Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan

Anggaran Direlokasi, Pengembangan Kampung Hijau-Biru Banjarmasin Ditunda

- Apahabar.com Selasa, 25 Agustus 2020 - 17:02 WIB

Anggaran Direlokasi, Pengembangan Kampung Hijau-Biru Banjarmasin Ditunda

Pengembangan Kampung Hijau dan Biru terpaksa ditunda seiring mewabahnya Covid-19. Foto-Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Pengembangan Kampung Hijau dan Biru terpaksa ditunda seiring mewabahnya Covid-19.

Pemerintah Kota Banjarmasin sebenarnya sudah menganggarkan kelanjutan pengembangan kawasan kampung di bantaran Sungai Martapura itu sebagai bagian objek wisata susur sungai.

Tahun ini pula, sejatinya kawasan ini juga akan dibangunkan dermaga khusus dan dibuatkan jaring penangkap sampah sungai yang dibentang di bawah jembatan titian depan rumah warga tersebut.

“Tapi karena anggaran untuk penanganan Covid-19 di kota kita besar, maka tertarik ke sana,” papar Kabid Kawasan Pemukiman Dinas Perumahan dan Permukiman Kumuh (Disperkim) Kota Banjarmasin Agus Hari, Selasa (25/8).

Namun, kata dia, di awal tahun program pembenahan infrastruktur di kampung biru tersebut sempat dilakukan berupa pengecatan rumah warga.

“Lebih sepuluh rumah sudah dicat, ada juga pengecoran jalan jembatan, sempat itu saja, kan pada Maret relokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 di mulai, termasuk anggaran untuk pengembangan kampung biru dan hijau ini,” paparnya.

Menurut dia, pengembangan kampung hijau dan biru ini tidak semuanya didanai APBD. Ada juga bantuan pemerintah provinsi dan pusat.

Dalam perencanaannya kampung biru dan hijau ini akan disatukan jembatan titiannya, bahkan akan berlanjut hingga sampai ke kampung Sasirangan.

Menurut dia, pengembangan kampung biru dan hijau ini termasuk juga kampung Sasirangan, sebagai langkah penataan pemukiman di bantaran sungai Martapura, hingga terlihat rapi dengan dibuat jembatan yang membatasi permukiman dengan sungai, semua rumah dicat sama, biru dan hijau.

“Pengembangan kampung biru dan hijau ini sejak 2017 lalu, kalau kita berwisata susur sungai Martapura, terlihat lebih indah sekarang pemandangannya, semua rumah di pinggiran sungai cat sama, kurang terlihat kumuh,” ujarnya.

Agus mengatakan pemerintah kota akan membangunkan dermaga di kampung biru dan hijau tersebut, hingga wisatawan akan bisa mampir untuk melihat keunikan kawasan tersebut, juga budaya masyarakatnya.

“Dengan pariwisata itu kita harap perekonomian masyarakat di sana juga bisa naik, khususnya bagi pedagang dan lainnya,” pungkas Agus. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Selain 21 Sembuh, Tabalong Juga Tambah 12 Orang Positif Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Rumah Zakat Gelar Tarhib Ramadan
apahabar.com

Kalsel

Kotabaru Krisis Air, TNI AL Turun Tangan
apahabar.com

Kalsel

Bupati Balangan Ingatkan Lurah Data Warga untuk Jaminan Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

DKP3 Banjarbaru Bagikan Ayam dan Bebek untuk Warga Terdampak Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Di Begau, Lelaki Hidung Belang Diberi Diskon untuk ‘Nyoblos’
apahabar.com

Kalsel

Kabut Asap Akibat Karhutla Mulai Meresahkan
apahabar.com

Kalsel

Gagal Penuhi Syarat Seleksi Sekolah Inspektur, 19 Polisi Dipulangkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com