Skandal Baramarta, Eks Dirut Bongkar Sosok Oknum Jaksa Diduga Penikmat Korupsi Dana Taktis Kucurkan Rp2 Miliar, Banjarmasin Tancap Gas Perpanjang PPKM Mikro Lagi, Polres Tabalong Tangkap Pemilik Senjata Api Ilegal Blakblakan Duta Mall Banjarmasin Terpaksa Tutup Selama Lebaran Viral Pria Bersajam Vs Polisi-Warga di Nagasari Banjarmasin, Pelaku Diancam Pasal Berlapis!

Bahas Masa Jabatan Kades, Pagi Ini Apdesi HST Bakal Datangi Bupati

- Apahabar.com Jumat, 28 Agustus 2020 - 09:47 WIB

Bahas Masa Jabatan Kades, Pagi Ini Apdesi HST Bakal Datangi Bupati

Apdesi HST melakukan rapat internal terkait masa jabatan para Kades di Aula Kantor Kecamatan Barabai, Kamis (27/8) malam. Foto-apahabar.com/Lazuardi.

apahabar.com, BARABAI – Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia di Hulu Sungai Tengah (Apdesi HST) sepakat akan melakukan audiensi dengan Pemkab setempat pagi ini, Jumat (28/8).

Tujuannya, meminta kebijakan Pemkab HST terkait masa jabatan para kepala desa (Kades).

Terhitung, 150 dari 166 Kades se HST bakal habis masa jabatannya per 22 Oktober 2020 nanti.

Audiensi itu sudah dirapatkan oleh asosiasi yang diisi para Kades dari perwakilan 11 kecamatan di HST ini di Aula Kantor Kecamatan Barabai, Kamis (27/8) malam.

Ada beberapa orang perwakilan Apdesi yang nantinya melakukan audiensi dengan pihak Pemkab HST. Setelah itu, Apdesi melanjutkan Audiensi ke DPRD HST.

Dari hasil kesepakatan, ada 3 poin yang bakal disampaikan perwakilan Apdesi kepada Bupati HST, HA Chairansyah yang sudah dijadwalkan pukul 09.30 hari ini.

Pertama, Kades se HST sepakat meminta kebijakan Pemkab agar ditiadakan pejabat sementara Kades yang diisi oleh ASN.

Kedua, mereka meminta memperpanjang masa jabatan Kades sampai Pilbakal pada Juni 2021 nanti. Pun demikian dengan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Sebab tanpa BPD, roda pemerintahan desa tidak bisa dijalankan.

“Jika hal tersebut tidak disetujui atau diterima, kami (para kepala desa-red) sepakat untuk meminta tali asih di akhir masa jabatan sebesar Rp50 juta,” kata Wakil Ketua Apdesi HST, Abdurrahman yang saat ini menjabat Kades Awang Besar Kecamatan Barabai.

Ditekankan Abdurrahman, hal itu perlu disampaikan kepada Pemkab HST. Mengingat Pilkades atau Pilbakal diundur hingga Juni 2021 akibat pandemi Covid-19.

Hal itu, kata Abdurrahman membuat para Kades merasa dirugikan. Sebab, rata-rata kades bakal mencalonkan diri pada pilbakal yang seharusnya digelar pada November atau Desember 2020 ini.

Artinya, para kades yang ingin mencalonkan diri nanti bakal atau harus menunggu selama 8 bulan pasca habis masa jabatannya.

Karena hal itulah, para kades, terlebih yang ingin mencalonkan diri lagi merasa dirugikan karena menunggu terlalu lama. Apalagi sementara masa jabatan kosong nanti, sesuai Permendagri, bakal diisi pejabat yang berstatus ASN.

“Jika demikian, kami, ibaratnya sama dengan di-PHK. Dan merasa dirugikan selama pandemi Covid-19 ini. Maka dari itu kami meminta Bupati HST mengabulkan permimtaan kami,” kata Abdurrahman.

“Jadi rencanya 3 bulan sebelum Pilbakal nanti, kami akan mengundurkan diri,” tutuo Abdurrahman.

Editor: Puja Mandela

Editor: Reporter: HN Lazuardi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Satresnarkoba Polres HSU

HST

Satresnarkoba Polres HSU Bekuk Pembeli dan Pengedar Sabu di Amuntai
Misteri

HST

Masih Misteri, Berikut Kronologis Penemuan Mayat Tinggal Tengkorak di Jamil HST
Banjir

HST

Imbas Banjir Terbesar Sepanjang Sejarah, Drainase di Barabai Tersumbat
apahabar.com

HST

Usai Dilantik, Kepala Daerah HST Terpilih Independen Segera Bertemu DPRD
apahabar.com

HST

Poktan di Batara Panen Kacang, Bupati HST: Kontribusi Nyata Dukung Pertanian Tangguh
Jembatan Darurat

HST

Jembatan Darurat di Waki HST Putus Lagi, Warga Minta Dibangun Permanen
Mayat

HST

Identitas Mayat Tinggal Tengkorak di HST Masih Misteri, Polisi: Keluarga Tak Mengenali

HST

Status Tanggap Darurat Diperpanjang Lagi, Pemkab HST Fokus Penanganan Infrastruktur
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com