Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan Daftar Lengkap 64 Link Pengumuman CPNS 2019, sscn.bkn.go.id & Berkas Online yang Harus Disiapkan! Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru

Agus Syabarrudin, Dirut Bank Kalsel Pertama yang Sandang Gelar Doktor

- Apahabar.com Kamis, 6 Agustus 2020 - 16:38 WIB

Agus Syabarrudin, Dirut Bank Kalsel Pertama yang Sandang Gelar Doktor

Direktur Utama Bank Kalsel Agus Syabarrudin. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Direktur Utama Bank Kalsel Agus Syabarrudin resmi menyandang gelar doktor. Itu setelah dia berhasil lulus Ujian Akhir Disertasi Program Doktor Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) pada Rabu (5/8) kemarin.

Agus Syabarrudin diuji oleh empat penguji yakni Rektor ULM, Prof. Dr. Sutarto Hadi, yang menjabat sebagai Ketua Sidang Penguji 1. Kemudian, Dr. Nasruddin, Dr. H. Ahmad Yunani, dan Prof. Dr. H. Abdul Hafiz Anshari.

Bertugas sebagai promotor yakni Prof.Dr. Ahmad Alim Bachri, co-promotor Prof. Ir. Udiansyah dan Dr. Ir. H. Hamdani.

“Agus berhasil mempertahankan disertasi yang berjudul ‘Strategi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Model Pembiayaan Pada Lingkungan Kumuh di Kota Banjarmasin’,” begitu yang tertulis dalam rilis Bank Kalsel, Kamis (6/8).

Dalam menyusun disertasinya, Agus Syabarrudin menjadikan Kota Banjarmasin sebagai objek penelitian.

Agus menyebut Banjarmasin sebagai kota seribu sungai dengan lingkungan kumuh di bantaran sungai dan perkotaan yang memiliki penduduk miskin terbanyak. Secara persentase, warga miskin di Kota Banjar mencapai angka 14,66%.

Banjarmasin juga menunjukkan angka perkembangan pembiayaan/kredit tertinggi di Kalsel dengan 34,96%. Namun, sayangnya skema pembiayaan yang terimplementasikan belum menyentuh semua lapisan masyarakat di Banjarmasin.

Hal itu lah yang kemudian menarik perhatian Agus untuk meneliti dan mengidentifikasi lebih lanjut serta memberikan suatu model pembiayaan baru dalam mendukung pemberdayaan masyarakat miskin di kota Banjarmasin.

Dalam pemaparan itu, Agus menasbihkan Model Pembiayaan Non Ursury (Rahmatan Lil’Alamin) yang diyakini dapat mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan mengedepankan konsep komersial kemitraan dan charity.

Model itu diterjemahkan menjadi RLAFM1 (Rahmatan Lil’Alamin Financing Model 1) yakni pembiayaan komersial dengan kemitraan dan RLAFM2 (Rahmatan Lil’Alamin Financing Model 2) yakni pembiayaan dengan charity.

Model ini dinilai dapat bermanfaat bagi para pemangku kepentingan dan para praktisi lembaga keuangan untuk dapat diaplikasikan dalam rangka
upaya mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya pada Goals 1 (NoPoverty) yakni upaya memberantas kemiskinan-no one left behind.

Melalui disertasi ini, Agus merekomendasikan beberapa hal dalam mendukungkepentingan pembangunan berkelanjutan ekonomi masyarakat, yaitu:

1. Perlunya edukasi yang intensif kepada masyarakat dalam memberikan pemahaman terkait tujuan finansial ekonomi rumah tangga, mengubah sikap konsumerisme, dan meningkatkan keterampilan berwirausaha.

2. Perlu adanya ketegasan dan solusi dari pemangku kebijakan terhadap pemukiman kumuh dan ilegal.

3. Perbaikan kinerja layanan oleh institusi keuangan maupun perbaikan regulasi olehpemangku kebijakan dalam mendukung inklusi keuangan.

4. Menerapkan strategi pembiayaan ekonomi rumah tangga guna meningkatkan keberdayaan rumah tangga yakni non ursury (bukan riba) melalui aspek kesetaraan dengan pola komersial kemitraan.

Agus Syabarrudin menuturkan Ia sangat bersyukur bisa menyelesaikan program doktoral dengan baik meski ditengah suasana pandemi dan kesibukan yang tinggi, karena sembari menjabat sebagai Direktur Utama Bank Kalsel.

“Saya bersyukur meski kita saat ini berada di situasi pandemi serta tingginya intensitas kerja yang dilakukan, namun tetap diberi kemudahan untuk menyelesaikan program doktor di
Fakultas Pertanian ULM,” katanya.

“Saya berterima kasih kepada para promotor dan penguji yangmemberikan bimbingan dan arahan, sehingga proses ini bisa berjalan dengan baik, sertaseluruh civitas akademika Universitas Lambung Mangkurat,” tambah Agus.

Dia mengungkapkan harapannya agar gelar doktor yang Ia raih juga bisa membuat Bank Kalsel melaju dan terus berkembang terutama dalam berperan untuk pemberdayaan masyarakat di Kalsel.

“Saat ini masa jabatan saya baru berjalan 1 tahun. Saya berharap gelar ini bisa mendorong saya dan perusahaan untuk bergerak lebih cepat, sehingga Bank Kalsel bisa bertransformasi menjadi bank umum yang kuat, kompetitif dan memberikan kontribusi kepada perekonomian Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Implikasi praktis yang dihasilkan oleh disertasi Agus bisa menjadi saran dan masukan bersama bagi pemerintah daerah dan Bank Kalsel selaku lembaga keuangan.

Meski penelitian ini hanya dilakukan di Banjarmasin, tapi diharapkan bisa menjadi salah satu referensi dalam
pengembangan program ekonomi di Kalimantan Selatan setelah adaptasi kebiasaan baru pada 2021 atau hingga beberapa tahun ke depan.

Peningkatan keterampilan berwirausaha
dan penetapan regulasi yang mendukung inklusi keuangan dinilai sangat penting bagi pondasi perekonomian di Kalimantan Selatan.

“Bank Kalsel siap menjadi motor perekonomian Kalimantan Selatan, bahkan bukan tidak mungkin untuk skala yang lebih besar”, tegas Agus.

Editor: Puja Mandela

Reporter: Rizal Khalqi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Bank Kalsel

Bank Kalsel Syariah Boyong 5 Nasabah untuk Umrah Gratis, Simak Caranya
Prihatin Bencana Banjir, Bank Kalsel Sumbang Rp 10 Juta di HSU

Bank Kalsel

Prihatin Bencana Banjir, Bank Kalsel Sumbang Rp 10 Juta di HSU
apahabar.com

Bank Kalsel

Tingkatkan Inklusi Keuangan, Bank Kalsel Ajak Pelajar HSS Menabung
apahabar.com

Bank Kalsel

Perwakilan Bank Kalsel Sabet Juara di Pekan QRIS Nasional 2020
Ketika Teten Masduki Mampir ke Stand Bank Kalsel

Bank Kalsel

Ketika Teten Masduki Mampir ke Stand Bank Kalsel  
apahabar.com

Bank Kalsel

Jam Kerja Pegawai Bank Kalsel di Jakarta Akan Diperpendek
apahabar.com

Bank Kalsel

Bank Kalsel Serahkan Bantuan untuk Anak Yatim dan Duafa
apahabar.com

Bank Kalsel

Bank Kalsel Jadi Bagian Peringatan KSN 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com