20 Hari Kasus Wildan, Keluarga Pertanyakan Komitmen Polresta Banjarmasin Buntut Aksi Koboi Bripka CS, Kapolda Kalsel: Tak Ada Anggota ke THM! Hilang di Sangkulirang, Mahasiswa Kedokteran Kaltim Ditemukan Meninggal Dunia Pandemi, Rp8 M Insentif Ribuan Guru Ngaji-Marbot di Banjarmasin Disiapkan Utak-atik RTRW Banjarmasin, Kantor Pemkot Diusulkan Pindah

BI Sebut Uang Peringatan Kemerdekaan Alat Pembayaran Sah, Berikut Cara Mendapatkannya

- Apahabar.com Senin, 17 Agustus 2020 - 16:04 WIB

BI Sebut Uang Peringatan Kemerdekaan Alat Pembayaran Sah, Berikut Cara Mendapatkannya

Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia. Foto: Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Bank Indonesia (BI) hari ini, Senin (17/8) resmi meluncurkan Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) pecahan Rp75.000.

BI menyebutkan bahwa uang khusus ini hanya dicetak sebanyak 75 juta lembar.

Selain itu BI menyebutkan UPK dengan pecahan Rp75.000 adalah alat pembayaran yang sah dan sudah bisa dipesan dalam jaringan (daring) melalui laman BI.

“Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) 75 Tahun RI secara resmi dikeluarkan dan diedarkan sebagai alat pembayaran yang sah atau legal tender 17 Agustus 2020,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam peluncuran uang khusus secara virtual di Jakarta, Senin.

Menurut dia, uang rupiah khusus itu bisa dipesan melalui aplikasi Pintar di https://pintar.bi.go.id menyesuaikan dengan situasi saat ini yang masih pandemi Covid-19.

Aplikasi ini bukan berbentuk aplikasi yang dapat diunduh melalui Android atau iOS.

Masyarakat, kata dia, dapat memperolah uang khusus itu melalui mekanisme penukaran uang rupiah senilai Rp75.000 atau sama dengan nilai nominal uang memperingati HUT ke-75 RI itu.

“Kami telah mendistribusikan uang ini ke seluruh kantor BI dan masyarakat dapat segera melakukan penukaran dengan pemesanan online,” katanya.

BI mencetak uang khusus itu sebanyak 75 juta lembar dan membuka pemesanan untuk penukaran dalam dua tahap yakni 17 Agustus pukul 15.00 WIB hingga 30 September 2020 di Kantor BI Pusat dan 45 Kantor Perwakilan BI dalam negeri.

Kemudian, untuk tahap kedua 1 Oktober 2020 hingga selesai di BI Pusat dan BI perwakilan di daerah dalam negeri serta bank umum yang ditunjuk.

Sedangkan untuk penukaran dapat dilakukan di kantor pusat BI dan 45 kantor perwakilan di daerah mulai 18 Agustus-30 September 2020 dan bank umum yang ditunjuk mulai 2 Oktober 2020 sampai selesai.

Adapun bank umum yang ditunjuk untuk penukaran uang khusus itu adalah BNI, BRI, BCA, Bank Mandiri, dan CIMB Niaga karena kelima bank ini memiliki jaringan kantor cabang yang luas.

Syarat untuk dapat menukar adalah sudah memesan melalui aplikasi Pintar di laman BI, membawa KTP asli, dan salinan bukti pemesanan atau digital.

Perry menambahkan uang khusus ini sudah dilengkapi unsur pengamanan berteknologi terbaru dan bahan kertas lebih tahan lama sehingga lebih mudah dikenali keasliannya, dan sulit dipalsukan.

“Inovasi uang rupiah terus dilakukan secara berkala dan terencana untuk memastikan rupiah tetap menjadi kebanggaan bersama sebagai simbol kedaulatan NKRI,” katanya.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Bjb

Ekbis

Mulai Hari Ini, Bank BJB Resmi Terapkan E-Procurement
apahabar.com

Ekbis

Kembali Naik, Harga Emas Antam Jadi Rp 851.000 per Gram
apahabar.com

Ekbis

Jelang Lebaran, BI Kalsel Siapkan Rp 3,5 Triliun Uang Pecahan Baru
apahabar.com

Ekbis

Saham di Wall Street Jatuh, Indeks Dow Jones Merosot 130,4 Poin
apahabar.com

Ekbis

Per Januari 2020 Inflasi Kalsel 0,31 Persen, Ini Komoditas Penyumbangnya
apahabar.com

Ekbis

Penjual Belungka Batu Ketiban Berkah Ramadan
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Menguat, Terdongkrak Kebijakan The Fed Turunkan Suku Bunga
apahabar.com

Ekbis

Rencana Vaksinasi Covid-19 di AS, Picu Penguatan Rupiah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com