Resmi, Mendagri Tunjuk Dua Pjs Wali Kota Banjarbaru dan Bupati Kotabaru BREAKING NEWS: Pelantikan Pjs Bupati Kotabaru dan Wali Kota Banjarbaru Segera Digelar Bocoran Lima Kepala Dinas Pemkot Banjarmasin Terpilih Keluar, Simak Nama-Namanya Nomor 1 di Pilbup Tanah Bumbu, Cuncung Bakal Ulang Sukses Mardani H Maming Viral, Kisah Nelayan Kotabaru Terombang-ambing 6 Hari di Laut karena Perahu Karam

Alat RT-PCR Banjarmasin Akhirnya Tiba, Simak Targetnya

- Apahabar.com Jumat, 14 Agustus 2020 - 12:49 WIB

Alat RT-PCR Banjarmasin Akhirnya Tiba, Simak Targetnya

Alat Reverse Transcription-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) milik Pemkot Banjarmasin akhirnya tiba. Foto ilustrasi: Bisnis.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Di tengah kurva Covid-19 yang terus menanjak, alat Reverse Transcription-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) milik Pemkot Banjarmasin akhirnya tiba.

Alat pendeteksi Covid-19 melalui tes usap itu ditempatkan di RSUD Sultan Suriansyah, sejak Rabu (12/8) kemarin.

“Banjarmasin sudah punya alat PCR dan saat ini kita sedang melakukan perakitan alat itu,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin Machli Riyadi kepada apahabar.com, Jumat (14/8).

Selesai perakitan, pekan depan bakal dilaksanakan pelatihan terhadap Sumber Daya Manusia (SDM) yang mengoperasikan alat RT-PCR. Targenya sampai 3-5 hari.

Baca juga :  Nomor Urut Diundi, Cuma 1 Paslon Pilwali Banjarmasin Taat Prokes!

“Itu agar PCR dioperasionalkan secara benar dan hasilnya bisa dipertanggung jawab,” ucapnya.

Machli berasumsi bahwa akhir Agustus ini perangkat yang dibeli senilai Rp2,5 miliar tersebut sudah bisa dioperasikan.

“Kita targetkan begitu,” tegasnya.

Machli berharap adanya perangkat RT-PCR ini bisa mempercepat diagnosis warga yang terjangkit Covid-19.

“Real time. Artinya hari ini kita periksa, paling lambat besok sudah diumumkan. Jadi tidak pakai lama,” pungkasnya.

Lantas berapa jumlah sampel yang bisa diperiksa? Machli menargetkan sekitar 150 pasien dalam sehari.

Baca juga :  Klaster Industri Berpotensi Tambah Kasus Covid-19 di Barito Kuala

Namun untuk mengantisipasi ledakan jumlah sampel, Machli tak menutup kemungkinan pengujian akan dialihkan ke RSUD Ansari Saleh.

“Kalau pesertannya banyak sekali, kita perlu bantuan di sana,” tuturnya.

Soal SDM alat ini, pihaknya yang diusulkan oleh RSUD Sultan Suriansyah sekitar 10 tenaga kesehatan.

“Kita lakukan bertahap lima tenaga kesehatan dulu dan sambil bertahan kita penuhi lagi yang diperlukan mereka,” imbuhnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Jangan Panik, Galuh Milenial Intens Sosialisasikan Cegah Covid-19

Kalsel

Jangan Panik, Galuh Milenial Intens Sosialisasikan Cegah Covid-19  
apahabar.com

Kalsel

Zona Hijau Kuasai Banjarmasin, Dinkes: Bulan Depan Covid-19 Dikendalikan
apahabar.com

Kalsel

Jadi Khatib, Bupati Banjar Ajak Jemaah Berdoa Corona Cepat Diangkat
apahabar.com

Kalsel

Sebelum Wafat, Wali Kota Banjarbaru Dipasangi Ventilator 15 Jam
apahabar.com

Kalsel

Pipa PDAM Jalan Gubernur Soebardjo Bocor
apahabar.com

Kalsel

Diserang Tungro, Panen Padi Petani Lepasan Terancam Menurun
apahabar.com

Kalsel

Karbak Unggulan, Koramil 1007-01/BT Bangun Jembatan dan Paving Block SMP Santa Angela
apahabar.com

Kalsel

Polsek Tabunganen Uji Coba Mesin untuk Karhutla
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com