Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Anggota Tubuh Rentan Bermaksiat, Apa Maksiatnya Kaki?

- Apahabar.com Minggu, 30 Agustus 2020 - 07:33 WIB

Anggota Tubuh Rentan Bermaksiat, Apa Maksiatnya Kaki?

Ilustrasi. Foto-Shutterstock

apahabar.com, JAKARTA – Maksiat merupakan perbuatan yang melanggar perintah Allah SWT dengan berbuat dosa.

Karena itu, para ulama selalu mengajarkan agar umat Islam menjaga setiap anggota badannya dari perbuatan maksiat, termasuk dari maksiat kaki.

Dilansir khazanah.republika.co.id, dalam kitab syarah “Sullamut Taufiq” karya Syekh Nawawi al-Bantani dijelaskan, di antara maksiat kaki adalah bepergian dalam kemaksiatan, seperti bepergian untuk mengadu domba sesama orang Muslim, membunuh atau bepergian untuk hal-hal yang bisa menimbulkan mudharat bagi Muslim lainnya.

Selain itu, hamba sahaya yang minggat dari dari tuannya juga termasuk maksiat kaki, termasuk istri yang melarikan diri dari suaminya.

Begitu juga orang yang lari dari hak dan kewajibannya, misalnya lari dari hukuman qisas, utang, nafkah, dan tidak berbakti kepada orang tuanya atau mendidik anak-anaknya.

Maksiat kaki lainnya adalah ketika berjalan dengan angkuh dan melangkahi bahu orang lain, kecuali untuk mengisi kekosongan di depan orang tersebut.

Menurut Syekh Nawawi, berjalan di hadapan orang salat juga merupakan maksiat kaki, khususnya di batas-batas yang telah ditetapkan seperti halnya sajadah.

Maksiat kaki selanjutnya adalah memanjangkan atau menjulurkan kaki ke mushaf Alquran yang tidak disimpan pada tempat yang tinggi, serta bepergian untuk melakukan pekerjaan yang diharamkan atau meninggalkan kewajiban.

Sementara itu, Imam Ghazali dalam kitab Bidayat al-Hidayah menjelaskan bahwa umat Islam harus menjaga kedua kakinya untuk berjalan ke tempat yang diharamkan dan berjalan menuju sultan atau penguasa yang zalim. Karena, berjalan menuju penguasa yang lalim tanpa dalam kondisi darurat atau terpaksa juga termasuk maksiat.

Dengan mendatangi penguasa yang zalim, maka akan dianggap merendahkan diri dihadapan kezaliman dan menghormati kedzaliman mereka. Sedangkan Allah menyuruh manusia berpaling dari orang yang zalim.

Karena itu, umat Islam harus selalu menjaga anggota badannya dari perbuatan maksiat, termasuk dalam melangkahkan kakinya. Karena, seluruh anggota badan kelak akan bersaksi di Padang Mahsyar.

Dalam Alquran, Allah SWT berfirman:

الْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَىٰ أَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَا أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

“Pada hari ini Kami tutup mulut mereka, dan berkatalah kepada kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.” (QS Yasin: 65).(Rep)

Editor: Aprianoor

Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

KPK: Indikasi Keterlibatan Menpora Terkait Skandal Hibah Signifikan
apahabar.com

Hukum

Pengedar Rokok Ilegal asal Kelayan Jalani Sidang Perdana
apahabar.com

Hukum

Pengaku Nabi Terakhir di HST Diciduk di Rumahnya, Polisi Temukan Barang Bukti
apahabar.com

Hukum

Fakta-Fakta Eks Polisi yang Terlibat Penyiraman Air Keras Kadivpas Kemenkumham Kalsel
apahabar.com

Hukum

Terlalu, Warga Amuntai Gadaikan Motor Teman untuk Jaminan Hutang
apahabar.com

Hukum

Fakta-Fakta Putri Sri Bintang Ditangkap karena Narkoba

Hukum

Dalam 3 Hari, Polsek Banjarmasin Selatan Ungkap 2 Kasus Narkoba
apahabar.com

Hukum

Ingin Molek, Mahasiswi di Kotabaru Nipu Ratusan Juta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com