Terduga Penyusup Diamankan, Kapolda Kalsel Angkat Bicara Ingat Setahun Jokowi tapi Mahasiswa di Banjarmasin Lupa Prokes Refleksi Setahun Jokowi-Ma’ruf, BEM Kalsel Ancam Demo Tiap Pekan NASA Tunjuk Nokia untuk Bangun Jaringan Seluler di Bulan, 2024 Kirim Manusia Bermukim di Sana Demo Setahun Jokowi-Ma’ruf, Pelajar di Banjarmasin Kepergok Bawa Miras

6 Bulan Petugas Medis Covid-19 Kotabaru Tak Terima Insentif

- Apahabar.com Sabtu, 29 Agustus 2020 - 14:19 WIB

6 Bulan Petugas Medis Covid-19 Kotabaru Tak Terima Insentif

Ilustrasi petugas medis Covid-19. Foto-Xinhua/IRNA

apahabar.com, KOTABARU – Kabar memilukan berhembus kencang dari kalangan tenaga medis Covid-19 di Kotabaru, Kalimantan Selatan. Sebab sudah berbulan-bulan mereka tidak menerima insentif.

Informasi itu sontak menjadi perbincangan hangat warga Kotabaru. Karena kabar itu juga menyebar di media sosial dan group WhatsApp.

Berdasarkan penelusuran apahabar.com, kabar tersebut ternyata bukan sekadar isu. Akan tetapi, benar-benar dirasakan, atau dialami para tenaga medis.

“Iya mas, benar. Kami terpaksa harus menghemat. Sudah enam bulan ini, kami belum menerima insentif dari penanganan pasien Covid-19,” ujar salah satu tenaga medis kepada apahabar.com yang meminta namanya tidak dimuat di media ini, Sabtu (29/8) pagi.

Selain itu, tenaga medis satu itu menyebutkan bahwa jumlah tenaga medis Covid-19 di lingkup RSUD Kotabaru puluhan orang.

Sementara, insentif yang belum diberikan dihitung per shif. Itu untuk tenaga medis yang menjalankan tugas penanganan Covid-19, di RSUD Jaya Sumitra, dan RS Karantina pasien Covid-19, Stagen.

“Intinya, kami sangat berharap insentif itu bisa segera dibayarkan. Sebab, kami sudah berjuang mempertaruhkan nyawa di tengah pandemi ini. Semoga, wabah Covid-19 segera berakhir,” ujarnya sembari mengusap air mata.

Sementara, dr Cipta Waspad, Direktur RSUD Jaya Sumitra Kotabaru membantah berbulan-bulan insentif tenaga medis penanganan Covid-19 belum terbayarkan.

Bahkan, menurut Cipta, tim medis di bawah kendali RSUD Jaya Sumitra Kotabaru beberapa kali telah menerima insentif Covid-19.

“Kalau tim medis di tempatku sudah beberapa kali menerima. Kami, juga sedang proses pengajuan insentif tim medis Covid-19 ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk bulan Juni,” ujar Cipta.

Sementara ketika ditanya soal tenaga medis mana yang belum menerima insentif Covid-19? Cipta menyebut, kemungkinan tenaga medis yang bertugas di RS Karantina Stagen.

“Mungkin yang belum total itu, teman-teman jaga yang dari Dinas Kesehatan di RS Karantina Stagen. Tapi, sampean klarifikasi dulu ke Hj Erna dulu, ya,” ujar Cipta.

Sementara, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru, Hj Ernawati hingga berita ini ditayangkan belum memberikan keterangan.

Sekadar informasi tambahan, kasus positif Covid-19 terbaru di Kotabaru berjumlah 185 orang. Pasien dalam perawatan 75 orang.

Dirawat di RS Karantina Stagen sebanyak 47 orang. Di RSUD Pangeran Jaya Sumitra 14 orang. Di RS Ulin Banjarmasin 1 orang, dan RS Ciputra Mitra 1 orang, Karantina Mandiri 10 orang, dan proses karantina 2 orang.

Sementara, pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 102 orang, dan meninggal dunia 8 orang.

Editor: Syarif

Reporter: Masduki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Sempat Jual Murah, Pencuri Ulin Jembatan Ditangkap Polsek Anjir Pasar

Kalsel

Sempat Jual Murah, Pencuri Ulin Jembatan Ditangkap Polsek Anjir Pasar
apahabar.com

Kalsel

Sejarah Amerongen (1); Kampung di Banjarmasin yang Terinspirasi Eksotisme Negeri Tulip
apahabar.com

Kalsel

Sebelum Daftar SBMPTN di ULM, Calon Mahasiswa Harus Ikut UTBK
apahabar.com

Kalsel

Token Gratis untuk Warga Kalsel-Teng: Ada Kepanikan, PLN Jangan Pasif!
apahabar.com

Kalsel

Innalillahi, Penderita Covid-19 di Tapin Meninggal Dunia
Kuasa Hukum Pimred Banjarhits Desak Kumparan Bertanggung Jawab

Kalsel

Kuasa Hukum Pimred Banjarhits Desak Kumparan Bertanggung Jawab
apahabar.com

Kalsel

Selamat Datang Jemaah Haji Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Identitas Mayat di Suzuki Swift Bernama Levie Prisilia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com