Ditangkap di Tabalong, Janda asal Ampah Kalteng Sudah Teler dari Amuntai Guru Danau Imbau Ulama Kalsel Tidak Berpolitik Praktis Puncak Pandemi, Berapa Limbah Infeksius Covid-19 di Kalsel? Amankan Pilgub Kalsel 2020, Polres Tapin Siapkan 258 Personel Akhir 2024, Agropolitan Anjir Pasar Batola Ditarget Berdaya Saing

Antisipasi Penyalahgunaan, DPRD Banjarmasin Dorong Penerapan E-Budgeting

- Apahabar.com Senin, 31 Agustus 2020 - 13:06 WIB

Antisipasi Penyalahgunaan, DPRD Banjarmasin Dorong Penerapan E-Budgeting

Anggota DPRD Banjarmasin Bambang Yanto Permono. Foto-istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin didorong menerapkan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) melalui Elektronik Budgeting (E-Budgeting).

“Melalui E-Budgeting penggunaan anggaran akan bisa terpantau dengan baik, selain untuk mengantisipasi penyalahgunaan anggaran,” ucap Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Banjarmasin, Bambang Yanto Permono, Senin (31/8).

Selain itu, Bambang menilai sejumlah pemerintah daerah lain sudah menerapkan E-Budgeting di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan menyelaraskannnya dengan program kerja yang telah direncanakan.

“Melalui penerapan sistem e-budgeting bisa diketahui secara langsung penggunaan anggaran tanpa perlu menggelar rapat. Terutama menyangkut penyerapan anggaran di semua organisasi perangkat daerah,” ujar politikus Demokrat ini.

Di sisi lain, Bambang mengungkapkan penggunaan E-Budgeting ini juga sekaligus sebagai bagian dari penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (SAKIP).

SOPD dapat memfokuskan kinerja serta diharapkan dapat mewujudkan efektivitas dan efesiensi pada penggunaan anggaran.

Lebih jauh Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin ini menerangkan berdasarkan catatan pelaksanaan APBD dalam tiga tahun terakhir ini adalah masih rendah karena lemahnya perencanaan.

“Kondisi ini tentunya sangat berdampak pada rendahnya serapan anggaran lantaran tidak optimalnya realisasi fisik,” tandasnya.

Dijelaskannya, rendahnya serapan anggaran tentunya sangat merugikan masyarakat.

Masalahnya, kata politisi senior dari Partai Demokrat ini, karena banyak rencana pembangunan infrastuktur untuk memenuhi kepentingan masyarakat tidak teralisasikan.

Sebelumnya sejumlah anggota DPRD Kota Banjarmasin juga menyampaikan sorotan terhadap rendahnya serapan anggaran. Menyikapi masalah ini, seluruh SKPD di lingkungan Pemkot Banjarmasin diminta memperbaiki kinerjanya.

“Sebaliknya jika tidak, dikhawatirkan bisa berdampak pada kepercayaan publik terhadap kinerja Pemkot Banjarmasin,” pungkasnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Ahya Firmansyah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Identik dengan Belanda, Kincir Angin di Jembatan Rumpiang Batola Jadi Kontroversi
apahabar.com

Kalsel

Iptu Sumarna Sempatkan Diri Ajari Anak-anak Mengaji
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kalsel: Tambah 32 Orang Positif, Banjarbaru Mendominasi
apahabar.com

Kalsel

Jasad Guru Zuhdi Tiba, Alkah Keluarga Disiapkan
apahabar.com

Kalsel

Polres HST Gelar Pengamanan di Haul KH Mahfudz Amin ke-26
apahabar.com

Kalsel

Tak Mampu Tampung Kiriman Air Irigasi, Sungai Bincau Meluap ke Pemukiman
apahabar.com

Kalsel

40 Hari Operasi Yustisi di HSS, Terkumpul Sanksi Administrasi Jutaan Rupiah
apahabar.com

Kalsel

55 Kubik Material Tanah Merah Ratakan Jalan Kuin Kecil
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com