Kobaran Api Kembali Gegerkan Warga Patmaraga Kotabaru Cara Cek Pengumuman CPNS 2019 Hari Ini, Login sscn.bkn.go.id, Berikut Website & Panduan Lengkapnya 150 Rumah Hangus Terbakar, Simak Kronologi Lengkap Kebakaran di Kotabaru Alasan Mengapa Api di Patmaraga Kotabaru 5 Jam Baru Padam Si Jago Merah Mengamuk di Kotabaru: Berkobar Berjam-jam, Ratusan Rumah Ludes Terbakar!

Akhir Kisah Pencuri dan Dua Penadah di Banjarmasin

- Apahabar.com Rabu, 12 Agustus 2020 - 21:00 WIB

Akhir Kisah Pencuri dan Dua Penadah di Banjarmasin

Ilustrasi pencurian motor. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Polisi berhasil menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan beserta dua orang penadah di Kota Banjarmasin.

Para pelaku diringkus tim gabungan dari Unit Ranmor Satreskrim Polresta Banjarmasin diback-up anggota Resmob Polda Kalimantan Selatan (Kalsel). Pelaku pencurian bernama Supriadi. Ia warga Jalan Desa Tanjung Berkat RT 24 RW 2, Kelurahan Teluk Tiram, Banjarmasin Barat.

Sementara dua penadah yakni, Baihaki (46) warga Jalan Sungai Baru, Gang Kelinci, Kelurahan Sungai Baru, Banjarmasin Tengah.

Kemudian Rusmadi (53) warga Jalan Pekapuran Raya, Banjarmasin Timur.

Insiden pencurian terjadi pada hari Jumat (24/7) sekitar pukul 04.00 Wita. Waktu itu, korban Agusriansyah (52) dan salah satu saksi NN (13) sedang ingin membeli nasi goreng tak jauh dari rumahnya Jalan Padat Karya, Komplek Purnama Permai II Jalur 2B, Kelurahan Sungai Andai, Banjarmasin Utara.

“Mereka menggunakan sepeda motor jenis Honda Genio nomor polisi DA 6158 AHD,” kata Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, AKP Alfian Tri Permadi.

Tiba-tiba, mereka dihadang oleh pelaku Supriadi. Pelaku meminta korban untuk mengantarkannya ke depan komplek. Saat itu korban mau untuk mengantarkan pelaku. Mereka pun berbonceng tiga di atas kendaraan.

Namun, ketika itu pelaku terus meminta korban untuk berkeliling terlebih dahulu. Hingga sampailah mereka di kawasan Hutan Kota, Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin Tengah.

Di sana korban kelelahan karena terus diajak pelaku berkeliling tanpa tahu tujuan sebenarnya. Mereka pun berhenti.

Tak diduga, pelaku yang sudah diberikan tumpangan malah mengeluarkan senjata tajam dan melakukan pengancaman terhadap korban dan saksi. Pelaku juga meminta ponsel Xiaomi milik korban.

“Pelaku kemudian pergi menggunakan sepeda motor milik korban dan meninggalkan korban serta saksi,” jelas Kasat.

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian yang ditaksir Rp15.000.000 dan melapor ke Mapolresta Banjarmasin agar pelaku diselidiki.

Mendapati laporan tersebut, polisi pun langsung menggelar penyelidikan.

Berminggu-minggu melakukan pencarian, polisi akhirnya berhasil meringkus pelaku beserta dua penadah di tiga tempat berbeda, Senin (10/8).

Penangkapan bermula ditemukannya ponsel milik korban di tangan salah satu penadah, yakni Rusmadi.

Rusmadi pun langsung didatangi polisi di rumahnya. Dari pengakuannya, diketahui bahwa ponsel itu dibelinya dari penadah lain yakni Baihaqi.

Tak mau buruannya lepas, polisi kemudian mendatangi Baihaki di tempatnya jualan ponsel bekas, Jalan Djok Mentaya, Banjarmasin Tengah.

“Baihaki merupakan penjual ponsel kaki lima,” terang Kasat.

Dari Baihaki, polisi kemudian mendapati informasi jika barang itu dibelinya dari pelaku Supriadi.

Polisi pun langsung meringkus Supriadi di rumahnya, sekitar pukul 20.00 WITA.

Ketiga pelaku pun langsung dibawa ke Mapolresta Banjarmasin untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Pelaku utama (Supriyadi) hingga saat ini belum mau mengakui perbuatannya. Namun dari alat bukti dan ciri-ciri pelaku yang disampaikan korban bahwa perampas motornya memiliki tatto di tangan, semua kuat mengarah kepada Supriyadi,” ungkap Kasat.

Meski tak mau mengaku, petugas tetap menjerat Supriyadi dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

“Sedangkan untuk dua pelaku lain kita kenakan pasal 480 KUHP atau kita sangkakan sebagai penadah,” tegas Kasat.
Kasat pun mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menyelidiki keberadaan sepeda motor Honda Genio milik korban yang dibawa pelaku.

Editor: Syarif

Reporter: Riyad Dafhi R - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Para Pembunuh Waria Salon di Banjarmasin Segera Diadili
apahabar.com

Hukum

Polisi Tepis Isu Politis di Kasus Gusti Makmur
apahabar.com

Hukum

Geger Balita Hilang Bersama Pembantu di Banjarbaru
apahabar.com

Hukum

Gara-gara Karpet, Perut Rifai Bocor Dibacok
apahabar.com

Hukum

Terkuak, Motif Lain Pembunuh di Sungai Lulut Nekat Habisi Pamannya Sendiri
apahabar.com

Hukum

Kawanan Penjambret di Banjarmasin Ditangkap, Satu di Bawah Umur!
apahabar.com

Hukum

Polda Metro Jaya Limpahkan Berkas Pembunuhan Sekeluarga
apahabar.com

Hukum

Tragis, Remaja Putri Tewas Usai Diperkosa Pacar dan Teman-Temannya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com