Breaking News! Warga Tangkap Buaya Pemangsa di Pantai Kotabaru Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir

Atasi PDP Berat, Tabalong Kini Siapkan 9 Unit Ventilator

- Apahabar.com Selasa, 11 Agustus 2020 - 17:06 WIB

Atasi PDP Berat, Tabalong Kini Siapkan 9 Unit Ventilator

Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani menerima bantuan ventilator dari salah satu perusahaan tambang di sana. Foto- apahabar.Com/Ahc26

apahabar.com,TANJUNG – Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Tabalong kini memiliki 9 unit ventilator sebagai alat bantu pernafasan.

Ventilator itu masing-masing berasal dari bantuan perusahaan tambang batubara di Tabalong sebanyak 6 unit dan 3 milik pemerintah kabupaten.

“Sebelumnya kita mempunyai 3 ventilator, kemudian dapat bantuan 1 unit, disusul 2 unit dan yang terakhir kita dapat bantuan 3 unit lagi. Dengan demikian kini, kita memiliki 9 unit alat bantu pernafasan bagi PDP berat Covid-19,” katanya Juru Bicara GTPP Covid-19 Tabalong, dr Taufiqurrahman Hamdie, Selasa (11/8).

Untuk 6 unit terdahulu ditempatkan di RS H Badaruddin Kasim. “3 unit dan 3 nya lagi kita tempatkan di Unit Penanganan Khusus Covid-19 di bekas rumah sakit lama,” jelas Taufiq.

Disamping itu, lanjut Taufiq, dari bantuan 3 unit ventilator yang terakhir, dua unit di antaranya bisa digunakan di mobil ambulan.

“Bila ada pasien PDP berat yang dirujuk ke Banjarmasin bisa disertai ventilator, supaya orang tidak mengalami gangguan pernafasan selama dalam proses rujukan,” ucap Taufiq.

Disinggung soal pengoperasiannya
pada dasarnya, terlang Tuafi para dokter yang bertugas di fasilitas kesehatan Covid-19 akan dilatih.

“Tidak masalah berapa orang, tetapi yang terlibat langsung kita latih penggunaan ventilator ini,” ungkapnya.

Hingga saat ini ventilator tersebut belum digunakan. “Kita berharap jangan sampai digunakan. Karena kalau digunakan itu artinya ada warga kita yang mengalami kesulitan bernafas (kena Covid-19),” tandasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter: Ahc26 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Deklarasi Desa Peduli Anak, Desa Bungin Balangan Layak Anak
apahabar.com

Kalsel

Hipmi Peduli Tanah Bumbu Salurkan Bantuan Sembako
apahabar.com

Kalsel

Nganggur, Pria di Tanbu Tergiur Jual Sabu
Jembatan Darurat

Kalsel

Periksa Jembatan Darurat di Banjar dan Tala, BPTD XV Kalsel Ingatkan Bobot 5 Ton
apahabar.com

Kalsel

Masih Ada Titik Hujan Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Pelindo III Salurkan Puluhan Hewan Kurban untuk Warga Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

PDIP Tunjuk Muslimin Jadi Ketua DPRD Tala  
apahabar.com

Kalsel

Melalui Contact Tracking, Paparan Pasien Batola-01 Berupaya Dicegah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com