91 Persen Pasien Covid-19 di Kalsel Sembuh Jadwal Liga Inggris Sheffield United vs Man City Malam Ini, Live Streaming Mola TV, Guardiola Tanpa Aguero! Video Viral Pria Bawa Jenazah Ibunya Pakai Motor di Atas Bronjong, Sang Perekam pun Ketakutan! Video Detik-detik Mobil Tabrak Gerbang Masjidil Haram Mekkah dengan Kecepatan Tinggi Video Viral Rombongan Klub Harley Keroyok 2 Anggota TNI, Polisi Melerai Dicuekin, Ini Gara-garanya

99 Hari Bebas Virus Corona, Vietnam Laporkan Kematian Pertama Covid-19

- Apahabar.com Minggu, 2 Agustus 2020 - 23:36 WIB

99 Hari Bebas Virus Corona, Vietnam Laporkan Kematian Pertama Covid-19

Petugas kesehatan menyemprotkan desinfektan pada bus sekolah di sekolah Marie Curie di Hanoi, Senin (4/5). Vietnam membuka kembali aktivitas sekolah yang ditutup selama 3 bulan setelah dilaporkan tidak ada kasus virus corona baru hingga Sabtu (2/5). Foto-AFP/Manan Vatsyayana via Liputan6.com

apahabar.com, HANOI – Vietnam mencatat kematian pertama Covid-19 pada Jumat (31/7) setelah 3 bulan lebih bebas virus corona.

Ini adalah merupakan pukulan keras bagi Vietnam yang bangga akan keberhasilannya mencatat nol kematian akibat Covid-19 sejak awal pandemi.

Dilansir Okezone.com, Vietnam tidak melaporkan adanya infeksi baru virus corona selama lebih dari 3 bulan sebelum kasus terbaru dilaporkan di resor Da Nang awal pekan ini.

Negara dengan populasi sekira 95 juta jiwa itu telah melaporkan hanya beberapa ratus kasus virus corona.

Tidak seperti banyak negara lain, Vietnam bertindak sebelum bahkan mengonfirmasi kasus, dengan menutup perbatasannya lebih awal untuk hampir semua pelancong, kecuali warga negara yang kembali.

Siapa pun yang memasuki negara harus karantina di fasilitas pemerintah selama 14 hari dan menjalani pengujian.

Untuk sementara waktu, pendekatan ini tampaknya sangat efektif, tanpa ada transmisi lokal baru yang dilaporkan sejak pertengahan April.

Negara ini menerima pujian atas upaya tepat waktu untuk menahan virus dan untuk perawatan yang diberikan terhadap virus setelah mampu merawat pilot Skotlandia yang menghabiskan 2 bulan dalam keadaan koma setelah terinfeksi Covid-19.

Tetapi awal minggu ini datang berita sulit bahwa kasus-kasus baru telah ditemukan di tempat peristirahatan populer di Da Nang.

Puluhan ribu wisatawan dari seluruh negeri berada di kota pada saat itu, banyak dari mereka percaya ancaman dari virus corona telah berlalu.

Pemerintah awalnya menutup kota untuk pengunjung, sebelum memerintahkan penguncian total secara lokal pada Rabu (29/7).

Awal pekan ini, Perdana Menteri Nguyen Xuan Phuc memperingatkan bahwa setiap provinsi dan kota di negara itu setelah merebaknya wabah di Da Nang.

“Kami harus bertindak lebih cepat dan lebih keras untuk mengendalikan wabah,” media pemerintah mengutip perkataannya.(Okz)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Tak Ingin Kalah, Israel Berencana Halangi Qatar Miliki Pesawat F-35 dari AS
apahabar.com

Internasional

Jelang Peluncuran Vaksin Covid-19, Unicef Amankan Ratusan Juta Jarum Suntik
apahabar.com

Internasional

Pembatasan Dilonggarkan, Kasus Covid-19 India Salip Italia

Internasional

Alaska Diguncang Gempa 7,5 SR, Picu Peringatan Tsunami
apahabar.com

Internasional

Berhasil Lahirkan Bayi Kembar Hasil Rekayasa Genetik, Ilmuan Berurusan dengan Polisi
apahabar.com

Internasional

Khabib Nurmagomedov Berduka, Ayahnya Meninggal karena Covid-19
apahabar.com

Internasional

HUT RI Ke-75 di Ceko, Pameran ‘Indonesia Dulu dan Kini’ Disiapkan
apahabar.com

Internasional

Donald Trump Ungkap Awal Tertular Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com