Razia Tambang Batu Gamping di Jaro, Polisi Tabalong Amankan Ekskavator dan Truk Nekat Takbir Keliling di Kalsel, Simak Sanksi yang Bakal Diterapkan Polisi Subuh Hilang Kontak, Seorang Pria di Telaga Biru Banjarmasin Ditemukan Jadi Mayat Dapat Hidayah, Warga Binaan Lapas Balikpapan Ini Ketika Bebas Ingin Jadi Guru Ngaji Simpan Sabu di Lipatan Kasur, Warga Kelayan Banjarmasin Ini Mati-matian Tak Mengaku

Belasan Anggota TNI Penyerang Polsek Ciracas Ditahan

- Apahabar.com Minggu, 30 Agustus 2020 - 15:44 WIB

Belasan Anggota TNI Penyerang Polsek Ciracas Ditahan

Polsek Ciracas usai penyerangan yang dilakukan oknum TNI. sumber: Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Polisi Militer Kodam Jaya (Pomdam Jaya) menahan  12 anggota TNI yang terlibat dalam perusakan Polsek Ciracas dan Polsek Pasar Rebo, Jakarta Timur. Mereka ditahan di Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta Selatan.

“Jadi 12 orang ini ditahan di Polisi Militer Kodam Jaya Pomdam Jaya di Guntur,” kata Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa dalam jumpa pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu (30/08).

Andika mengatakan, pelaku lain yang saat ini telah dipanggil juga akan langsung ditahan. Namun, nantinya para oknum TNI yang terlibat perusakan Polsek Ciracas dan Polsek Pasar Rebo itu tak hanya ditempatkan di Pomdam Jaya Guntur.

“Semua yang kita panggil hari ini pun akan langsung kita tahan dan mereka akan kita tempatkan sesuai dengan kebutuhan. Jadi tidak hanya di Pomdam Jaya saja. Kita punya beberapa tempat, ada pusat militer angkatan darat di sini di dekat Gambir, ada lagi di beberapa tempat lagi. Kami akan tempatkan sesuai dengan kebutuhan,” tuturnya.

Hal sama juga akan dilakukan terhadap Prada MI. Prada MI yang saat ini masih dalam perawatan rumah sakit juga akan segera ditahan.

“Prada MI sudah jelas, dia adalah salah satu dari mereka. Dan sejauh mana ya kita kan, tapi mereka kan sudah ditahan, Prada MI sudah di tangan kita walaupun masih dirawat di rumah sakit TNI Angkatan Darat tetapi statusnya adalah termasuk yang terperiksa,” kata Andika.

Peristiwa penyerangan Polsek Ciracas terjadi pada dini hari, Sabtu (29/8). Sejumlah kendaraan dan bangunan di Polsek Ciracas dirusak hingga dibakar. Selain Polsek Ciracas, Polsek Pasar Rebo juga diserang.

Dilaporkan ada tiga orang terluka dalam penyerangan tersebut, di mana dua di antaranya dirawat di RS.

Belakangan diketahui, perusakan itu diduga disebabkan oknum anggota TNI, Prada MI. Prada MI yang mengalami kecelakaan tunggal mengaku dikeroyok hingga memicu perusakan itu.

Buntutnya, sudah 12 prajurit TNI AD diperiksa terkait peristiwa ini. Selain itu, ada juga 19 prajurit lainnya yang dipanggil.

“Kami menangani sejak detik-detik pertama dan sejauh ini yang sudah diperiksa, sudah diperiksa di POM Kodam Jaya ada 12 orang dan 12 orang ini adalah prajurit AD,” kata Andika.

“Tetapi ada 19 orang lagi yang sudah ada indikasi dan saat ini proses pemanggilan. Total 31 dan pemeriksaan ini akan berlangsung dan dipenuhi kebutuhan administrasi sehingga mereka tak bisa komunikasi dengan orang di luar,” lanjutnya.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pemerintah Siapkan Rp5,71 T untuk BLT Guru Honorer
apahabar.com

Nasional

Jelang HPN, PWI Gelar Anugerah Jurnalistik Adinegoro
Webometrics 2021

Nasional

Universitas Terbaik Indonesia versi Webometrics 2021: Kalah dari Unmul, ULM Ungguli UNJ
sandiaga uno

Nasional

Sandiaga Uno Inginkan Hutan Juru Seberang Babel Jadi Destinasi Wisata
apahabar.com

Nasional

Masih Buron, KPK Minta Penyuap Komisioner KPU Serahkan Diri
Bupati Situbondo

Nasional

Bupati Situbondo Trending Twitter, Warganet Curiga Keterlibatan Buzzer
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Pastikan Seluruh Harga Bahan Pokok Terjangkau
apahabar.com

Nasional

Kepala Bappenas: Pemindahan Ibu Kota Tambah Nilai Ekonomi di Sektor Nontradisional
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com