Skandal Baramarta, Eks Dirut Bongkar Sosok Oknum Jaksa Diduga Penikmat Korupsi Dana Taktis Kucurkan Rp2 Miliar, Banjarmasin Tancap Gas Perpanjang PPKM Mikro Lagi, Polres Tabalong Tangkap Pemilik Senjata Api Ilegal Blakblakan Duta Mall Banjarmasin Terpaksa Tutup Selama Lebaran Viral Pria Bersajam Vs Polisi-Warga di Nagasari Banjarmasin, Pelaku Diancam Pasal Berlapis!

Ahli Waris Pasien Covid-19 Meninggal di Tabalong Diusulkan Dapat Santunan

- Apahabar.com Jumat, 28 Agustus 2020 - 16:36 WIB

Ahli Waris Pasien Covid-19 Meninggal di Tabalong Diusulkan Dapat Santunan

Ilustrasi pemakaman jenazah pasien Covid-19. Foto-Liputan6.com

apahabar.com, TANJUNG – Pemkab Tabalong melalui Dinas Sosial (Dinsos) setempat mengusulkan bantuan santunan bagi pasien Covid -19 meninggal dunia kepada Kementerian Sosial (Kemensos).

Kepala Dinsos Tabalong H Abu Bakar Sidiq, melalui Kasi Perlindungan Sosial Bencana Alam dan Bencana Sosial, Dwi Kurniyanto mengakui pihaknya sudah mengusulkan santunan meninggal dunia bagi pasien Covid -19 kepada Kemensos melalui Dinas Sosial Provinsi Kalsel.

Dari 7 orang yang meninggal dunia karena Covid-19, baru lima orang yang syarat-syaratnya lengkap dan langsung diusulkan agar ahli warisnya mendapat santunan.

Kelima pasien meninggal Covid-19 tersebut yang sudah diusulkan adalah laki-laki inisial ES, warga Jalan Anggrek II Kelurahan Pembataan, laki-laki inisial MS, warga Jalan Jenderal A Yani, Kelurahan Jangkung.

Kemudian, laki-laki inisial S, penduduk Kelurahan Pulau, Kelua. Laki-laki inisial Y, warga Desa Tantaringin, Muara Harus dan laki-laki inisial KA warga Desa Masintan Kecamatan Kelua.

Sesuai dengan surat yang diterima dari Dinas Provinsi Kalsel Nomor : 466.1-867 /Linjamsos /2020, tanggal 29 Juni 2020 perihal sosialisasi santunan meninggal dunia disebabkan Covid-19. Santunan yang diberikan berupa uang sebesar Rp 15 juta bagi keluarga pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

apahabar.com

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tabalong, H Abu Bakar Sidiq. Foto-apahabar.com

“Nantinya para ahli waris menerimanya langsung melalui rekening masing-masing yang sudah didaftarkan,” kata Dwi.

Sementara itu, bagi dua orang ahli waris pasien yang meninggal karena Covid-19 masih bisa mengajukan untuk dapat santunan tersebut.

Syaratnya menyertakan pernyataan dari rumah sakit, puskesmas atau Dinas Kesehatan terhadap kematian pasien itu karena Covid-19.

Serta melengkapi dengan Kartu Keluarga, KTP ahli waris, surat kematian (asli) rekening ahli waris dan surat domisili dari kelurahan (asli).

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Ahc26 - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dikira Gempa, Dentuman Hebat di Liang Anggang Rusak Rumah Warga
apahabar.com

Kalsel

Bejo Menangis Saat Menerima BansosĀ 
apahabar.com

Kalsel

Seorang Pemuda Lumpuh di Tala Terima Hadiah Impian dari Ketua HIPMI
apahabar.com

Kalsel

Kalsel-Teng Gelap Gulita: Selain Kompensasi, PLN Diminta Buka Komunikasi
apahabar.com

Kalsel

Sebelum Gantung Diri, Si Penjaga Malam Sempat Video Call Kekasihnya
apahabar.com

Kalsel

Hore, Cuaca Cerah Lagi Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Cek Fakta, Makam Guru Zuhdi Dibuka Kembali
apahabar.com

Kalsel

Kadin Kotabaru Berbagi Bapok, Seorang Nenek Lumpuh Kebagian Rezeki
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com