Sekolah Tatap Muka di Kalsel, Banyak Laporan Kekhawatiran Ortu Rontok Lagi! Bawaslu RI Tolak Laporan Keberatan Denny Indrayana Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin

Bawaslu Lihat Potensi Sengketa di Pilwali Banjarmasin

- Apahabar.com Senin, 31 Agustus 2020 - 18:15 WIB

Bawaslu Lihat Potensi Sengketa di Pilwali Banjarmasin

Ilustrasi Pilkada Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Zulfikar

apahabar.com, BANJARMASIN – Sengketa pada Pilwali Banjarmasin berpotensi terjadi. Makanya Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banjarmasin sejak dini berupaya melakukan langkah antisipasi dan cara penanganan.

Makanya sosialisasi penyelesaian sengketa dari tingkat kecamatan pun digelar, Senin (31/8).

“Memang sementara ini untuk penyelesaian sengketa belum ada, walaupun kerawanannya menurut kami ada. Kerawanannya nanti saat penetapan pasangan calon,” tekan Ketua Bawaslu Kota Banjarmasin, Muhammad Yasar saat temui usai rapat koordinasi penyelesaian sengketa pemilihan kepala daerah di Hotel G Sign Banjarmasin, Senin (31/8).

Yasar menyebut, apabila ada pasangan calon yang merasa dirugikan, Bawaslu akan menerima segala laporan terkait hal tersebut.

Rapat koordinasi yang diikuti oleh perwakilan partai politik pengusung calon dan Panwaslu Kecamatan itu diharap juga bisa menyelesaikan sengketa secara cepat.

“UU nomor 10, itu Panwascam juga diberi kewenangan melakukan menyelesaikan sengketa secara cepat,” sambungnya.

Selain itu Yasar menyebut, dengan pemahaman penyelesaian sengketa melalui mekanisme Bawaslu, tentu akan mempermudah pula bagai mana cara penyelesaiannya.

Bawaslu juga berupaya mencegah terjadinya sengketa Pilkada. Caranya para peserta tadi juga menerima pemahaman dari penyelenggara pemilihan kepala daerah Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sementara Komisioner KPU Provinsi Kalsel, Edy Ariansyah mengatakan KPU berkedudukan sebagai termohon terhadap objek sengketa Pilkada. Maka perlu juga pemahaman di mana posisi KPU apabila terjadi sengketa pemilu.

“Terhadap objek yang diajukan sengketanya oleh pemohon, KPU akan menjelaskan terhadap kerja-kerja yang dilalukan, sehingga melahirkan objek yang disengketakan,” kata Edy.

Menurutnya, pemohon atau penggugat sengketa juga perlu tahu kedudukan KPU secara mendalam sebagai penyelenggara pemilihan kepala daerah.

Dalam sengketa, KPU juga akan memberikan argumen detil terkait penyelenggaraan pemilihan.

Edy mengemukakan, ada dua jenis sengketa yang terjadi. Sengketa antar peserta, dan sengketa peserta dengan penyelenggara pemilu. Hal ini, sebutnya yang akan dihadapi.

apahabar.com

Komisioner KPU Provinsi Kalsel, Edy Ariansyah bicara terkait sengketa Pilkada. Foto-Istimewa

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Rizal Khalqi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

Sempat Padam, Warga Cemara Raya Geger Api Susulan
apahabar.com

Kalsel

Pilgub Kalsel: PKS Tak Pede Usung Bakal Calon
apahabar.com

Kalsel

Dipandang Sosok Menginspirasi, Organisasi dan Komunitas Pemuda di Banjarmasin Dukung Duet Hj Ananda-Mushaffa
apahabar.com

Kalsel

Tagih Lemari Baru, Remaja di Amuntai Nyaris Sembelih Ibu Kandungnya
apahabar.com

Kalsel

Politik Uang Bikin Produk Demokrasi Tak Kredibel
apahabar.com

Kalsel

Raih Prestasi Nasional, Pemerintah Daerah Belum Lirik Gapura Karya Warga Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Demi Suksesnya Festival Kuliner Banjar, Panitia Siapkan Dana Rp100 Juta
apahabar.com

Kalsel

Oknum Pejabat Terseret Pencabulan, Wali Kota Banjarmasin Buka Suara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com