ga('send', 'pageview');
BREAKING NEWS: Pelaku Perampokan Brutal di Kotabaru Akhirnya Ditangkap! Misteri Kematian Istri Muda Kades di HST, Polisi Tepis Isu Kerusakan Alat Vital Korban Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Pilkada Kalsel 2020 Jalan Terus Identitasnya Dikantongi, Polisi Buru Dalang Perampokan Brutal di Kotabaru VIDEO: Menegangkan, Detik-Detik Warga Kotabaru Rebut Jasad dari Mulut Buaya

Bawaslu Lihat Potensi Sengketa di Pilwali Banjarmasin

- Apahabar.com Senin, 31 Agustus 2020 - 18:15 WIB

Bawaslu Lihat Potensi Sengketa di Pilwali Banjarmasin

Ilustrasi Pilkada Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Zulfikar

apahabar.com, BANJARMASIN – Sengketa pada Pilwali Banjarmasin berpotensi terjadi. Makanya Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banjarmasin sejak dini berupaya melakukan langkah antisipasi dan cara penanganan.

Makanya sosialisasi penyelesaian sengketa dari tingkat kecamatan pun digelar, Senin (31/8).

“Memang sementara ini untuk penyelesaian sengketa belum ada, walaupun kerawanannya menurut kami ada. Kerawanannya nanti saat penetapan pasangan calon,” tekan Ketua Bawaslu Kota Banjarmasin, Muhammad Yasar saat temui usai rapat koordinasi penyelesaian sengketa pemilihan kepala daerah di Hotel G Sign Banjarmasin, Senin (31/8).

Yasar menyebut, apabila ada pasangan calon yang merasa dirugikan, Bawaslu akan menerima segala laporan terkait hal tersebut.

Baca juga :  Wacana Penundaan Pilkada, KPU Kalteng Tegak Lurus dengan KPU RI

Rapat koordinasi yang diikuti oleh perwakilan partai politik pengusung calon dan Panwaslu Kecamatan itu diharap juga bisa menyelesaikan sengketa secara cepat.

“UU nomor 10, itu Panwascam juga diberi kewenangan melakukan menyelesaikan sengketa secara cepat,” sambungnya.

Selain itu Yasar menyebut, dengan pemahaman penyelesaian sengketa melalui mekanisme Bawaslu, tentu akan mempermudah pula bagai mana cara penyelesaiannya.

Bawaslu juga berupaya mencegah terjadinya sengketa Pilkada. Caranya para peserta tadi juga menerima pemahaman dari penyelenggara pemilihan kepala daerah Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sementara Komisioner KPU Provinsi Kalsel, Edy Ariansyah mengatakan KPU berkedudukan sebagai termohon terhadap objek sengketa Pilkada. Maka perlu juga pemahaman di mana posisi KPU apabila terjadi sengketa pemilu.

Baca juga :  Bersaing dengan Kandidat Laki-Laki, Pengamat: Peluang Calon Perempuan Cukup Besar

“Terhadap objek yang diajukan sengketanya oleh pemohon, KPU akan menjelaskan terhadap kerja-kerja yang dilalukan, sehingga melahirkan objek yang disengketakan,” kata Edy.

Menurutnya, pemohon atau penggugat sengketa juga perlu tahu kedudukan KPU secara mendalam sebagai penyelenggara pemilihan kepala daerah.

Dalam sengketa, KPU juga akan memberikan argumen detil terkait penyelenggaraan pemilihan.

Edy mengemukakan, ada dua jenis sengketa yang terjadi. Sengketa antar peserta, dan sengketa peserta dengan penyelenggara pemilu. Hal ini, sebutnya yang akan dihadapi.

apahabar.com

Komisioner KPU Provinsi Kalsel, Edy Ariansyah bicara terkait sengketa Pilkada. Foto-Istimewa

Editor: Syarif

Reporter: Rizal Khalqi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Komplek Pemakaman Wali Kota Banjarbaru Ternyata Bukan Sembarangan, Hanya Bagi Tokoh Istimewa
apahabar.com

Kalsel

Bakti Sosial Hingga Sunatan Massal Meriahkan HUT Kodam VI Mulawarman
apahabar.com

Kalsel

Korban Penculikan Siswi Kelas II SMP di Banjarbaru Trauma
apahabar.com

Kalsel

TP PKK di Kalsel Diminta Aktif Sosialisasikan Penggunaan Masker
apahabar.com

Kalsel

Empat Tuntutan Mahasiswa kepada Anggota DPRD Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Momen Lebaran, Lapas Kelas II A Banjarmasin Beri Kelonggaran Waktu Kunjungan
apahabar.com

Kalsel

Pipa PE 800mm Bocor, Distribusi Air Bersih di Sebagian Wilayah Banjarmasin Macet!
apahabar.com

Kalsel

Para ‘Pencari Hantu’ di Banjarmasin Salurkan Paket Sembako ke Panti Asuhan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com