2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian WHO Tetapkan Madinah Sebagai Kota Tersehat di Dunia, Simak Alasannya Hasil Liga Italia, Taklukkan Crotone 2-1, Fiorentina Kembali ke Jalur Kemenangan

Air Sungai Martapura Berubah Warna, Simak Penjelasan DLH

- Apahabar.com Selasa, 11 Agustus 2020 - 14:19 WIB

Air Sungai Martapura Berubah Warna, Simak Penjelasan DLH

Air Sungai Martapura tiba-tiba berubah warna sepanjang pagi tadi, Selasa (11/8). Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Sungai Martapura tiba-tiba berubah warna. Dari kecoklatan menjadi hijau tosca.

Berdasar pantuan apahabar.com, Selasa (11/8) fenomena tersebut berlangsung sepanjangan anak sungai Barito itu.

Merespons itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin Mukhyar menganggap bahwa ini adalah fenomena musiman.

Alasan perubahan warna karena durasi curah hujan yang lama membuat endapan lumpur di bawah sungai menjadi naik.

“Lalu ada endapan dari kawasan hulu,” ujarnya ketika dikonfirmasi apahabar.com.

Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang Pengawasan DLH Banjarmasin, Wahyu Hardi Cahyono.

Penyebab lain kondisi Sungai Martapura ini biasanya adalah lumut.

“Kalau alasannya kami tidak tau pasti. Ini biasanya fenomena alam aja dan mau pengalihan musim,” ucapnya.

Di Banjarmasin, letak geografis Sungai Martapura berada di kawasan hilir.

Untuk mengetahui penyebab pastinya, DLH harus melakukan pengecekan di kawasan hulu sungai.

Termasuk adanya kemungkinan larutan zat organik yang berbahaya terbawa dari hulu sungai.

“Mungkin kadar fosfat tinggi, tapi kami tidak ada alatnya untuk mengukur fosfat,” ungkapnya.

Ia juga tak mengetahui keadaan ini bakal berlangsung lama.

Namun, kondisi aliran sungai yang pasang surut membuat perubahan air sungai tersebut kembali seperti semula.

“Biasanya kalau sinar matahari yang terang akan hilang,” ucapnya.

Kepada warga bantaran sungai, dirinya mengimbau tak usah kuatir dengan keadaan tersebut.

“Kondisi ini tidak berbahaya bagi manusia hingga hewan biotik sungai,” ujarnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ditresnarkoba Beraksi, Dua Pengedar Sabu Kalsel Ditangkap
apahabar.com

Kalsel

Optimalkan Fungsi Terminal Gambut Barakat, BPTD XV Kalsel Buka Pintu Bagi Investor
apahabar.com

Kalsel

Berkah Ramadan, Kompol Ukkas M. Kitta Bagikan Puluhan Paket Sembako
apahabar.com

Kalsel

Selama Ramadan, AKP Sjaiful Rutin Isi Kultum di Masjid dan Musala
apahabar.com

Kalsel

Jelang Kampanye Akbar di GBK, Repnas Kalsel Siaga di Tempat
apahabar.com

Kalsel

Curhat Bupati Tapin, Kesadaran Protokol Covid-19 Masih Kurang
apahabar.com

Kalsel

Kisah Haru Petugas Kesehatan Covid-19 di SKB Batola, Rindu Dihantui Cemas
apahabar.com

Kalsel

Cuaca Hari Ini: Hujan Belum Beranjak dari Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com