Kabar Duka, Satu Lagi Perawat di Banjarmasin Gugur karena Covid-19 Update Banjir Bandang NTT: Meninggal 177 Orang, 45 Masih Hilang Persiapan Terbatas, Pereli Binuang H Rihan Variza Naik Podium Kejurnas Sprint Rally Gugur Bertugas, Polisi Pemburu Buron di Sungai Martapura Tinggalkan 3 Anak Pegawainya Mencuri, Pangeran Khairul Saleh Minta KPK Evaluasi Diri

6 Amalan Mujarab Penghapus Dosa

- Apahabar.com Selasa, 11 Agustus 2020 - 08:00 WIB

6 Amalan Mujarab Penghapus Dosa

Ilustrasi berdoa. Foto- IBtimesindia

apahabar.com, JAKARTA – Manusia tak luput dari dosa. Tapi Allah SWT selalu membuka pintu maaf. Maka Dia menganjurkan hamba-Nya untuk selalu memohon ampunan lewat istighfar. Manusia juga diwajibkan bertobat atas kesalahan dilakukan.

“Bagaimana cara kita mendapatkan ampunan dari Allah supaya semua dosa-dosa dihapuskan? Maka kata Nabi ada cara cepat untuk mendapat ampunan dosa, apa itu? Dapatkan rahmat Allah taa’ala dan di antara rahmat Allah itu diturunkan di majelis-majelis ilmu, ” kata pendakwah Ustadz Adi Hidayat.

Allah SWT selalu bersedia menghapus semua dosa hamba-Nya sebesar apapun kesalahan diperbuat, asal memohon dengan sungguh-sungguh, bersegera bertobat.

Dalam Alquran Surah Az-Zumar ayat 53, Allah berfirman:

Artinya: “Katakanlah, Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Berikut limaa amalan yang bisa mendatangkan ampunan Allah, menghapuskan dosa-dosa seperti dikutip dari buku “Sukses Dunia Akhirat dengan Istighfar dan Taubat” karya Abu Utsman Kharisman:

1. Beristighfar

Mengucapkan kalimah istighfar: Astaghfirullahal adzhiim alladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyum wa atuubu ilaih

Rasulullah bersabda:

مَنْ قَالَ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ غُفِرَ لَهُ وَإِنْ كَانَ فَرَّ مِنَ الزَّحْفِ

Artinya: “Barangsiapa yang berkata (artinya): “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung yang tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Dia, Yang Maha Hidup lagi Qoyyum (segala makhluk bergantung kepadaNya) dan aku bertaubat kepadaNya”, akan diampuni dosanya meski lari dari medan pertempuran (H.R atTirmidzi, dishahihkan Syaikh alAlbany).

Jika seseorang melakukan dosa besar, dia harus bertobat dengan tobat nashuha agar dosanya diampuni: menyesal atas perbuatan dosa itu, meninggalkan perbuatan kemaksiatan tersebut, dan bertekad kuat untuk tidak mengulangi lagi selama-lamanya.

2. Menjalankan sunah Nabi Muhammad shallallaahu ‘alaihi wasallam

Allah berfirman dalam Alquran:

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Artinya: “Katakanlah (Wahai Muhammad): Jika kalian mencintai Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q.S Ali Imran:31).

3. Berwudhu

Bersuci dengan berwudhu ikut menggugurkan dosa, loh.

Seperti sabda Nabi Muhammad:

إِذَا تَوَضَّأَ الْعَبْدُ الْمُسْلِمُ أَوْ الْمُؤْمِنُ فَغَسَلَ وَجْهَهُ خَرَجَ مِنْ وَجْهِهِ كُلُّ خَطِيئَةٍ نَظَرَ إِلَيْهَا بِعَيْنَيْهِ مَعَ الْمَاءِ أَوْ مَعَ آخِرِ قَطْرِ الْمَاءِ فَإِذَا غَسَلَ يَدَيْهِ خَرَجَ مِنْ يَدَيْهِ كُلُّ خَطِيئَةٍ كَانَ بَطَشَتْهَا يَدَاهُ مَعَ الْمَاءِ أَوْ مَعَ آخِرِ قَطْرِ الْمَاءِ فَإِذَا غَسَلَ رِجْلَيْهِ خَرَجَتْ كُلُّ خَطِيئَةٍ مَشَتْهَا رِجْلَاهُ مَعَ الْمَاءِ أَوْ مَعَ آخِرِ قَطْرِ الْمَاءِ حَتَّى يَخْرُجَ نَقِيًّا مِنْ الذُّنُوبِ

Artinya: “Jika seorang muslim atau mukmin berwudhu’ kemudian mencuci wajahnya, keluarlah dari wajahnya seluruh dosa penglihatan dengan kedua matanya bersamaan dengan air atau akhir tetesan air. Jika ia mencuci kedua tangannya, keluarlah dari kedua tangannya seluruh dosa yang dilakukan tangannya bersamaa dengan air atau akhir tetesan air. Jika mencuci kedua kakinya, keluarlah seluruh dosa akibat langkah kakinya bersamaan dengan air atau tetesan akhir air. Sehingga ia keluar dalam keadaan bersih dari dosa (kecil).” (H.R Muslim)

4. Sholat berjamaah di masjid

Sholat fardhu secara berjamaah di masjid selain mendapatkan pahala berlipat ganda, juga menggugurkan dosa.
Sebagaimana sabda Rasulullah:

مَنْ تَوَضَّأَ فَأَسْبَغَ الْوُضُوْءَ ثُمَّ مَشَى إِلَى صَلاَةٍ مَكْتُوْبَةٍ فَصَلاَهَا مَعَ اْلإِمَامِ غُفِرَ لَهُ ذَنْبُهُ

Artinya: “Barangsiapa yang berwudhu’, menyempurnakan wudhu’nya, kemudian berjalan menuju sholat wajib (masjid) sehingga sholat bersama Imam, akan diampuni dosanya.” (H.R Ibnu Khuzaimah).

5. Puasa Arafah dan Asyura’

Puasa sunah ‘Asyura pada 10 Muharram bisa menghapus dosa setahun yang lalu. Sedangkan Puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah menghapus dosa 2 tahun yakni setahun lalu dan tahun yang akan datang.

Dalam hadist shahih, Rasulullah bersadba:

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ

Artinya: “Puasa Arafah aku mengharapkan kepada Allah bisa menghapuskan dosa setahun sebelumnya dan setahun setelahnya. Puasa ‘Asyura’ aku mengharapkan kepada Allah bisa menghapuskan dosa setahun sebelumnya.” (H.R Muslim).

6. Membaca, meyakini dan mengamalkan Surah Al-Mulk

Nabi bersabda:

إِنَّ سُورَةً مِنْ الْقُرْآنِ ثَلَاثُونَ آيَةً شَفَعَتْ لِرَجُلٍ حَتَّى غُفِرَ لَهُ وَهِيَ سُورَةُ تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ

Artinya: “Sesungguhnya terdapat suatu surat dalam alQur’an, berjumlah 30 ayat. Ia akan memberikan syafaat kepada seseorang hingga diampuni. Surat itu adalah Tabaarokalladzii bi yadihil mulk.” (H.R Abu Dawud, atTirmidzi, Ibnu Majah).

Sahabat Nabi Ibnu Mas’ud Radhiyallahu anhu berkata : “Barangsiapa yang membaca (surat) Tabarokalladzii bi yadihil mulku (Al Mulk) setiap malam, Allah akan menghalanginya dari adzab kubur” (Riwayat anNasaai, dihasankan oleh Syaikh alAlbany).

Pendakwah Buya Yahya dalam sebuah tausyiahnya disiarkan AL-Bahjah TV mengatakan, “Perlu kita setiap malam membaca

Tabarokalladzii bi yadihil mulku (Al Mulk) sebelum tidur, atau habis magrib, atau habis isya. Demi di alam barzah nanti kita tidak akan mendapatkan siksa.” (Okz)

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Religi

Live Streaming Tabligh Akbar Prof Dr Habib Basim
apahabar.com

Habar

Pinta Tunda Tatap Muka di Pesantren, KPAI: Pemerintah Jangan Terburu-buru
apahabar.com

Religi

Cemburu yang Dianjurkan dalam Islam
apahabar.com

Habar

Puluhan Calon Dewan Hakim MTQ di Kapuas Ikuti Pelatihan
apahabar.com

Religi

Menjelang Haul Syekh Samman, Berikut Imbauan Ketua Panitia Untuk Jemaah
apahabar.com

Habar

Destinasi Wisata Arab Saudi, Artefak Ukiran Batu Kuno di Jubbah
apahabar.com

Habar

Imam Masjid di Uganda Nikahi Laki-laki, Kok Bisa?
apahabar.com

Religi

Ketika Angin Dingin Menumbangkan Kaum Ad yang Congkak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com