Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah

Anggotanya Peras Bule Jepang, Mabes Polri Minta Maaf

- Apahabar.com Jumat, 21 Agustus 2020 - 15:04 WIB

Anggotanya Peras Bule Jepang, Mabes Polri Minta Maaf

Cuplikan video yang merekam ulah oknum polisi di Bali yang meminta tilang Rp 1 juta ke turis Jepang beredar luas di media sosial. Foto: Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Mabes Polri telah menindak tegas oknum anggotanya yang melakukan pemerasan terhadap seorang turis jepang di Bali.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan kejadian itu. Namun, terjadi di pertengahan tahun 2019.

Argo memastikan oknum polisi tersebut telah mendapatkan sanksi internal.

“Polri sudah mengambil tindakan tegas terhadap oknum Polri tersebut,” kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/8).

Argo menegaskan bahwa tindakan oknum tersebut tidak dibenarkan.

Polri meminta maaf kepada masyarakat jika masih ada tindakan oknum kepolisian seperti yang terjadi di Jembrana, Bali itu.

Masyarakat diminta tidak perlu takut ataupun ragu untuk melaporkan jika menemukan oknum polisi seperti yang terjadi di Jembrana.

“Masyarakat silakan melaporkan manakala ada tindakan oknum seperti di Jembrana,” tutur Argo.

Kapolres Jembrana AKBP Ketut Gede Adi Wibawa sebelumnya menjelaskan bahwa oknum polisi tersebut merupakan anggota Polsek Pekutatan yang tengah melakukan razia di jalur Denpsar-Gilimanuk wilayah Pekutatan, Jembrana.

Pihaknya secara rutin menggelar razia di jalan utama tersebut karena Jembrana termasuk perlintasan barang atau orang dari Jawa ke Bali. Namun, sayangnya ada oknum polisi tidak bertanggung jawab yang memanfaatkannya.

Tak lama setelah viral di media sosial, Polres Jembrana pun menyelidiki kasus tersebut.

Polres Jembrana, kata Gede, telah memutasi dua polisi dari Polsek Pekutatan ke Polres untuk keperluan pemeriksaan. Keduanya berpangkat aipda dan bripka.

“Langsung tadi pagi saya dapat informasi, saya perintahkan Kasi Propam panggil. Yang bersangkutan saat ini saya sudah mutasi dari polsek ke polres dalam rangka pemeriksaan,” kata Gede Adi Wibawa.

Menurut Kapolres, kedua anggota itu mengakui perbuatannya.

Saat ini polisi masih mendalami penggunaan uang Rp900 ribu yang diminta oknum tersebut dari turis Jepang itu.

Propam Polres Jembrana juga mendalami peran dari masing-masing oknum. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Lantik Wamenag dari Kalangan Kiai, Jokowi: Tingkatkan Mutu Pendidikan Agama
apahabar.com

Nasional

Trump: AS dan China Segera Mulai Perundingan Dagang Tahap Kedua
apahabar.com

Nasional

Mitra Kukar Bawa 22 Pemain Hadapi Sriwijaya
apahabar.com

Nasional

Pemerintahan Jokowi Bakal Lengkap Jika Didukung Kekuatan Parlemen
apahabar.com

Nasional

Brigjen Krishna Murti Dipersilakan Jika Ingin Jadi Ketua PSSI
apahabar.com

Nasional

Kawal Sidang Sengketa Pilpres, Massa Datangi MK

Nasional

Sosok Fuad, Pengganti Dirut Garuda yang Selundupkan Harley
apahabar.com

Nasional

Hari Ini, Sri Mulyani Jadi Orang Pertama ke Istana
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com