Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Bang Dhin Desak Polisi Usut Oknum Guru Diduga Berpaham Radikal

- Apahabar.com     Senin, 24 Agustus 2020 - 19:27 WITA

Bang Dhin Desak Polisi Usut Oknum Guru Diduga Berpaham Radikal

Wakil Ketua DPRD Kalsel, M Syaripuddin. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Wakil Ketua DPRD Kalsel, M Syaripuddin, meminta pemerintah menyikapi secara serius oknum guru di Tanah Bumbu yang diduga berpaham radikal.

Dia bahkan mendorong kasus ini untuk dibawa ke jalur hukum, sebab oknum guru tersebut juga diduga terkait dengan organisasi yang sudah dilarang pemerintah.

“Oknum guru tersebut harus diberikan pembinaan, bahkan harus diproses secara hukum,” sebut M Syaripuddin kepada apahabar.com, Senin (24/8).

Hal lain yang membuat dia merasa prihatin, oknum guru berinisial RFY diketahui sebagai guru berstatus PNS di Kecamatan Karang Bintang. Oleh karena itu, politisi PDI Perjuangan yang akrab disapa Bang Dhin mendorong RYF harus diberi sanksi tegas.

“Oknum Guru ini berstatus PNS. Maka harus diberi sanksi yang tegas sesuai aturan, bahkan harus diproses secara hukum. Hal ini jelas sesuai dengan surat edaran Menpan-RB Nomor 137 Tahun 2018 tentang Penyebarluasan Informasi Melalui Media Sosial Bagi ASN, bahwa tekait pelanggaran akan dikenakan sanksi sesuai aturan bahkan juga dalam UU ITE,” jelasnya.

Menurut Bang Dhin yang juga dikenal sebagai pemerhati pendidikan, guru harus menjadi good transfer of knowledge atau pemberi pengetahuan yang baik bagi peserta didik, di samping pelajaran akademik dengan cara mengajarkan, membimbing, dan mengarahkan murid kepada nilai-nilai kebudayaan dan kepribadian bangsa.

Dia pun meminta agar semua pihak harus menyikapi secara serius permasalahan seperti ini. Sebab ini terkait dengan generasi didik yang watak dan kepribadiannya tumbuh dan berkembang melalui sekoalah sebagai institusi pendidikan.

Bang Dhin juga meminta pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik serta instansi lainnya untuk turun tangan dan serius dalam mencegah dan menangani radikalisme yang berkembang di Kalsel, terutama di dunia pendidikan.

“Jika tidak diantisipasi akan berbahaya bagi generasi didik, karena watak dan kepribadian anak salah satunya tumbuh melalui dunia pendidikan,” katanya.

Peraih penghargaan Anugerah Pendidikan Indonesia 2019 ini menambahkan, peran aktif dan partisipasi pengawas sekolah juga harus lebih ditingkatkan.

“Sebab pengawasan internal menjadi vital sebagai garda terdepan penjaga ideologi Pancasila dalam implementasi pendidikan,” tandasnya.

Seperti diwartakan sebelumnya, Sat Intel Polres Tanah Bumbu sudah mendatangi kepala sekolah tempat oknum guru itu mengajar.

Dalam keterangannya, MA, kepala sekolah tempat RYF mengajar sudah membatasi kegiatan yang bersangkutan.

“Seperti kegiatan ekstra kulikuler bidang keagamaan, kami sudah tidak memberikan wewenang kepadanya.
Kami tidak ingin anak-anak terpengaruh. Karena kalau sudah terpengaruh berbahaya,” ungkapnya.

MA mengungkapkan, RYF merupakan guru pindahan dari Kabupaten Kotabaru sejak 2016. Menurut dia, sejatinya RYF termasuk guru yang rajin. Namun secara pergaulan khususnya sesama guru, dia tergolong pendiam dan sangat jarang ikut bersosialisasi.

Dalam salah satu postingannya, oknum guru berinisial RYF itu menyebut demokrasi merupakan sistem kufur dan dia juga mengaku sebagai orang yang radikal.

Dalam postingan lainnya, dia juga membuat postingan tentang khilafah dan postingan terkait perbedaan bom bunuh diri dan mensyahidkan diri di medan perang.

Editor: Puja Mandela

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sisir Sungai Barito, Satuan Airud Polres Batola Sosialisasi Perbup Batola
apahabar.com

Kalsel

Nahas, Lelaki Paruh Baya asal Pelambuan Diduga Tenggelam di Sungai Barito

Kalsel

Lagi, Rumah Padat Penduduk di Kandangan HSS Dilalap Api
Sabu

Kalsel

Miliki Sabu, Pria Sungai Pandan HSU Ditangkap Polisi
Bom Bunuh Diri

Kalsel

Sikap FKUB Kalsel Pascabom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar
Kalsel

Kalsel

Elpiji Langka di Kalsel, Ada Permainan? Kasubdit Reskrimsus Beber Biang Keroknya
HAS

Kalsel

HAS Luar Biasa, Petahana Ansharuddin Tumbang di Seluruh Kecamatan
apahabar.com

Kalsel

Update Perbaikan Pipa PDAM, Ternyata Ini yang Menghambat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com