Nekat Takbir Keliling di Kalsel, Simak Sanksi yang Bakal Diterapkan Polisi Subuh Hilang Kontak, Seorang Pria di Telaga Biru Banjarmasin Ditemukan Jadi Mayat Dapat Hidayah, Warga Binaan Lapas Balikpapan Ini Ketika Bebas Ingin Jadi Guru Ngaji Simpan Sabu di Lipatan Kasur, Warga Kelayan Banjarmasin Ini Mati-matian Tak Mengaku Lindungi Hak Konsumen, SPBU Banjarmasin Ditera Ulang

Bang Dhin Desak Pemprov Kalsel Keluarkan Pergub Disiplin Protokol Kesehatan

- Apahabar.com Kamis, 6 Agustus 2020 - 16:55 WIB

Bang Dhin Desak Pemprov Kalsel Keluarkan Pergub Disiplin Protokol Kesehatan

Ilustrasi. Foto-Radar Mojokerto)

apahabar.com, BANJARMASIN – Wakil Ketua DPRD Kalsel, Muhammad Syaripuddin mendorong pemerintah provinsi mengeluarkan peraturan gubernur (Pergub) tentang disiplin menerapkan protokol kesehatan di Banua.

“Ini sebagai upaya meningkatkan efektivitas pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Kalsel,” ucap Muhammad Syaripuddin kepada apahabar.com, Kamis (6/8) siang.

Pergub tersebut sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin, Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

“Sebagai optimalisasi pelaksanaan di tingkat daerah, maka Pemprov Kalsel dapat mengeluarkan regulasi berupa Pergub,” kata Bang Dhin, sapaan akrab Muhammad Syaripuddin.

Bang Dhin mendesak Pemprov Kalsel agar segera menyusun belied tersebut. Di mana bertujuan mengatur masyarakat di Banua. “Baik perorangan, pelaku usaha, maupun pengelola fasilitas umum agar mematuhi protokol kesehatan,” beber Bang Dhin.

Menurut Bang Dhin, masyarakat harus mempunyai kesadaran yang tinggi untuk menjaga diri dari virus mematikan asal Wuhan, China itu.

Hal sederhana yang harus dilakukan yakni tetap menjaga jarak, memakai masker, jangan keluar rumah jika tidak terlalu penting, dan melapor ke fasilitas kesehatan apabila terindikasi menderita Covid-19.

“Namun, entah masyarakat yang terlalu menganggap enteng atau sudah merasa bosan dengan keadaan pandemi ini, sehingga hal-hal ini seperti terabaikan,” tegas Bang Dhin.

Oleh sebab itu, pemerintah harus hadir dengan meningkatkan sosialisasi secara masif terkait penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.

“Dengan melibatkan masyarakat, pemuka agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan unsur masyarakat lain,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, terhitung per 6 Agustus 2020, kasus pasien positif Covid-19 di Kalimantan Selatan tercatat sebanyak 6.357 orang.

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Covid-19 Kotabaru

Kalsel

Bertambah 14, Positif Covid-19 Kotabaru Jadi 1.443 Orang
apahabar.com

Kalsel

Kecuali Jasa Pengantar, Warga Batola Diingatkan Tak Mendekati Tugboat Batu Bara
apahabar.com

Kalsel

Peringati Maulid bersama Pengurus Kwarda Pramuka, Acil Odah Singgung Soal Stunting
apahabar.com

Kalsel

Madrasah Ibtidaiyah Musyawarah, Mati Segan Hidup Tak Mau
Banjir

Kalsel

Alhamdulillah! Apahabar.com Bantu Korban Banjir di Sungai Tabuk
apahabar.com

Kalsel

48 Remaja Terjaring Operasi Patuh di Batola
apahabar.com

Kalsel

Kerukunan Umat Beragama di Wonorejo Dijadikan Desa Percontohan
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Tanah Bumbu Kalsel, GTPP Tanbu: 1 Sembuh, 1 Positif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com