2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian WHO Tetapkan Madinah Sebagai Kota Tersehat di Dunia, Simak Alasannya Hasil Liga Italia, Taklukkan Crotone 2-1, Fiorentina Kembali ke Jalur Kemenangan

Angkat Kejayaan Seni Tradisional, Kompas Budaya HSS Kembali Tampil

- Apahabar.com Kamis, 20 Agustus 2020 - 20:46 WIB

Angkat Kejayaan Seni Tradisional, Kompas Budaya HSS Kembali Tampil

Kompas Budaya HSS menggelar pertunjukan "Mamanda", yang dilaksanakan Disdik HSS. Foto-Istimewa

apahabar.com, KANDANGAN – Pasang-surut kondisi kesenian tradisional di arus modernisasi dan di tengah pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri bagi pengiat seni di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Untuk itu Kompas Budaya HSS kini hadir dengan tujuan mengangkat kembali kesenian daerah.

Seperti diketahui pertunjukan seni budaya biasanya digelar saat acara perkawinan maupun kegiatan pemerintahan.

Akan tetapi, kini sudah jarang terlihat acara-acara menggunakan pertunjukan seni tradisional. Terlebih saat pandemi Covid-19 ini, para seniman tradisional seperti kehilangan panggungnya.

“Saat ini seni tradisional sangat redup, kebanyakan seniman mati pencariannya dari seni,” ucap Iwan, seorang penggiat seni dari Kompas Budaya HSS.

Pria bernama asli Sanusi itu mengatakan, tiap ada pesta kini lebih banyak yang lebih memilih pertunjukan modern.

Akan tetapi menurutnya, minat masyarakat belajar seni tradisional masih ada. Ia menyebutkan, perguruan-perguruan seni Kuntau terlihat terus beregenerasi.

Lalu, masih ada puluhan grup seni tradisional di HSS, sanggar tari tradisional juga masih ada 2 yang terus aktif.

“Tapi, modernisasi juga mempengaruhi mereka bergabung di seni tradisi. Sekarang kan sudah tiktok,” bebernya, menyebut salah satu aplikasi online di android.

Ia berharap, masyarakat tidak sungkan bergabung pada grup-grup seni yang ada di sekitarnya. Jika tak menemukan, ia menyarankan datang ke Kompas Budaya HSS, untuk diarahkan bergabung di grup seni yang diinginkan.

Kompas Budaya, akronim dari komunitas pecinta seni budaya, merupakan wadah perkumpulan para pelaku seni dan pecinta seni. Anggotanya, dari berbagai seniman yang juga memiliki grup masing-masing.

“Melalui Kompas Budaya HSS, kami ingin bagaimana memperkenalkan dan mengangkat kembali seni tradisional,” tutur kontributor TVRI Kalsel untuk wilayah Kabupaten HSS itu.

Terbentuk sejak 2013, Kompas Budaya HSS sudah berbadan hukum yang terdaftar di Kemenkumham melalui notaris.

Bahkan, sudah terdaftar di Badan Penanggulangan Bencana, Kesatuan Bangsa dan Politik (PB Kesbangpol) Kabupaten HSS, sebagai komunitas resmi pada 2015 lalu.

Perkumpulan itu tambahnya, juga telah diakui sebagai kelompok di bidang seni tradisional, oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setempat, kala bidang Kebudayaan belum dimutasi ke Dinas Pendidikan.

apahabar.com

Iwan Sanusi, seorang penggiat Seni dari Kompas Budaya HSS. Foto-Istimewa

“Awalnya terbentuk saat diskusi kawan-kawan penggiat seni budaya, saat berkumpul,” ucapnya.

Pembicaraan saat itu kenangnya, terkait keinginan menghidupkan kembali seni budaya di HSS.

Langkah pertama yang jadi tujuan utama ungkapnya, melalui perkumpulan itu ingin mengadakan kegiatan berbagai jenis seni budaya.

Dijelaskannya, baru saja bisa bergerak karena terkendala kesibukan masing-masing anggota. “Sempat vakum bertahun-tahun tidak ada kegiatan apa-apa,” tuturnya.

Rencananya, 2020 ini Kompas Budaya HSS ingin melaksanakan berbagai kegiatan, yang sebelumnya tertunda

“Kami ingin menggelar pertunjukan terbuka sendiri, dari berbagai seni tradisi. Tentunya dengan menyesuaikan situasi pandemi saat ini,” ucapnya.

Mereka bersyukur, Kompas Budaya, baru-baru ini mendapat dukungan pemerintah setempat. Mereka menampilkan “Mamanda”, dalam pertunjukan yang digelar Dinas Pendidikan HSS.

Editor: Aprianoor

Editor: Reporter: Ahc27 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dini hari, Dua Rumah di Balangan Rata dengan Tanah
apahabar.com

Kalsel

Latih Kesiapan Personel, Polresta Banjarmasin Ikuti Lomba Sispamkota
apahabar.com

Kalsel

2 Hari Hilang, Gadis Belia Ditemukan Tak Bernyawa di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Kabar Terbaru 2 Positif Corona di Banjarmasin yang Karantina Diri Mandiri
apahabar.com

Kalsel

Positif Covid-19 di Tanbu Capai 105 Orang
apahabar.com

Kalsel

Tangkapan Sabu Terbesar di Luar Jawa, Paman Birin: Ini Penjajahan Bangsa Lain
apahabar.com

Kalsel

PDAM Buka Layanan Balik Nama
apahabar.com

Kalsel

Aksi Polres Balangan Mampu Kumpulkan 40 Kantong Darah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com