.com

Kalbar

Massa Tutup Ruas Jalan Menuju Jembatan Kapuas I Pontianak
apahabar.com

Kalbar

Kebakaran di Sekadau Kalbar, Satu Keluarga Tewas Terpanggang
apahabar.com

Kalbar

Alasan WNI di Perbatasan Miliki KTP Malaysia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com