Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2020, Live Trans7, Kans Rossi Podium Hasil Kualifikasi MotoGP Catalunya 2020, Morbidelli Pole Position, Rossi Start Ketiga, Live Trans7 KDRT di Kintap Tala: Cemburu, Suami Tebas Leher Istri Tiga Jadwal Krusial Persib di Liga 1 2020 Bulan Oktober, Madura vs Persib, Persib vs Bali United, PSM Makassar vs Persib Resmi, Mendagri Tunjuk Dua Pjs Wali Kota Banjarbaru dan Bupati Kotabaru

Banjarmasin Waspada Ancaman Virus Selain Covid-19

- Apahabar.com Rabu, 12 Agustus 2020 - 12:42 WIB

Banjarmasin Waspada Ancaman Virus Selain Covid-19

Belum selesai pandemi Covid-19, Pemkot Banjarmasin tengah waspada akan penyakit menular lain. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Belum selesai pandemi Covid-19, penyakit menular lainnya turut mengancam. Salah satunya rabies.

Penyakit menular akibat virus genus lyssavirus ini bisa dari luka gigitan hewan.

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin pun turun tangan. Vaksinasi massal dilakukan, Rabu (12/8).

Vaksinasi, kata Medik Veteriner DKP3 Banjarmasin Drh Anang Dwijatmiko, agar masyarakat tak kuatir akan keberadaan hewan. Baik liar maupun peliharaan.

Beberapa hewan yang dapat terjangkit penyakit ini antara lain anjing, kucing dan kera divaksinasi.

“Keluarnya air liur yang belebihan dari hewan ini yang kita khawatirkan,” ujarnya.

Hewan rabies kerap memiliki beberapa ciri. Dari takut cahaya, air dan dominan sangat agresif dari biasanya.

Apabila demikian, manusia yang berada dekat terancam langsung diserang dengan gigitan.

Namun, kata dia, indikasi kasus positif rabies di Banjarmasin beruntung belum ditemukan.

“Jika ada orang yang tergigit hewan sebaiknya langsung dibawa ke Puskesmas dan Rumah Sakit (RS) terdekat,” ucapnya.

Waktu penyuntikan vaksin kepada hewan bergejala rabies ini ada beberapa tipe. Ada 6 bulan hingga satu tahun.

Apalagi hewan ini sebelum disuntik wajib dilakukan pemeriksaan.

“Yang kita pakai ini adalah pengulangan 1 tahun sekali jadi rutin,” pungkasnya.

Kepala Bidang Peternakan dari DKP3 Banjarmasin, Anwar Ziyadi menerangkan beberapa daerah di Kalsel ditemukan kasus positif virus rabies. Banjarmasin dipastikan terbebas.

“Alhamdulillah bisa kita pertahanankan, tapi kalau di kabupaten lain ada,” jelasnya.

Adapun penyuntikan vaksin anti-rabies ini dilakukan secara gratis bekerja sama dengan Unit Satwa Direktorat Samapta Polda Kalsel.

“Target penyuntikan ini sebanyak-banyaknya,” tuturnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mengantongi Buku Nikah, Pasangan Gaek Ini Semringah
apahabar.com

Habar

Khutbah Jumat di Masjid Al-Karomah, Simak Pesan Guru Hasanuddin
apahabar.com

Kalsel

Perayaan Waisak di Balangan: Mencintai Kehidupan Berbudaya Penjaga Persatuan
apahabar.com

Kalsel

Perayaan Malam Tahun Baru di Balangan, 134 Personel Diterjunkan
apahabar.com

Kalsel

Tanda Tanya Motif Pengunduran Diri Kasat Pol PP Baru
apahabar.com

Kalsel

Tangani Kecelakaan, Kapolres HST: Penangan Berpedoman Kebijakan Kapolda Kalsel
Korban Muhammad Margotomy warga Banjarbaru yang tenggelam di Waduk Riam Kanan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan ditemukan mengapung. Foto-Istimewa

Kalsel

Warga Banjarbaru yang Tenggelam di Waduk Riam Kanan, Kapolsek Aranio Ungkap Hasil Visumnya
apahabar.com

Kalsel

OJK Bangun BWM di Ponpes Darul Hijrah, Paman Birin: Bukti Perhatian Pemerintah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com