Tidak Mau Diisolasi di Palembang, 2 Peserta PTQ asal Kalteng Kabur Tak Buat Bingung, Dewan Kalsel Minta Informasi Satu Pintu Soal Aktivitas Mudik Jelang Idulfitri, Disdag Banjarbaru Jamin Harga Bapokting Aman Sempat Viral, Waria Berjoget di Jembatan Paliwara Amuntai Akhirnya Minta Maaf Hari Kedua Pengetatan Larangan Mudik, Begini Kondisi Lalu Lintas di Bundaran Banjarbaru 

3 Pegawai Positif, Puluhan Pejabat Pemprov Kalbar Diswab

- Apahabar.com Senin, 24 Agustus 2020 - 11:20 WIB

3 Pegawai Positif, Puluhan Pejabat Pemprov Kalbar Diswab

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson dan pejabat pemerintah provinsi yang lain pada Senin (24/8) menjalani prosedur tes Covid-19. Foto: Antara

apahabar.com, PONTIANAK – Tiga aparatur sipil negara (ASN) di Pemprov Kalbar dilaporkan tertular Covid-19.

Imbasnya, tak kurang dari 60 ASN lainnya terpaksa menjalani tes Covid-19.

“Termasuk saya, ada 60 pejabat esleon II dan III yang mengikuti tes usap Covid-19 pada hari ini, yang kita laksanakan di aula Dinkes Kalbar,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat Harisson di Pontianak, Senin (24/8).

Pemeriksaan dilakukan karena ada tiga aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang pada 22 Agustus 2020 dikonfirmasi tertular Covid-19.

Adapun Pemprov Kalbar meningkatkan kegiatan pemeriksaan Covid-19 guna memutus mata rantai penularan penyakit karena kasus infeksi virus corona tipe baru masih meningkat di wilayah Kalimantan Barat.

Harisson mengatakan bahwa pada Senin ada 12 orang dalam satu keluarga yang dikonfirmasi terserang Covid-19.

“(Pada) mereka sudah kita lakukan (prosedur) isolasi mandiri dan mudah-mudahan semua pasien yang saat ini sedang dirawat dan menjalankan isolasi bisa segera sembuh,” katanya.

Dalam upaya mengendalikan penularan Covid-19, Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji melarang aparatur sipil negara berpergian ke luar kota.

Dia juga meminta para guru dan siswa yang dikonfirmasi terserang Covid-19 dalam kegiatan pemeriksaan yang dilakukan sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan pembelajaran di sekolah melakukan isolasi mandiri selama 12 hari untuk meminimalisir risiko penularan penyakit tersebut.

Selain itu gubernur meminta para kepala daerah meningkatkan upaya pencegahan penularan Covid-19, termasuk mengenakan sanksi kepada warga yang kedapatan melanggar protokol kesehatan.

“Saya harap masyarakat bisa mengerti, karena hal ini harus kita lakukan untuk keselamatan bersama, agar gejala peningkatan kasus seperti diawal kemarin tidak terjadi,” kata Sutarmidji. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalbar

Meski Sebatang Kara, Nenek Ampan Tolak BST
apahabar.com

Kalbar

Tambah Belasan Pasien, Sebaran Covid-19 Kalbar Capai 500 Kasus
Pesta Kembang Api

Kalbar

Gubernur Kalbar Larang Pesta Kembang Api di Malam Tahun Baru
apahabar.com

Kalbar

12 Penumpang Kapal Karam di Sungai Kapuas Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalbar

KJRI Bantah Ancaman Tembak WNI di Serawak
apahabar.com

Kalbar

Tiba di Perbatasan Indonesia-Malaysia, Tim Touring Kemerdekaan Disambut Hangat Polsek Entikong
apahabar.com

Kalbar

Geger, Wanita Cantik di Kalbar Ditemukan Tewas Bersimbah Darah
apahabar.com

Kalbar

Satu Positif Corona, 63 Jemaah Sajadah Fajar Diperiksa Maraton
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com