4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat Ribuan Vial Vaksin Covid-19 Tahap II Tiba di Kapuas Sempat Tertunda karena Banjir, Akhirnya Vaksin Covid-19 Tiba di Tala Bertambah 13.094, Covid-19 Indonesia Tembus 1 Juta Kasus

8.713 Sertifikat Tanah akan Diterbitkan Gratis di Tabalong

- Apahabar.com Kamis, 6 Agustus 2020 - 12:25 WIB

8.713 Sertifikat Tanah akan Diterbitkan Gratis di Tabalong

Kepala BPN Tabalong, Agus Sugiono memberikan sambutan pada penyerahan sertifikat tanah gratis di Desa Mangkusip, Kecamatan Tanta.Foto - apahabar.com/Amin

apahabar.com, TANJUNG – Sebanyak 30 ribu pengukuran bidang tanah akan dilaksanakan di Kabupaten Tabalong tahun 2020 ini. Jumlah tersebut akan menerbitkan 8.713 buah sertifikat secara gratis melalui program Pendaftaran Tanah Sistimates Lengkap (PTSL).

Ribuan sertifikat yang akan diterbitkan itu terbagi dalam dua bagian, yaitu PTSL yang dibiayai oleh Badan Pertanahan Murni (BPN) dan yang dibiayai dari bantuan Bank Dunia.

Kepala BPN Kabupaten Tabalong, Agus Sugiono mengungkapkan untuk yang dibiayai dari alokasi dana BPN dengan didukung Pemkab Tabalong lokasinya di dua desa di Kecamatan Tanta, yaitu Desa Luk Bayur dan Mangkusip, jumlahnya 1.213 sertifikat.

Sementara yang dibiayai dari bantuan Bank Dunia jumlahnya 7.500 buah sertifikat, lokasinya berada di 25 desa tersebar di 4 kecamatan, Kecamatan Haruai, Bintang Ara, Jaro dan Kecamatan Muara Uya.

Untuk dana BPN murni didukung Pemkab Tabalong sudah berjalan, dari target 1.213 sertifikat saat ini sudah terkumpul 600 data bidang tanah, 300 sertifikat sudah terbit dan diserahkan kepemiliknya. Sedangkan 300 lagi masih dalam proses hingga penerbitan sertifikatnya.

” Diharapkan hingga November mendatang target 1.213 sertifikat itu bisa tercapai, hendaknya warga di dua desa bisa mendaftarkan tanahnya untuk diukur agar bisa diterbitkan sertifikat,” ujar Agus, Kamis (6/8).

Kata Agus lagi, untuk yang dibiayai oleh bank dunia belum berjalan. Saat ini prosesnya masih menunggu hasil lelang di BPN pusat.

Bila sudah ada pemenang lelangnya, yang melakukan pengukuran adalah pemenang lelang. Meski demikian, pengawasannya tetap BPN Tabalong.

“Saat ini kita masih menunggu hasil lelang, pemgukuran nantinya dilakukan pemenang lelang dengan pengawasan dilakukan kita,” pungkas Agus.

30 ribu bidang pengukuran tanah dengan sertifikasi 7.500, ini belum berjalan karena pengukuran dilakukan oleh pihak luar melalui lelang, kita menunggu lelang.

Adapun 30 ribu, pemetaan dilaksanakan oleh kunsultan, dananya bank dunia.

Tahun 2020 ini sebanyak 8.713 PTSL di Tabalong, terdiri dari PTSL murni yang dibiayai oleh BPN dan didukung Pemda serta yang dibiayai bank dunia.

Untuk PTSL murni dari BPN ada 1.213 sertifikat, lokasinya di dua desa di Kecamatan Tanta, yaitu Desa Luk Bayur dan Mangkusip.

Sedangkan PTSL bantuan bank dunia tersebar di 25 desa pada 4 kecamatan, Kecamatan Haruai, Bintang Ara, Jaro dan Muara Uya.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter: Ahc26 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tabalong

Dishub Tabalong Lengkapi Angkutan Kota dengan Prokes
Cabai

Kalsel

Ribut-Ribut Soal Harga Cabai di Kalsel Naik, Tabalong Justru Turun
apahabar.com

Tabalong

Sambangi Desa Wayau, Sat Binmas Polres Tabalong Cek Rumah Isolasi Mandiri
apahabar.com

Tabalong

Dua Desa di Tabalong Dapat Bantuan Program TPS 3R Senilai Rp1,2 Milyar
apahabar.com

Tabalong

Makam Tokoh Penuntut Berdirinya Kabupaten Tabalong Diziarahi Sejumlah Pejabat
Kapolres

Tabalong

Tingkatkan Pengawasan, Kapolres HSU Cek Kondisi Tahanan
apahabar.com

Tabalong

30 Pengajar di Tabalong Lulus Seleksi Calon Guru Penggerak Kemendikbud RI
apahabar.com

Kalsel

STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong Berikan Subsidi Kuota Internet untuk Mahasiswa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com