Breaking News! Warga Tangkap Buaya Pemangsa di Pantai Kotabaru Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir

Banjarmasin Waspada Ancaman Virus Selain Covid-19

- Apahabar.com Rabu, 12 Agustus 2020 - 12:42 WIB

Banjarmasin Waspada Ancaman Virus Selain Covid-19

Belum selesai pandemi Covid-19, Pemkot Banjarmasin tengah waspada akan penyakit menular lain. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Belum selesai pandemi Covid-19, penyakit menular lainnya turut mengancam. Salah satunya rabies.

Penyakit menular akibat virus genus lyssavirus ini bisa dari luka gigitan hewan.

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin pun turun tangan. Vaksinasi massal dilakukan, Rabu (12/8).

Vaksinasi, kata Medik Veteriner DKP3 Banjarmasin Drh Anang Dwijatmiko, agar masyarakat tak kuatir akan keberadaan hewan. Baik liar maupun peliharaan.

Beberapa hewan yang dapat terjangkit penyakit ini antara lain anjing, kucing dan kera divaksinasi.

“Keluarnya air liur yang belebihan dari hewan ini yang kita khawatirkan,” ujarnya.

Hewan rabies kerap memiliki beberapa ciri. Dari takut cahaya, air dan dominan sangat agresif dari biasanya.

Apabila demikian, manusia yang berada dekat terancam langsung diserang dengan gigitan.

Namun, kata dia, indikasi kasus positif rabies di Banjarmasin beruntung belum ditemukan.

“Jika ada orang yang tergigit hewan sebaiknya langsung dibawa ke Puskesmas dan Rumah Sakit (RS) terdekat,” ucapnya.

Waktu penyuntikan vaksin kepada hewan bergejala rabies ini ada beberapa tipe. Ada 6 bulan hingga satu tahun.

Apalagi hewan ini sebelum disuntik wajib dilakukan pemeriksaan.

“Yang kita pakai ini adalah pengulangan 1 tahun sekali jadi rutin,” pungkasnya.

Kepala Bidang Peternakan dari DKP3 Banjarmasin, Anwar Ziyadi menerangkan beberapa daerah di Kalsel ditemukan kasus positif virus rabies. Banjarmasin dipastikan terbebas.

“Alhamdulillah bisa kita pertahanankan, tapi kalau di kabupaten lain ada,” jelasnya.

Adapun penyuntikan vaksin anti-rabies ini dilakukan secara gratis bekerja sama dengan Unit Satwa Direktorat Samapta Polda Kalsel.

“Target penyuntikan ini sebanyak-banyaknya,” tuturnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Pembelajaran Tatap Muka

Kalsel

Diskusi Pembelajaran Tatap Muka, Turun Tangan Banjarmasin Gandeng Komunitas Pemuda di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Waspadai Hujan Berpetir dan Angin Kencang
apahabar.com

Kalsel

Baayun Maulid Museum Banjarbaru antara Nazar dan Tradisi Keluarga
apahabar.com

Kalsel

Warga Balangan Dapat Pelayanan Spesial dari BPJS Kesehatan

Kalsel

Kebakaran di Kupang Rantau Disertai Letupan Petasan
nasional

Kalsel

Libur Nasional Pilkada 2020, Sejumlah Pelayanan Publik Tak Beroperasi
apahabar.com

Kalsel

Fakta Baru, 30 Persen Pasien Covid-19 Kalsel Wafat Sebelum Dirawat
Vaksin Sinovac

Kalsel

Polisi Siaga 24 Jam Jaga Vaksin Sinovac di Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com