Resmi, Mendagri Tunjuk Dua Pjs Wali Kota Banjarbaru dan Bupati Kotabaru Bocoran Lima Kepala Dinas Pemkot Banjarmasin Terpilih Keluar, Simak Nama-Namanya Nomor 1 di Pilbup Tanah Bumbu, Cuncung Bakal Ulang Sukses Mardani H Maming Viral, Kisah Nelayan Kotabaru Terombang-ambing 6 Hari di Laut karena Perahu Karam Skandal Sabu IRT Kotabaru, Ditangkap Gegara 0,36 Gram

Ajak Masyarakat ‘Bela Negara’, Waket DPRD Kalsel: Radikalisme Musuh Kita Bersama

- Apahabar.com Rabu, 26 Agustus 2020 - 12:07 WIB

Ajak Masyarakat ‘Bela Negara’, Waket DPRD Kalsel: Radikalisme Musuh Kita Bersama

Wakil Ketua DPRD Kalsel M. Syaripuddin. Foto-dok apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Wakil Ketua DPRD Kalsel M. Syaripuddin mengajak masyarakat untuk menjaga NKRI dari paham radikal. Mengingat, fenomena radikalisme di Indonesia hingga hari ini masih menjadi perbincangan yang kian marak.

“Bahkan menjadi masalah yang serius bagi negara,” ucap Muhammad Syaripuddin kepada apahabar.com, Rabu (26/8) pagi.

Menurut Bang Dhin, begitu kerap disapa, kemajuan teknologi yang semakin berkembang dalam keterbukaan informasi sekarang ini menimbulkan ragam permasalahan.

Salah satunya dengan maraknya penyebaran konten radikal melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram.

Mirisnya, tidak jarang pembuat dan penyebar konten itu sendiri berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN).

Seperti baru-baru ini yang terjadi di Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalsel.

“Sebagai masyarakat yang hidup dalam peradaban modern, kita semua tentu menggunakan handphone sebagai sarana berkomunikasi. Bahkan lebih dari itu, kemajuan teknologi menciptakan perubahan dari mulanya handphone menjadi smartphone yang kita gunakan sehari-hari sebagai pertukaran informasi secara cepat melalui media sosial,” jelas politisi muda PDI Perjuangan ini.

Seharusnya, kata Bang Dhin, penggunaan media sosial harus dilakukan secara bijak. Menghindari informasi hoaks, ujaran kebencian, propaganda, dan penggiringan terhadap ektrimisme.

“Ini harus dilawan dengan counter narasi yang lurus serta menyejukan,” beber Bang Dhin.

Bang Dhin menekankan, permasalahan radikalisme yang kian marak harus dilawan dengan bergotong royong oleh seluruh elemen masyarakat.

Radikalisme, sambung dia, harus menjadi musuh bersama bagi seluruh elemen bangsa di dunia karena gerakan radikal berhasil menciptakan konflik bagi kehancuran beberapa negara di Timur Tengah.

Oleh sebab itu, penting bagi elemen masyarakat Indonesia untuk selalu membentengi diri dengan berpegang teguh pada nilai dan prinsip dalam ideologi Pancasila.

“Penting bagi seluruh masyarakat untuk lebih peka dan berpartisipasi aktif bersama aparatur, dengan selalu memonitoring situasi Kamtibmas. Selain itu, peran tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pemuka agama dan para tuan guru berperan penting dalam menyampaikan narasi dan pesan-pesan persatuan,” cetusnya.

Selain itu menurutnya, negara tidak boleh kalah dengan radikalisme. Maka cara menangkal gerakan ini harus menggunakan literasi media dengan bahasa dan cara komunikasi yang mudah menjangkau masyarakat, di samping aturan dan kebijakan yang dilakukan.

“Masyarakat harus dibekali dengan literasi media agar tidak mudah terpapar paham radikal, karena yang tidak membekali dengan informasi yang benar dan pemahaman yang benar, tentu akan mudah terprovokasi. Masyarakat memiliki peran vital, dan itulah penting dukungan negara terhadap masyarakat dalam menjaga NKRI dari paham radikal,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Bulkini

Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Viral, Tiga Bocah Asal Kapuas Bersepeda Menuju Haul ke 14 Abah Guru Sekumpul
apahabar.com

Kalsel

Bahas Sistem Zonasi, Komisi V DPRD Kalbar Studi Banding ke Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Debt Collector Beraksi di Banjarbaru, Satu DPO Eks Polri
Pengurus Baru Fatayat NU Kalsel Dikukuhkan, Ini Harapannya

Kalsel

Pengurus Baru Fatayat NU Kalsel Dikukuhkan, Ini Harapannya  
apahabar.com

Kalsel

Merayakan Agustusan, Warga Rutan Marabahan Tanding Futsal
apahabar.com

Kalsel

FKIP-BI Uniska Datangkan Professor dari Filipina
apahabar.com

Kalsel

Usai Bandara Internasional, DPD RI Usulkan Kereta Api di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Dihantam Puting Beliung, 33 Rumah di Batola Rusak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com