Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST

Air Sungai Martapura Berubah Warna, Simak Penjelasan DLH

- Apahabar.com Selasa, 11 Agustus 2020 - 14:19 WIB

Air Sungai Martapura Berubah Warna, Simak Penjelasan DLH

Air Sungai Martapura tiba-tiba berubah warna sepanjang pagi tadi, Selasa (11/8). Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Sungai Martapura tiba-tiba berubah warna. Dari kecoklatan menjadi hijau tosca.

Berdasar pantuan apahabar.com, Selasa (11/8) fenomena tersebut berlangsung sepanjangan anak sungai Barito itu.

Merespons itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin Mukhyar menganggap bahwa ini adalah fenomena musiman.

Alasan perubahan warna karena durasi curah hujan yang lama membuat endapan lumpur di bawah sungai menjadi naik.

“Lalu ada endapan dari kawasan hulu,” ujarnya ketika dikonfirmasi apahabar.com.

Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang Pengawasan DLH Banjarmasin, Wahyu Hardi Cahyono.

Penyebab lain kondisi Sungai Martapura ini biasanya adalah lumut.

“Kalau alasannya kami tidak tau pasti. Ini biasanya fenomena alam aja dan mau pengalihan musim,” ucapnya.

Di Banjarmasin, letak geografis Sungai Martapura berada di kawasan hilir.

Untuk mengetahui penyebab pastinya, DLH harus melakukan pengecekan di kawasan hulu sungai.

Termasuk adanya kemungkinan larutan zat organik yang berbahaya terbawa dari hulu sungai.

“Mungkin kadar fosfat tinggi, tapi kami tidak ada alatnya untuk mengukur fosfat,” ungkapnya.

Ia juga tak mengetahui keadaan ini bakal berlangsung lama.

Namun, kondisi aliran sungai yang pasang surut membuat perubahan air sungai tersebut kembali seperti semula.

“Biasanya kalau sinar matahari yang terang akan hilang,” ucapnya.

Kepada warga bantaran sungai, dirinya mengimbau tak usah kuatir dengan keadaan tersebut.

“Kondisi ini tidak berbahaya bagi manusia hingga hewan biotik sungai,” ujarnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Bantah Jual-Beli Jabatan, Paman Birin: Kalau Masih Ada Terlalu!

Kalsel

Bedah MoU Dewan Pers-Polri: Polisi Wajib Transparan Soal Sengketa Pers
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Alalak: Peminta Sumbangan Menjamur, Tak Berizin Pidana Menanti
apahabar.com

Kalsel

Hadapi Iklan Rokok, Pemko Banjarmasin Tak Berdaya
apahabar.com

Kalsel

Selama Ramadan, Best Western Kindai Hotel Sediakan “Kampoeng Ramadhan”
Kalsel Hujan Lagi

Kalsel

Kalsel Hujan Lagi
apahabar.com

Kalsel

Ikuti Tinju Amatir Piala Danrem 101/Antasari, HST Raih 8 Medali 
apahabar.com

Kalsel

Tiga Wilayah Kalsel Berpotensi Hujan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com